2 Tahun Dibohongi Pacar Online, Lisa Pilih Mengampuni

2 Tahun Dibohongi Pacar Online, Lisa Pilih Mengampuni

Lori Official Writer
678

Di usia 23 tahun, perempuan asal Bogor bernama Lisawati Oktavia (akrab disapa Lisa) berkenalan dengan seorang pria asal Bengkulu di Facebook. Setelah lebih dari 2 minggu membangun komunikasi secara intens, Lisa akhirnya jatuh cinta karena perhatian pria tersebut.

Tak lama kemudian, pria tersebut menyatakan cintanya kepada Lisa. Hingga akhirnya mereka berpacaran. Sayangnya, dia baru tahu jika pria tersebut menganut keyakinan Katolik. Sementara dia adalah Kristen Protestan. 

Lantaran sudah terlanjur cinta, Lisa tak mempersoalkan perbedaan tersebut. Bahkan hubungan jarak jauh yang mereka bina seakan bukan persoalan baginya. 

Selama 2 tahun menjalin hubungan, keduanya tak kunjung bertemu secara langsung. Meski pria tersebut sudah kerap kali berjanji akan mendatangi Lisa ke Bogor. Namun nyatanya dia selalu ingkar, dengan alasan sibuk dengan pekerjaannya.

Merasa curiga, orang-orang terdekat Lisa pun meminta untuk segera mempertimbangkan kembali hubungannya dengan pria tersebut. Sayangnya Lisa tetap bersikukuh menunggu kekasih onlinenya datang ke Bogor.

Karena sudah terlanjur nyaman, sang kekasih pun meminta Lisa membelikan hadiah ulang tahunnya. Dia bahkan rela menghabiskan cukup banyak uang untuk membahagiakan sang kekasih di hari ulang tahunnya itu.

 

Baca Juga: Aku Ikut Pergaulan Buruk Sejak Jadi Anak Broken Home

 

Namun, siapa sangka selama menjalin hubungan Lisa menemukan kenyataan bahwa sang kekasih rupanya kerap mendekati wanita lain secara online. Dia harus menerima kenyataan bahwa dia bukanlah wanita pertama yang didekati oleh sang pria. Karena sakit hati, Lisa pun dengan bulat memutuskan pria tersebut.

Karena merasa dibohongi, rasa cinta yang dulu ada berubah menjadi rasa benci. Dia bahkan merasa bersalah lantaran tidak mendengar nasihat dari orangtua dan teman-temannya.

 

Hubungi Sahabat 24

Suatu kali, Lisa membaca renungan harian di halaman website Jawaban.com. Di sana dia membaca renungan tentang ‘pengampunan’. Saat itulah dia menyadari kebencian yang masih tersimpan di dalam hatinya atas perlakuan mantan kekasihnya.

Tepat pada 3 September 2020, Lisa memutuskan untuk menghubungi tim Sahabat 24 lewat Whatsapp yang dia dapatkan dari laman website Jawaban.com. 

Kepada tim konselor, Lisa menceritakan kebencian yang masih dia simpan kepada mantan kekasihnya itu. Dia bahkan mengakui jika pengalaman hubungan online yang kandas tersebut membuatnya trauma dengan laki-laki.

Tim konselor yang bertugas pun melayani Lisa dan mendukung keputusan yang dai ambil di masa lalu. Dia diberi arahan dan juga didoakan. 

Lisa pun diajak untuk mengampuni pria tersebut.

 

Lepas Dari Kebencian dan Trauma

Tim konselor mendapat kabar baik setelah menghubungi Lisa pada 25 Juli 2021 lalu. Dalam pengakuannya, dia sudah mengikuti saran dari tim konselor dan sudah mengampuni mantan kekasihnya sepenuhnya.

Dia bahkan mengaku sudah tak lagi trauma jika harus menjalin hubungan yang baru dengan orang lain. Meski masih belum menemukan pasangan, namun Lisa percaya bahwa Tuhan sudah menyediakan yang terbaik dan seiman untuknya.

 

Baca Juga: Lewat Tayangan Solusi Aku Sembuh Dari Rasa Minder - Jonathan

 

Lisa bahkan semakin paham dengan bagaimana seharusnya orang Kristen berpacaran yang tepat. Dia baru memahami jika membangun hubungan bukan sekadar mendapatkan rasa nyaman dan cinta. Tetapi lebih dari itu, karakter dan pertumbuhan rohani juga sangat penting untuk diperhatikan.

Pengalaman berpacaran lewat sosial media mengajarkan Lisa banyak hal soal hubungan. Dia bahkan bertekad untuk lebih berhati-hati saat berkenal dengan seorang pria melalui sosial media. Dia juga belajar untuk tidak mudah mempercayai kata-kata manis dan janji palsu yang dilontarkan oleh para pria. Dia berjanji tidak akan menyia-nyiakan waktunya untuk hal yang tidak jelas. 

Hingga di usia 26 tahun saat ini, Lisa masih terus berdoa supaya segera menemukan pasangan yang seimbang sesuai dengan kehendak Tuhan.

Dia pun mengaku bersyukur karena tim Sahabat 24 sudah bersedia menguatkan da mendukung dia dalam doa.

 

Apakah Anda diberkati dengan kesaksian ini? Bagi Anda yang ingin mendukung Jawaban.com untuk menjadi berkat dan jawaban bagi orang-orang di luar sana, yuk jadi mitra pelayanan kami.

 

DAFTAR

Sumber : Sahabat 24
Halaman :
1

Ikuti Kami