Kebenaran Sederhana Tentang Kemerdekaan

Kebenaran Sederhana Tentang Kemerdekaan

Claudia Jessica Official Writer
      811

2 Korintus 3:17

Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 47; Titus 1; Yesaya 47-48

Kehidupan Kristen ditandai dengan kesederhanaan. Yesus menyimpulkan tujuan kita dengan dua pernyataan: mengasihi Allah, dan mengasihi manusia. Namun dalam kemanusiaan, kita telah membuat apa yang Tuhan rancang untuk kedamaian, tujuan dan kesederhanaan menjadi rumit.

AW Tozer berkomentar dalam The Pursuit of God, “Setiap usia memiliki karakteristiknya masing-masing. Saat ini kita berada di era kompleksitas agama. Kesederhanaan yang ada di dalam Kristus jarang ditemukan di antara kita. Sebagai gantinya, program, metode, organisasi dan aktivitas dunia menyita waktu serta perhatian tetapi tidak pernah bisa memuaskan kerinduan hati. Kedangkalan pengalaman batin kita, kekosongan ibadah kita, dan keduniawian, semuanya bersaksi bahwa pada hari ini, kita mengenal Tuhan dengan tidak sempurna, dan kedamaian Tuhan hampir tidak ada sama sekali. Jika kita ingin menemukan Tuhan di tengah semua kegiatan diluar keagamaan, pertama-tama kita harus memutuskan untuk menemui-Nya, dan kemudian melanjutkan dengan cara yang sederhana.”

Semoga kita menemukan kedamaian dan sukacita yang datang dari mengejar kekristenan sederhana minggu ini.

Renungan:

2 Korintus 3:17 mengatakan, “Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.”

Kemerdekaan dari dosa bukanlah sesuatu yang dapat kita lakukan sendiri sekalipun harus menangis darah. Kemerdekaan dari dosa tidak bisa dibeli dengan uang, ataupun harta. Kemerdekaan dari dosa hanya bisa didapatkan melalui penebusan darah Yesus Kristus yang berharga dan penuh kuasa.

Firman Tuhan dengan jelas mengatakan tentang efek yang meluas dan membebaskan dari kematian Yesus bagi semua orang yang datang untuk percaya kepada-Nya dan mengklaim Dia sebagai Tuhan. Semoga kita menjadi anak-anak yang dibebaskan dari ikatan perbudakan karena Kristus telah mati untuk membebaskan kita.

Roma 8:1-4 mengatakan,

“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.”

Dengan kepenuhan Roh datanglah suatu hukum baru, suatu perjanjian baru yang dengannya rantai dosa diputuskan. Kita tidak lagi dihukum untuk hidup di bawah tirani dosa, melainkan dibebaskan untuk hidup di bawah hukum Roh yang baru. Dan “dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.”

Kebenaran sederhana dari Kitab Injil mengenai dosa adalah bahwa kemerdekaan milik kita melalui Yesus Kristus. Mengalami kemerdekaan sejati dari dosa berarti hanya hidup dalam terang kepenuhan Roh Kudus yang penuh kuasa dan firman kebenaran Allah yang hidup dan aktif tentang Anda.

Roma 6: 6, 18 dan 22 mengatakan,

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.

Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.”

Anda bukan lagi budak dunia ini. Masa lalu Anda tidak mendefinisikan Anda. Masa depan Anda adalah masa depan yang damai, sukacita, dan menerima kemerdekaan di dalam Roh. Tuhan memiliki rencana yang luar biasa untuk Anda yang jauh melampaui sekedar mengatasi dosa.

Yesus mati untuk memberi Anda kehidupan yang berkelimpahan, di mana kemerdekaan dan cinta adalah bagian Anda, bukan dosa ataupun kehancuran.

Perbarui pikiran Anda pada hukum Roh yang menjadi milik Anda saat ini ketika menghabiskan waktu dalam doa yang dipandu.

Yakobus 5:16 berkata, “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”

Tindakan mengakui dosa kita satu sama lain sangat berpengaruh dalam mengalami kemerdekaan yang telah disediakan bagi kita.

Ketika kita mengakui dosa kita, kita membawanya ke dalam terang, mengungkap kebohongan, dan mampu melihat dengan lebih baik rencana musuh yang merusak. Dalam terang itulah kita mengalami kemerdekaan yang tersedia bagi kita.

Semoga Anda dipenuhi dengan keberanian untuk mengungkap dosa Anda dan berjalan dalam kemerdekaan kebenaran hari ini.

 

Disadurkan melalui crosswalk.com.


Jika saat ini Anda mengalami pergumulan dan membutuhkan dukungan dalam doa, hubungi TIM DOA kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/yjInginDidoakan.

Ikuti Kami