Tidak Hanya Menciptakanku, Tuhan Juga yang Merawat Aku

Tidak Hanya Menciptakanku, Tuhan Juga yang Merawat Aku

Claudia Jessica Official Writer
      657

Efesus 2: 10

“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 2; Matius 2; 1 Raja-Raja 19-20

Saat mobil saya berjalan di menuju pencucian mobil otomatis, tiba-tiba saya teringat suatu momen ketika suami saya membawa anak-anak kami yang sudah besar untuk bermain “menonton gelembung” dari dalam mobil yang sedang dicuci.

“Ayah, gelembungku berlomba dengan milikmu!” kata anak laki-laki kami.

“Punyaki memutar lingkaran swishy!” kata putri kamu.

Saya berpikir, kenapa anak saya masih ingin menonton gelembung? Padahal mereka sudah mengendarai mobil mereka sendiri. Ini konyol.

Wahyu 4: 11 mengatakan, “Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”

Tuhan menciptakan untuk kesenangan-Nya dan untuk kesenangan kita. Tuhan menciptakan sains di balik apa yang terjadi untuk menciptakan gelembung cuci mobil jadi menarik untuk ditonton, namun Dia tidak berhenti di situ. Dia menciptakan siput dengan garis-garis, dan semak-semak dengan titik-titik yang berkilau. Dia membuat bulu merpati untuk bernyanyi saat dia terbang. Tuhan pencipta yang ulung, ingin kita menikmati ciptaan-Nya seperti yang Dia lakukan. Tapi masih ada lagi.

Allah Bapa sangat mengasihi umat-Nya. Dia memberi mereka kemampuan bawaan untuk menciptakan, karena Dia menciptakan manusia menurut gambar-Nya. Hanya setelah Tuhan menciptakan manusia, Dia melihat itu.

 “… sungguh amat baik …” Kejadian 1: 31b

Dari semua ciptaan-Nya, Dia melihat itu

“… sungguh amat baik …” (Kejadian 1:4, 10, 12, 18, 21, 25)

Paulus mencatat pekerjaan yang diciptakan untuk kita selesaikan dengan kuasa Tuhan, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Efesus 2: 10.

Dan lebih banyak lagi.

Allah Bapa sangat menghargai umat manusia. Dia datang ke tengah-tengah dan menyanyikan lagu kasih untuk anak-anakNya. Alkitab mencatat pikiran-Nya.

Zefanya 3: 17 “TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai.”

Meskipun ini adalah lagu yang tidak dapat didengar dengan telinga telanjang, yakinlah bahwa Dia bernyanyi. Dan terkadang, ketika seorang penyembah sedang memuji Pencpita-Nya, Tuhan membiarkan melodi ini menggelembung di dalam hati.

Karena Anda sangat dicintai oleh Penciptamu, sehingga Dia bernyanyi untukmu, maka nikmatilah dunia yang telah Dia ciptakan. Selanjutnya, pujilah Dia atas kemampuan yang Dia tempatkan di dalam diri Anda untuk menyelesaikan pekerjaan yang Dia tetapkan untuk Anda.

Tetapi yang terpenting, Pujilah Dia karena menjadi Ayah Surgawi yang luar biasa yang telah menciptakan Anda secara unik.

Allah Bapa, terimakasih karena Engkau menciptakan segala sesuatu, termasuk saya, untuk kesenangan-Mu.

 

Hak Cipta © 7/2019 Diane Virginia, digunakan dengan izin.

Ikuti Kami