5 Perlakuan Kasih Seorang yang Istri Setia Saat Suami Jatuh Sakit

5 Perlakuan Kasih Seorang yang Istri Setia Saat Suami Jatuh Sakit

Lori Official Writer
221

Pernikahan menuntut kesetiaan dan komitmen. Karena itu saat pemberkatan kedua belah pihak berani mengikat janji dalam 'sakit dan sehat'. Karena bagaimanapun pernikahan merupakan perjalanan yang dibarengi dengan berbagai rintangan.

Salah satu rintangan yang mungkin datang dalam pernikahan adalah saat pasangan jatuh sakit. Entah itu sakit ringan maupun kronis seperti kanker. Di masa-masa inilah pihak yang sehat harus memberikan perhatiannya sepenuhnya kepada pasangan.

Seorang istri yang setia pasti akan melakukan 5 tindakan ini saat pasangannya sakit.

1. Setia Mendampingi

Saat pasangan sedang sakit, mereka hanya bisa mengandalkan Anda untuk mengurus segala keperluannya.

Karena itulah seorang istri yang setia akan selalu ada sepanjang waktu mendampingi dan menemani suami terkasih. Dia akan sebisa mungkin menjadi sumber semangat dan penambah harapan bagi mereka untuk segera sembuh.

Hal sederhana yang ditunjukkan istri kepada suami saat sakit adalah dengan memberikan perhatian. Seperti bertanya tentang keadaannya, "Bagaimana keadaanmu, sayang." Atau dengan membantunya duduk, menyuapinya saat makan, membantunya ke kamar mandi, menghibur dan menyiapkan semua pengobatan dan kebutuhan suami lainnya.

"Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." - Galatia 6: 2

2. Berdoa untuk kesembuhan suami

Kita tahu bahwa doa adalah salah satu pilar terpenting dalam kehidupan orang Kristen.

Sebagai seorang penolong, istri berfungsi sebagai tiang doa bagi keluarganya. Karena itu, saat suami sedang jatuh sakit tindakan yang tak kalah penting untuk dilakukan adalah bersandar kepada pertolongan Tuhan.

Tuhan sanggup melakukan mujizat kesembuhan. Jadi berdirilah meminta Tuhan memulihkan suami Anda sepenuhnya.

Perkatakan janji firman atas suami Anda, seperti beberapa ayat berikut:

"Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan kepada mereka kesehatan dan kesembuhan, dan Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah." - Yeremia 33: 6

" Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilurNya, kamu telah sembuh." - 1 Petrus 2: 24

 

Baca Juga: Membuktikan Janji Pernikahan, Mencintai Saat Sakit Maupun Sehat

 

3. Menjadi Tempat Sandaran

Saat dalam keadaan sakit, semua orang akan merasa lemah secara emosional dan spiritual. Seorang istri yang setia sangat menyadari kondisi ini.

Karena itu, dia mau menjadi sandaran bagi pasangannya selama menjalani proses pemulihan. Dia bisa jadi bahu untuk bersandar, dia bisa jadi koki terbaik, pengasuh paling pengertian dan pasangan yang selalu memperlakukan suaminya dengan sangat hangat.

Setiap perlakuan-perlakuan ini akan menjadi sumber energi yang baru bagi pasangan. Sehingga dia merasa dicinta dan terus berjuang untuk kesembuhannya.

4. Tetap sabar dalam segala keadaan

Pasangan mungkin akan merasa marah dengan keadaannya, belum lagi dia sudah merasa sangat bosan dan lelah dengan penyakitnya.

Dalam keadaan apapun itu, seorang istri akan selalu bersabar menghadapi.

Sabar adalah tindakan yang paling bijak untuk dilakukan. Karena sikap ini bukan hanya menjaga kondisi emosi istri, tetapi juga emosi suami.

Jadi istri yang sabar tidak akan sekali-kali membentak pasangannya saat mereka kesal. Bahkan mengeluh ketika pasangan malah tidak menunjukkan sikap baiknya.

"Kasih itu sabar, kasih itu murah hati...Ia tidak pemarah..." - 1 Korintus 13: 4

5. Meyakinkan suami bahwa hidupnya berarti

Saat suami menyaksikan kesetiaan istrinya di masa-masa terlemah dalam hidupnya, dia akan begitu bersyukur. Bukan hanya itu, suami akan terdorong untuk melakukan hal yang sama ketika istri jatuh sakit.

Jadi istri yang setia akan selalu ada untuk menjadi orang terdekat yang selalu mengasihi pasangannya bahkan dalam keadaan sesulit apapun itu. Memberikan pelukan, ciuman dana kata-kata yang menenangkan akan menjadi hal terbaik yang bisa dirasakan suami.

Mengurus suami yang sakit parah seorang diri kadang akan membuat Anda kelelahan. Apalagi jika ada hal-hal yang tidak bisa Anda tangani seorang diri, misalnya mengurus anak-anak.

 

Baca Juga:

Biar Keluarga Gak Tertular Corona, 3 Hal Ini yang Dianjurkan Suami Istri Lakukan...

Saat Pasangan Sakit Masihkah Kamu Tega Menyelingkuhinya? Yuk Baca Kisah Ini...

 

Disaat tidak mampu, seorang istri yang bijak akan rendah hati meminta pertolongan dari orang-orang terdekat, seperti rekan-rekan dari gereja, tetangga, atau bahkan keluarga.

Beban mengurus pasangan yang sakit mungkin membuat istri kewalahan. Jadi wajar meminta bantuan dari pihak lain.

Wajar bagi seorang suami untuk mengapresiasi kesabaran dan perhatian yang diberikan oleh istri. Bahkan hanya dengan mengucapkan kalimat sederhana seperti, "Terima kasih sayang." Sudah cukup membayar semua jerih lelahnya.

 

Apakah saat ini pasangan Anda sedang berjuang menghadapi sakit, mungkin sedang perawatan akibat virus Covid-19, kanker, serangan jantung, diabetes dan sebagainya. Anda bisa mendapatkan dukungan doa dengan menghubungi SAHABAT 24 kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/yjInginDidoakan

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami