Saat Hal Buruk Terjadi Kepada Orang-orang Baik, Adilkah Tuhan?

Saat Hal Buruk Terjadi Kepada Orang-orang Baik, Adilkah Tuhan?

Admin Spiritual Official Writer
5950

Saat sesuatu terjadi dan hidup tidak seperti yang kamu impikan, keraguan dapat timbul dan kamu pun mulai mempertanyakan kebaikan serta kesetiaan Tuhan. Kalau kamu tidak hati-hati, kamu bisa saja kehilangan percaya, mengkompromikan imanmu dan kehilangan semangat dalam mengiring Tuhan. Yakobus menuliskan bagi orang percaya:

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan.(Yakobus 1:2)

Yakobus menyarankan untuk memperhitungkan pencobaan sebagai suatu kebahagiaan. Dia juga menyarankan supaya kamu tetap mempertahankan imanmu pada Tuhan gak peduli tantangan-tantangan apa yang kamu hadapi. Perhatikan di sini Yakobus memakai kata ‘APABILA'. Maksudnya: pencobaan adalah bagian dari kehidupan ini!

Banyak orang berpikir bahwa mustahil hal-hal buruk bisa terjadi pada orang Kristen. Karena orang Kristen mengatakan bahwa mereka melayani Tuhan yang baik. Orang-orang Kristen seringkali diperhadapkan dengan pertanyaan ini: "Kalau Tuhanmu benar-benar baik, terus mengapa kamu mengalami hal itu dalam hidupmu?" "Kalau memang ada Tuhan, kenapa ada begitu banyak penderitaan dalam dunia ini?"

Faktanya: mustahil bisa hidup di dunia ini dan menjalani hidup dengan seluruh kesempurnaanmu. Dan begitu kamu menyadari hal ini dan menerimanya sebagai suatu realitas, kamu akan merasakan sesuatu yang lebih baik! Kamu akan mengalami ‘pencobaan' karena kita semua hidup di dunia yang sudah rusak oleh dosa.

Kita Hidup Dalam Dunia Yang Sudah Rusak

Tuhan menciptakan suatu dunia yang sempurna dan memberikannya pada Adam dan Hawa. Tetapi Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, melawan Tuhan dan oleh sebab hal itu maka kekuasaan atas dunia ini ditransfer ke setan.

...penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku. (Yohanes 14:30)

Ketika manusia jatuh ke dalam dosa melawan Tuhan, maka segala sesuatu di dalam dunia ini menjadi rusak. Dunia ini menjadi tidak sempurna, seperti halnya umat manusia. Jangan sampai kita menjadi naif. Kekuatan datang dari pengetahuan. Dan mengetahui fakta bahwa dunia ini sudah rusak membuatmu siap untuk menghadapi apa yang ada di hadapanmu!

 

Baca Juga: 5 Tokoh Alkitab Ini Mau Mengakui Dosanya Dengan Terbuka, Gak Mudah Tapi Harus!

 

Kamu melihat jauh ke depan ke dalam kekekalan dimana segala sesuatu akan sempurna kembali. Tetapi dari sekarang sampai kekekalan tersebut, pergumulan dan penderitaan dalam hidup ini sudah bisa dipastikan. Itu adalah kabar buruknya. Tetapi kabar baiknya, walaupun ada banyak penderitaan, kamu tidak perlu kehilangan sukacitamu dalam Tuhan, karena Yesus mengatakan:

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu (be of good cheer), Aku telah mengalahkan dunia."  (Yohanes 16:33)

 

Fakta-Fakta Dasar Kehidupan

Karena dunia yang sudah rusak ini, maka manusia menghadapi 4 fakta dasar kehidupan :

1.  PENYAKIT dan KEMATIAN

Walaupun kamu percaya pada kesembuhan ilahi oleh kuasa Tuhan, kamu juga harus seimbang dalam pemikiran bahwa dalam dunia yang sudah rusak ini, penyakit dan kematian adalah suatu hal yang tidak bisa dielakkan manusia. Tubuhmu yang tidak sempurna ini rentan terhadap penuaan, luka, penyakit dan akhirnya akan mengalami kematian secara fisik. Kamu bisa membaca di Alkitab bahwa orang-orang yang diurapi dan hamba Tuhan yang setia seperti Elisa, Timotius dan Epafroditus pun tidak luput dari fakta kehidupan ini.

2.  KEJADIAN YANG TIDAK TERDUGA

Kamu sering mendengar bagaimana orang meninggal secara tragis, misalnya seperti dalam kecelakaan mobil, pesawat dsb. Kamu juga mendengar ada bayi yang dilahirkan dengan cacat bawaan, atau mengalami kelemahan tubuh. Bayangkan bagaimana perasaan seorang ibu waktu diberitahu bahwa dia melahirkan seorang bayi yang cacat karena dia telah melakukan suatu dosa? Orang-orang Kristen harus menyadari bahwa kamu memang mempercayai kemahakuasaan Tuhan, tetapi ada hal-hal yang tidak perlu terlalu dirohanikan! kamu hanya harus menerima fakta bahwa dunia di mana kita hidup bukanlah suatu dunia yang sempurna lagi!

3.  STANDAR HIDUP YANG RENDAH

Dunia yang sudah rusak di mana kita hidup ini penuh dengan peperangan, kelaparan, kekacauan, kesalahan pengaturan ekonomi, standar hidup yang rendah..... dan daftarnya masih panjang lagi. Itu sebabnya mengapa Firman Tuhan mendorong orang-orang percaya di seluruh dunia untuk berdoa bagi para pemimpin pemerintahan :

Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang,  2  untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. (1 Timotius 2:1-2)

Orang-orang Kristen perlu berdoa bagi pemimpin bangsa mereka sehingga berkat serta hikmat Tuhan turun atas mereka untuk bisa mengatur bangsa dengan baik.

 

Baca Juga: Sebagai Anak Tuhan, Nggak Perlu Lagi Kita Cemas, Sebab Ada 'Jehovah Jireh'

 

4. GANGGUAN KUASA KEGELAPAN

Kehidupan yang kita jalani ini merupakan suatu ‘peperangan rohani' (spiritual warfare) yang terus menerus melawan setan dan iblis-iblisnya. Yesus mengatakan :

Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan. (Yohanes 10:10)

Kamu bisa yakin bahwa setan akan melontarkan segala macam pencobaan supaya kamu marah pada Tuhan. Kebenarannya adalah: banyak orang naif dan mengabaikan fakta-fakta kehidupan. Sehingga ketika kejadian buruk menimpa, mereka menyalahkan Tuhan. Atau mereka menyalahkan orang-orang yang mengalami krisis dan menuduhnya hal itu disebabkan kurang imannya, atau telah "berbuat dosa" sehingga mengalami keadaan tersebut. Yakobus menulis dalam suratnya:

sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. (Yakobus 1:3)

Yakobus menulis untuk membangkitkan semangatmu bahwa Tuhan mengijinkan pencobaan terjadi untuk membangun kekuatan dan karakter di dalammu! Tanpa masa-masa yang sulit, iman dan kepercayaan tidak akan muncul.

 

Saat Kamu TIDAK BISA MELIHAT TANGAN TUHAN, TUHAN INGIN KAMU MEMPERCAYAI HATINYA!

Kalau kamu hanya bisa mempercayai Tuhan pada masa-masa yang baik, maka kepercayaanmu belum teruji. Karena iman adalah mempercayai Tuhan walaupun keadaan kelihatannya memburuk.... walaupun ada aniaya.... Iman adalah tetap percaya pada Tuhan walaupun kelihatannya kamu tidak mendapatkan apa yang kamu doakan. Tuhan menggunakan pencobaan-pencobaan ini untuk menyempurnakan sesuatu yang luar biasa di dalam kehidupanmu.

Jadi kejadian-kejadian yang buruk memang menimpa orang-orang baik. Tetapi seperti obat yang pahit tapi membawa dampak kesembuhan, penderitaan juga bisa menjadi sesuatu yang baik bagi orang Kristen. Penderitaan tidak perlu menjadi sesuatu yang fatal atau menghancurkan, sebaliknya:

1.  Penderitaan adalah obat yang baik untuk KESOMBONGAN

Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri. (2 Korintus 12:7)

Paulus adalah hamba Tuhan yang menerima wahyu dari Tuhan melebihi siapa pun. Walaupun demikian dia mengalami "duri dalam daging" supaya dia tidak menjadi sombong. Tuhan jauh lebih tertarik pada karakter kita daripada kenyamanan kita.

Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna. (2 Korintus 12:9)  

2.   Penderitaan membuat kita mendekat pada KASIH KARUNIA Tuhan

Kasih karunia adalah kekuatan supernatural dari Tuhan untuk menolongmu melakukan apa yang tidak bisa kamu lakukan sendiri. Sebagai orang Kristen, kadang kamu sombong dengan kebiasaan agamawimu. Kamu berpikir bahwa kalau kamu suka berpuasa dan membaca seluruh Alkitab dari Kejadian - Wahyu, maka Tuhan tidak punya pilihan lain selain mengabulkan apa yang kamu doakan. Tetapi saat kamu mengalami penderitaan karena Injil, kamu bisa bersandar pada kekuatan supernatural Tuhan untuk mengalahkan segala macam ketakutan dan penderitaan dan makin mendekat pada Yesus! Bahkan sebenarnya kalau tidak ada penderitaan, maka kamu cenderung untuk berleha-leha dan santai dalam jalan hidupmu mengiringi Tuhan.

 

Baca Juga: 3 Alasan Kenapa Kamu Harus Bertahan Ketika Hidup Terasa Semkin Sulit

 

3.  Penderitaan adalah tempat latihan KEKUATAN kita

Cara satu-satunya untuk melatih otot-ototmu adalah dengan mengangkat beban berat. Penderitaan itu seperti "angkat berat" untuk melatih otot-ototmu. Yesus akan segera datang untuk gereja yang murni dan kuat!

4. Penderitaan memberitahu kita KEASLIAN IMAN kita

Coba cek untuk melihat keaslian imanmu dalam Tuhan. Apakah kamu tetap berapi-api mengasihi Yesus (love Jesus passionately)? Kalau doamu tidak dijawab? Kalau hidupmu jadi sukar karena kamu orang Kristen? Kalau kamu tahu bahwa mengikut Tuhan berarti kamu harus membayar harga yang mahal, apakah kamu akan tetap mengiringi-Nya? Penderitaan memberitahu keaslian iman kita.

Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu--yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api--sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. (1 Petrus 1:7)

Tuhan mengijinkanmu melewati api pencobaan supaya kamu bisa melihat dirimu sendiri seberapa jauh kita mau mengikut Yesus! Tetapi banyak orang Kristen yang menyerah dan melepaskan Tuhan serta nasib kekekalan mereka (destiny) dengan mudah. Kamu mau mengiring Yesus melewati padang berumput hijau. Tapi apakah kamu mau mengikut Dia ke salib? Marilah kita menjadi orang kristen sejati yang sungguh-sungguh hidup bagi Tuhan, bukan hanya karena berkat Tuhan!

 


Apakah kamu punya kisah perjalanan iman menemukan kasih Yesus? Atau kamu baru saja mengalami mujizat dan terobosan dalam hidupmu?  Yuk jadi berkat bagi orang lain dengan membagikan kisah kesaksianmu bersama kami di link berikut ini: http://bit.ly/BerbagiJawaban

Sumber : Daniel P. Martono
Halaman :
1

Ikuti Kami