Viral di Twitter, Dokter AS Ini Bagi 12 Tips Hadapi Pandemi Pakai Bahasa Indonesia

Viral di Twitter, Dokter AS Ini Bagi 12 Tips Hadapi Pandemi Pakai Bahasa Indonesia

Lori Official Writer
778

Situasi darurat Covid-19 yang melanda Indonesia saat ini rupanya mendapat perhatian dari seorang dokter asal Amerika Serikat (AS) bernama Faheem Younus.

Faheem sendiri adalah seorang Clinical Associate Profesor di Universitas Maryland yang juga berprofesi sebagai ahli penyakit menular dan fellow dari Infectious Disease Society of America.

Keprihatinannya akan situasi darurat Covid-19 di Indonesia ditunjukkan dengan memberikan beragam informasi seputar penanganan pandemi ini. Dia juga vokal memberikan pandangannya terkait penyebaran informasi yang dianggap tidak valid terkait Covid-19. Uniknya, dokter yang satu ini menggunakan bahasa Indonesia dalam setiap cuitannya.

Lewat akun Twitter-nya @FaheemYounus, dia memberikan 12 tips penanganan Covid-19 bagi warga Indonesia.

Tips 1:

For My Indonesian Friends

Mengobati Covid di Rumah

Gunakan tab parasetamol untuk demam. Budesonide inhaler dua kali sehari. Semprotan hidung Oxymetazolone untuk hidung tersumbat.

Tidak perlu antibiotik, ivermectin, seng, atau steroid

 

Tips 2:

Punya Anggota Keluarga yang Terkena COVID?

- Kamar pasien dan kamar mandi terpisah

- Amati isolasi ketat

- Akhiri isolasi setelah 10 hari onset gejala

- Jangan ulangi tes Covid karena dapat bertahan + selama berminggu-minggu tetapi pasien tidak menular lebih dari 10 hari

 

Tips 3:

Penting:

Jangan mengejar obat mahal seperti Remdesivir, Tocilizumab atau Plasma. Mereka tidak menyelamatkan nyawa.

Deksametason dan antikoagulan bekerja paling baik. JANGAN mengobati sendiri. Hanya untuk pasien rawat inap yang membutuhkan oksigen

 

Baca Juga: Imbas PPKM Darurat Jawa-Bali Ibadah Gereja Dihimbau Lewat Online, Begini Aturannya

 

Tips 4:

Selamatkan hidupmu

DAPATKAN TES COVID jika...

Anda mengalami demam, nyeri tubuh, sakit tenggorokan, batuk, kehilangan rasa

Anda bahkan memiliki gejala TUNGGAL. Jangan menunggu atau Anda akan menyebarkan virus

Bahkan jika Anda divaksinasi tetapi bergejala; bisa jadi varian

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami