3 Alasan Kenapa Kita Tidak Boleh Meninggalkan Gereja

Relationship / 2 August 2022

Kalangan Sendiri

3 Alasan Kenapa Kita Tidak Boleh Meninggalkan Gereja

Claudia Jessica Official Writer
1640

Ibadah di gereja dengan orang percaya menimbulkan perasaan yang luar biasa dan mampu membangkitkan semangat. Gereja adalah tempat kita datang di hadirat Allah. Ini dapat membawa kita kembali kepada siapa Dia dan mengingatkan kita siapa diri kita. Ada kebersamaan dalam berkumpul untuk menyembah Tuhan.

Kehadiran Tuhan menyembuhkan, meyakinkan, memperjelas, dan memperlengkapi kita. Dia mempersiapkan kita ketika kita patuh di hadirat-Nya.

Saya tidak akan menyerah pada gereja karena saya percaya Dia memperlengkapi para pendeta yang dengan setia berkhotbah. Ketika kita masuk dan duduk di hadirat Allah, khutbah dapat menjadi pesan pribadi yang kuat dari Bapa kita yang setia.

Dia mengasuh kita dengan penuh kasih Ketika kita bertumbuh dalam iman dan berjalan bersama Yesus Kristus. Kita dapat mendengarkan khotbah di podcast, atau youtube, tapi ada sesuatu yang sangat mengharukan tentang duduk di hadirat Tuhan bersama komunitas orang percaya menyaksikan Tuhan bergerak melalui sebuah pesan.

3. Manusia diciptakan untuk komunitas

“Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat” - Ibrani 10:24-25

Gereja bukan hanya tempat untuk datang beribadah pada hari minggu atau untuk melakukan pertemuan suatu acara. Gereja adalah tempat untuk menemukan komunitas orang percaya. Bersama dengan mereka, kita bisa membangun sebuah kelompok sel yang dapat bersama-sama untuk melakukan studi Alkitab, membuat kelompok pemuda, mendukung dan mendoakan satu dengan yang lain, serta dapat melayani masyarakat bersama-sama. Sangat penting bagi orang Kristen untuk terkoneksi dengan orang lain.

Gereja memang tidak sempurna, hanya Tuhan yang sempurna. Meskipun menjadi jemaat di gereja bukanlah persyaratan atas kehadiran Tuhan, namun saya percaya bahwa menjadi bagian pekerja di dalamnya merupakan kehendak-Nya atas hidup kita.

Supaya ada kebangkitan yang terjadi, kita harus bersatu secara lokal. Kita membutuhkan gereja, ruangan yang nyata untuk bertatap muka dengan orang-orang yang kita kasihi dan menerima dimanapun kita berada sama seperti Yesus.

Ada pekerjaan nyata yang harus dilakukan di komunitas dan hal ini mengharuskan kita untuk bersatu sekalipun ada perbedaan untuk memenuhi tuntutan untuk saling mencintai.

Bagi Tuhan segala kemuliaan, dan semoga hidup kita mencerminkan dan menghormati Dia setiap hari, bukan hanya pada hari Minggu.

Sumber : iBeleve
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami