7 Vaksin Anti

7 Vaksin Anti "Burnout"

Fifi Official Writer
4875

Secara literal, burnout berarti terbakar habis. Jika Anda baru pertama kali mendengar istilah ini, burnout adalah versi depresi yang dialami di tempat kerja. Anda merasa "terbakar habis" di kantor karena mengalami kelelahan emosi dan fisik yang disebabkan stress berlebihan secara berkepanjangan. Bagi orang yang mengalami burnout, semua masalah terasa amat gawat, segalanya tampak suram, dan mereka tidak lagi punya energi untuk peduli. Dulu mungkin Anda bisa bersiul sambil bekerja, tapi kini kalau boleh memilih, Anda lebih suka pergi ke dokter gigi daripada berangkat ke kantor.

Jika Anda mengalami burnout, artinya stress dan tekanan pekerjaan Anda sudah mencapai titik didih sehingga Anda terjebak dalam perasaan putus asa, tidak bertenaga, sinis, dan jengkel. Burnout dapat mengakibatkan Anda melakukan hal yang akan Anda sesali di kemudian hari dan dapat merusak karir serta kehidupan Anda. Semua profesi dapat terserang burnout, tapi mereka yang bekerja sebagai customer service, dokter, reporter, guru, atau pekerjaan berkadar stress tinggi lainnya jauh lebih rentan terhadap krisis ini.

Bagaimana mengenali gejala-gejala burnout?

Setiap orang pasti pernah mengalami hari buruk di tempat kerja, tapi "hari-hari buruk" Anda mungkin sudah berubah menjadi burnout jika:

1. Tak ada hari yang bukan hari buruk di kantor.

2. Mengurusi pekerjaan rasanya seperti membuang energi sia-sia.

3. Sebagian besar hari kerja Anda dihabiskan untuk melakukan pekerjaan yang super membosankan atau menyebalkan.

4. Anda merasa bahwa apapun yang Anda lakukan tak akan dapat menyelesaikan persoalan ini.

BACA JUGA: Lelah Beraktivitas Itu Wajar. Tapi Kalo Keterusan, Bisa Jadi Kamu Alami Syndrome Ini Lho..

Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami burnout. Jika Anda terlambat mengenali gejalanya, burnout akan semakin sulit disembuhkan.


Bagaimana mengatasinya?

Ada beberapa tahap yang dapat Anda coba:

1. Cobalah mengambil cuti pendek dan pergi berlibur. Memang kedengarannya kuno, tapi cara ini terbukti manjur. Liburan akan menyegarkan perspektif Anda sehingga Anda lebih mudah mengenali apa sebetulnya penyebab burnout Anda: apakah Anda perlu minta dipindah ke divisi lain, mengajukan kenaika gaji, dan sebagainya.
2. Setelah menganalisa penyebab, bicaralah pada atasan Anda. Mungkin job description Anda perlu diperbarui atau Anda minta diberi tugas-tugas yang berbeda.

Jika kedua cara di atas tidak berhasil juga, pertimbangkan untuk mencari pekerjaan baru. Krisis burnout dapat menjadi petunjuk bahwa Anda telah mengambil jalur hidup yang salah. Ya, ini memang berat terutama jika Anda sudah menginvestasikan banyak ke dalam pekerjaan Anda, tapi lebih baik berhenti sekarang sebelum kesehatan, kehidupan pribadi, dan hubungan-hubungan Anda hancur gara-gara burnout berkepanjangan.

Tujuh Vaksin Anti Burnout:

1. Berdoa. "When everything seems out of control, remember that God is still in control." Doa adalah nutrisi yang akan menjaga kesehatan jiwa Anda.

2. Belajar berkata "tidak" jika Anda diminta mengerjakan hal yang melebihi kapasitas waktu dan kemampuan Anda.

3. Jangan korupsi waktu istirahat makan siang Anda. Tinggalkan kantor secara fisik, makan dengan tenang, lalu gunakan sisa waktunya untuk jalan-jalan sejenak, atau hal-hal menyenangkan lainnya. Otak Anda butuh istirahat supaya tetap produktif dan kreatif.

4. Makan siang yang sehat supaya Anda punya lebih banyak energi untuk mengalahkan serangan burnout

5. Miliki selera humor. Orang tidak bisa tertawa dan mengalami burnout pada saat yang bersamaan.

6. Ciptakan support system yang terdiri dari orang-orang yang bersedia mendengarkan keluhan dan mendukung Anda.

7. Olahraga 15 menit saja sehari sudah akan meningkatkan produksi hormon endorfin yang membantu Anda merasa senang.

BACA JUGA: Jangan Takut Menghadapi Sindrom Burnout

Sumber : getlife
Halaman :
1

Ikuti Kami