Bio Saliva, Alat PCR Hanya Dengan Berkumur. Ini Keunggulannya…

Bio Saliva, Alat PCR Hanya Dengan Berkumur. Ini Keunggulannya…

Lori Official Writer
293

Dalam Waktu dekat ini Bio Farma rencananya akan memproduksi alat pendeteksi virus Covid-19 terbaru bernama Bio Saliva.

Mungkin belum banyak yang tahu soal apa itu Bio Saliva. 

Menurut penuturan Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir, Bio Saliva adalah alat pendeteksi virus Covid-19 yang jauh lebih efektif dibandingkan dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) yang selama ini digunakan di Indonesia.

 

Cara Penggunaan dan Keunggulan

Seperti namanya, alat pendeteksi virus ini dilakukan dengan teknik kumur-kumur. 

Jadi jika PCR mendeteksi virus melalui lendir di hidung ataupun tenggorokan, maka Bio Saliva mendeteksi virus melalui air liur. Teknik ini dinilai jauh lebih mudah dan sangat nyaman karena bisa dilakukan di area-area non-medis dengan pengawasan tenaga kesehatan sehingga dapat mengurangi kerumunan dan menghindari kontak langsung dengan orang lain.

Sementara berdasarkan kualitas, Bio Saliva juga sudah melalui tahapan uji coba dimana keakuratannya mencapai 99%. Dalam proses pengembangannya melibatkan 400 lebih sampel dari pasien positif CoVid-19, baik pasien rawat jalan maupun rawat inap dan riset validasi selama 7 bulan.

 

Baca Juga: STOP FORWARD! Terapi Hirup Uap Air Panas Bunuh Virus Corona Ternyata SALAH

 

Uji validasi pun dilakukan oleh Bio Farma bekerja sama dengan FK UNDIP, RSND dan RSDK dan telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan pada 1 April 2021 dengan Nomor KEMENKES RI AKD 10302120673.

Menariknya, alat ini diklaim mampu mendeteksi semua jenis virus Covid-19 yang ada di Indonesia. Dengan keunggulan ini, Bio Farma berencana akan memproduksi Bio Saliva sekitar 40 ribu per bulan.

Selain mampu mendeteksi semua jenis virus dan mudah dilakukan, Bio Saliva juga diklaim akan jauh lebih murah dari PCR namun akan jauh lebih mahal dari tes antigen.

Bagi perusahaan-perusahaan berskala besar, seperti pabrik atau kawasan industri, perkantoran, pemukiman dan sekolah bisa menggunakan Bio Saliva.

Sejak pandemic Covid-19 muncul, dunia medis terus melakukan novasi-inovasi terbaru untuk menemukan cara yang jauh lebih praktis dalam menangani kasus Covid-19. Semoga inovasi ini mendukung proses pencegahan penyebaran virus yang lebih massive di Indonesia.

 

Baca Juga: 5 Efek Long Covid Ini Umum Dialami Saat Terpapar Covid-19, Begini Cara Penanganannya…

Sumber : Berbagai Sumber | Jjawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami