Pikir-pikir Dulu Bahaya Ini ke Keluarga Sebelum Terikat Praktik Okultisme
Sumber: AGC Lawyer

Relationship / 12 July 2021

Kalangan Sendiri

Pikir-pikir Dulu Bahaya Ini ke Keluarga Sebelum Terikat Praktik Okultisme

Lori Official Writer
2908

Menurut Pendeta Dr. Paul Gunadi, okultisme bicara tentang dunia supernatural yang berkaitan dengan roh-roh lain yang bukan berasal dari Tuhan.

Jadi bisa dibilang okultisme merupakan praktik membangun hubungan dengan roh kegelapan. Ada banyak orang yang mulai terlibat dalam okultisme karena tawarannya yang menggiurkan kedagingan kita. Dia bisa menawarkan kekuatan secara fisik sehingga kebal terhadap serangan atau kematian. Ada juga yang menawarkan penerawangan akan masa depan serta sebagai alat untuk mempengaruhi orang lain.

 

Bentuk Okultisme Dalam Alkitab

Adapun bentuk-bentuk okultisme dalam Alkitab diantaranya:

1. Penyembahan kepada patung-patung dan tugu-tugu berhala buatan tangan manusia serta tiang-tiang berhala (Keluaran 23: 24, Mikha 5: 12-13; 2 Tawarikh 33: 7).

2. Menaruh lambing berhala di ambang pintu masuk rumah (Yesaya 57: 8).

3. Mencari petunjuk pada arwah atau kepada roh-roh peramal (Imamat 19: 31; 2 Tawarikh 33: 6).

4. Mempersembahkan anak laki-laki atau anak perempuan sebagai korban bakaran dalam api (Ulangan 18: 1; 2 Tawarikh 33: 6).

5. Menjadi petenung, peramal, penerawang, penyihir, pemantra (Ulangan 18: 10-11, Mikha 5: 11, 2 Tawarikh 33: 6). Perilaku ini adalah perilaku yang mendahului atau tidak mengakui kuasa Tuhan.

6. Meminta petunjuk pada arwah orang mati (Ulangan 18: 11).

7. Menjadi dukun (Yehezkial 13: 18).

8. Mengikat tali-tali jimat (Yehezkiel 13: 18).

9. Di kalangan anak muda, pintu masuk dalam okultisme dan jarang disadari adalah horoskop, kepahitan (luka batin), musik tertentu yang mengandung roh kejahatan, simbol-simbol dalam kaos, tas, ikat pinggang dan lain-lain.

 

Okultisme Dalam Keluarga

Menurut Pendeta Paul Gunadi, saat salah satu anggota keluarga terlibat dalam kuasa kegelapan atau okultisme maka kuasa itu tidak hanya akan menghancurkan hidup salah satu anggota keluarga saja tetapi semua anggota keluarga akan terlibat. 

Tujuan si iblis sudah sangat jelas yaitu untuk menghancurkan keluarga Kristen. Beberapa dampak dari keterlibatan okultisme dalam keluarga bisa dilakukan si iblis dengan mengobarkan konflik atau perpecahan antar anggota keluarga, suami dengan istri, pasangan dengan keluarga besar atau orangtua dengan anak, si iblis juga bisa membangkitkan kemarahan dan pertikaian di tengah-tengah keluarga.

 

Bahaya yang disebabkan oleh praktik okultisme terhadap keluarga adalah:

1. Dalam kehidupan sehari-hari, anggota keluarga bisa berubah menjadi pemurung walaupun mereka tampak senyum atau tertawa. Tetapi di dalam dirinya  kuasa kegelapan menekan mereka.

2. Keluarga menjadi jauh dari Tuhan. Mereka yang terlibat akan kelihatan tidak senang mendengar firman Tuhan. Kuasa si iblis menghalanginya untuk mendengar firman Tuhan.

3. Kutuk dalam keluarga. Kuasa kegelapan akan selalu meminta jatah atas jasanya. Jadi dia tidak berhenti merusak hubungan keluarga hanya pada satu orang saja. Tapi keterlibatan atau perjanjian darah yang dibuat dengan si iblis akan menghasilkan kutuk yang berlangsung turun temurun. Misalnya, kutuk perceraian turun temurun, kutuk kematian pada anak pertama atau anak tertentu secara turu temurun dan sebagainya.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Melepaskan Ikatan Okultisme Dari Keluarga

Jalan keluar untuk keluar dari ikatan kuasa kegelapan yang sudah merugikan keluarga adalah:

Pertama, berdamai dengan Allah, bertobat dan meninggalkan dosa-dosa lama, serta mengalami kelahiran baru.

Seseorang yang terikat dalam kuasa okultisme perlu dilepaskan. Untuk melakukannya biasanya mereka yang sudah diperlengkapi dengan konseling pastoral. Namun siapapun yang sudah menerima otoritas dan kuasa Tuhan untuk mengusir dan melepaskan belenggu si iblis.

“Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”  (Matius 16: 17-18)

Kedua, memutuskan hubungan dengan iblis, meninggalkan semua praktik okultisme dan satanisme.

Ketiga, hidup dalam komunitas orang seiman, tertanam dan bertumbuh dalam pelayanan.

Percayalah bahwa si iblis hanya menawarkan hal-hal menarik menurut kedagingan kita dengan tujuan untuk mencuri, membunuh dan membinasakan kita ke dalam alam maut. Sementara Kristus datang untuk memberikan kehidupan. Karena itu jangan sekalipun berkompromi dengan tawaran si iblis yang kebanyakan dikemas dengan kenikmatan yang ditawarkan oleh dunia. Lindungi seluruh keluargamu dengan kuasa firman Tuhan dan juga doa perlindungan di dalam nama Tuhan Yesus.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami