Biarkan Tuhan yang Mengambil Kursi Pengemudi

Biarkan Tuhan yang Mengambil Kursi Pengemudi

Claudia Jessica Official Writer
      1401

Matius 16:24

"Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 19; Matius 19; Amos 8-9

Kunci untuk mengurangi stres dalam hidup adalah dengan melepaskan dan membiarkan Tuhan yang memegang kendali. Jadi, bagaimana Anda akan melakukan hal ini? Akankah Anda membiarkan Yesus memegang kendali hidup Anda dan menjadikan-Nya sebagai manajer hidup Anda?

Namun masalahnya adalah, kita cenderung ingin menjadi pengendali hidup kita sendiri dan berujung dengan berdebat dengan Tuhan. Kita berpikir bahwa kita tahu apa yang terbaik. Alasan Anda berada di bawah banyak tekanan adalah karena Anda terus-menerus melawan Tuhan dalam pikiran Anda seperti, “Saya tahu Tuhan berkata untuk melakukan ini, tapi saya ingin melakukan itu!”

Setiap pagi ketika Anda bangun, Anda harus membuat keputusan: “Siapa yang akan bertanggung jawab atas hidup Anda? Siapa yang akan memegang kendali, Anda atau Tuhan? Setiap hari, saat demi saat, Anda membuat keputusan ini. Ketika Anda memilih untuk menjadikan diri Anda sebagai pengendali hidup Anda sendiri, hal itu menyebabkan konflik, kebingungan, dan stress.

Yesus berkata dalam Matius 16:24, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.”

Inilah yang cenderung dilakukan orang Kristen. Ketika kita percaya kepada Kristus, kita memberikan Dia kursi pengemudi dan kita pindah ke belakang. Namun kita terus-menerus memberi perintah kepada Tuhan seperti, “Jangan belok ke sana. Berhenti. Tunggu. Lebih cepat! Saya ingin pergi ke arah sana. Saya ingin melihat pemandangan itu.”

Beberapa tahun yang lalu, Pastor Rick Warren dan istrinya, Kay Warren mengambil kursus menari. Instruktur memberitahu mereka bahwa salah satu masalah terbesar yang dimiliki setiap pasangan adalah membiarkan yang lain memimpin. Ketika mereka berdua mencoba untuk memimpin, mereka saling menginjak kaki sepanjang waktu, dan tarian itu menjadi tidak indah.

Hidup Anda tidak terlihat sangat cantik ketika Anda mencoba untuk membantu Tuhan memimpin. Sebaliknya, biarkan Tuhan menjadi Tuhan dan jadikan Yesus sebagai manajer hidup Anda.

Ikuti Kami