Tuhan Tolong Aku Ketika Menyerahkan Pergumulanku di KakiNya - Lisa

Tuhan Tolong Aku Ketika Menyerahkan Pergumulanku di KakiNya - Lisa

Claudia Jessica Official Writer
230

Depresi. Itulah yang Lisa rasakan ketika bekerja di sebuah perusahaan baru.

Pekerjaan yang harus Lisa lakukan sangat berbeda dengan kesepakatan kontrak yang disetujuinya. Kala interview, Lisa menjelaskan bahwa saat ini dirinya masih bekerja secara online di sebuah perusahaan lain. Pimpinan perusahaan barunya tidak mempersoalkan masalah tersebut dan menerima Lisa sebagai sekretaris di perusahaannya.

Pada hari pertama bekerja, Lisa merasa tidak nyaman lantaran pekerjaan yang sebelumnya telah disepakati bersama, tidak sesuai dengan kenyataan. Kesepakatan mereka menyatakan bahwa Lisa tidak perlu pergi jauh dan pulang larut, namun di hari pertamanya bekerja, Lisa pergi ke berbagai tempat dan pulang cukup malam. Ketidaksesuaian kontrak ini membuat Lisa berniat untuk berhenti dari pekerjaannya.

Keputusan Lisa tidak bisa diterima oleh sang pimpinan perusahaan yang baru. Akibatnya, sang pimpinan menghampiri tempat kerja Lisa yang lama dan memberitahu bahwa, di saat yang sama, Lisa juga bekerja di perusahaannya. Kejadian ini membuat Lisa dipecat dari perusahaannya yang lama.

Merasa tidak nyaman dengan sistem kerja perusahaan barunya, Lisa memutuskan untuk keluar dan memutus kontrak dengan perusahaannya. Namun, untuk memutuskan kontrak di antara Lisa dan perusahaan barunya, perusahaan meminta penalty sebesar Rp 60 juta.

Tentu saja Lisa tidak memiliki uang sebanyak ini. Namun jika Lisa tidak membayar uang penalti, pihak perusahaan akan membuat laporan kepada media. Hal ini sangat tidak baik bagi Lisa karena ia akan kesulitan untuk mendapat pekerjaan baru.

Karena tidak berhasil mendapatkan uang penalti dari Lisa, pihak perusahaan mencoba cara lain, yakni dengan menghubungi mama Lisa. Mendengar kabar anaknya dikenakan biaya penalti yang besar itu membuat mama Lisa stres dan jatuh sakit.

Lisa yang saat itu merasa kalut, membutuhkan sosok seorang teman yang mau mendengarkan kesulitannya. Namun, tidak ada satu pun gereja atau komsel yang buka lantaran pandemi.

Sampai akhirnya Lisa mendapatkan kontak Sahabat 24 atau Tim Doa CBN.

2 September 2020, hari dimana Lisa menghubungi Sahabat 24 untuk pertama kalinya, Lisa menyampaikan seluruh beban yang ia tanggung selama ini. Meskipun masalah yang dialami belum selesai, Lisa merasa jauh lebih lega karena Sahabat 24 mau mendengarkan kisah Lisa serta memberi kekuatan dan mengingatkan Lisa bahwa mujizat masih bisa terjadi. Setelah mendapatkan kekuatan dari Sahabat 24, Lisa berdoa dan menyerahkan permasalahannya kepada Tuhan.

Selain itu, Sahabat 24 juga menawarkan Lisa untuk bergabung komunitas rohani agar imannya dapat semakin bertumbuh, dan Lisa menjadi jemaat gereja GBI Graha Anugerah Kelapa Gading.

Meski tidak pernah bertemu secara langsung lantaran lokasi yang cukup jauh dan pandemic masih berlangsung, banyak saudara seiman yang membantu Lisa bertumbuh secara spiritual. Mereka saling menghubungi melalui grup WA komsel gereja. Mereka juga selalu membangunkan Lisa di pagi hari untuk mengajaknya berdoa. Hubungan yang Lisa jalin dengan jemaat gereja GBI Graha Anugerah Kelapa Gading membantunya untuk tetap tenang dan berserah kepada Tuhan.

Pada tanggal 9 Maret 2021, Sahabat 24 kembali menghubungi Lisa untuk mengetahui perkembangan masalah yang ia hadapi. Puji Tuhan, karena kuasa dan pertolongan Tuhan, kini Lisa sudah tidak di kejar-kejar lagi. Bayaran penalti yang di tuntut padanya seperti dihapus begitu saja dan tidak ada lagi kabar beritanya.

Lisa percaya bahwa itu semua karena Tuhan. Sebab dia sendiri tidak mampu membayar dan tidak mampu mengubah hati orang. Bahkan saat ini Lisa sudah mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik.

Lisa merasa Tuhan mengijinkannya mengalami masalah ini untuk membawa imannya naik level dan semakin mengandalkan Tuhan dalam segala hal.

Tidak lupa, Lisa juga mengucapkan terima kasih kepada tim Sahabat 24 yang sudah mendengarkan persoalannya, mendoakan serta menguatkan dia, dan juga kepada tim gereja yang tetap mengingatkan dia untuk selalu berdoa.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami