#FaktaAlkitab: Ini Orang-orang yang Alami Kebangkitan Dari Kematian Dalam Alkitab - Part 1

#FaktaAlkitab: Ini Orang-orang yang Alami Kebangkitan Dari Kematian Dalam Alkitab - Part 1

Lori Official Writer
1118

Dalam perjalanan banyak orang yang berdesak-desakan mengikuti Yesus. Diantara keramaian itu ada seorang wanita yang sudah 12 tahun sakit pendarahan yang kemudian menyentuh jubah Yesus. Wanita itu berpikir bahwa, "Asal kujamah saja jubahNya, aku akan sembuh.” Dan benar saja, pada saat itu juga penyakit wanita itu sembuh.Tetapi Yesus tahu bahwa ada orang yang sengaja menyentuh jubahNya untuk disembuhkan. Wanita itu pun mengakui perbuatannya, dan segera Yesus meneguhkan kesembuhannya.

Sementara hal ini terjadi salah seorang anggota keluarga Yairus datang memberitahukan bahwa anaknya telah meninggal. Namun Yesus berkata pada Yairus agar jangan takut melainkan percaya saja. Setibanya di rumah Yairus, Yesus mendapati bahwa sudah banyak orang yang menangis dan meratapi kematian anak perempuan Yairus.

Yesus kemudian memegang tangan anak itu dan berkata dalam bahasa Aram, “Talita kum!” yang artinya, "Hai Anak, bangunlah!" Anak itu pun bangkit dan hidup kembali!

 

Baca Juga: #FaktaAlkitab: Banyak Keturunan Ismael Percaya Yesus?

 

4. Anak Janda di Nain

Lukas 7: 11-17 menceritakan kisah kebangkitan berikutnya. Suatu ketika Tuhan Yesus dan murid-murid-Nya memasuki suatu kota yang bernama Nain.

Seperti biasanya banyak orang yang berbondong-bondong mengikuti pelayanan Yesus. Saat mendekati pintu gerbang kota, Yesus melihat orang-orang membawa tandu jenazah yang hendak dimakamkan. Jenazah dalam tandu tersebut rupanya seorang anak muda, anak tunggal dari seorang janda. Alkitab tidak menulis nama janda dan anaknya.

Janda itu menangisi kematian anaknya. Ia disertai oleh banyak orang dari kota Nain yang mengiringi jenazah itu. 

Belas kasih Yesus muncul melihat hal itu, hatiNya sangat tersentuh. Kepada janda itu la berkata, "Jangan menangis!" Tuhan Yesus lalu menghampiri usungan jenazah itu dan menyentuhnya, sementara para pengusungnya berhenti.

Yesus berkata kepada jenazah anak itu, "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah! Anak itu pun kemudian bangkit dan hidup kembali. la mulai duduk dan berkata-kata. Lalu Tuhan Yesus menyerahkan anak itu kepada ibunya.

Hal ini membuat orang-orang yang ada di sekitar Yesus heran, dan mereka memuliakan Allah. Peristiwa ini membuat nama Tuhan Yesus makin tersiar di seluruh Yudea dan di seluruh wilayah sekitarnya (Lukas 7:17).

Jadi jika Tuhan bisa membangkitkan mereka, dalam kedaulatan kuasa-Nya,  maka Dia bisa berkarya dalam hidup kita juga. Percayalah bahwa Tuhan sanggup memberikan kesembuhan. Kalau Anda butuh didoakan saat menghadapi pergumulan Anda, hubungi tim doa kami yang siap 24 jam mendoakan semua permasalahanmu di Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link berikut: https://bit.ly/yjInginDidoakan

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami