Mention Lewat Medsos, Pendeta Gilbert Lumoindong Komentari Sikap PGI Soal Kasus KPK

Mention Lewat Medsos, Pendeta Gilbert Lumoindong Komentari Sikap PGI Soal Kasus KPK

Lori Official Writer
2579

Tepat pada Sabtu, 29 Mei 2021, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengeluarkan pernyataan dukungan atas tindakan pelemahan KPK terkait tidak lulusnya sebanyak 71 pegawai KPK dalam hal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Sayangnya, PGI justru mendapat komentar sinis dari berbagai kalangan, salah satunya para pendeta. 

Gembala Senior GBI Glow Pendeta Gilbert Lumoindong sendiri menyayangkan dukungan PGI kepada KPK. Menurutnya kasus KPK yang masih terus bergulir sampai saat ini jauh lebih rumit. Karena itu dia mengingatkan PGI untuk bisa mempelajari kasus ini sedalam mungkin.

“Maaf rekan2 dalam ladang Kristus yg hebat di @PGI_Oikoumene dari banyak masukan dari bbgi pihak, justru pelemahan KPK sedang dimainkan oleh “kelompok kekuatan” didalam KPK itu sendiri, & marah ketika “kiprahnya” terbongkar. Mari rekan2 di @PGI_Oikoumene kita cari info seluasnya,” tulisnya.

 

Baca Juga: Ini Kata Pendeta Gilbert Lumoindong Soal Ajaran Sesat di Tengah Gereja  

 

Selain itu Gilbert juga menegaskan jika dukungan PGI kepada KPK tersebut tidak mendapat dukungan dari pimpinan sinode gereja.

“PGI adalah Persekutuan Gereja2 di Indonesia, kawan, pernyataan PGI ttg dukungan bagi 51 karyawan KPK yg tdk lulus, seharusnya, mewakili Sinode2 yg ada, sayangnya 90% pimpinan Sinode menyatakan keberatan, dgn pernyataan sikap PGI tsb #fakta,” lanjutnya lagi.

PGI pun menyikapi beragam komentar tersebut dengan mengeluarkan klarifikasi dan membeberkan alasan mengapa lembaga Kristen ini mendukung isu pelemahan KPK.

Dalam pernyataan tersebut, PGI menegaskan jika dukungan terhadap KPK digerakkan dari sejarah panggilan dan kiprah PGI di Indonesia. Salah satunya bagaimana PGI memberikan dukungan penuh sejak awal pembentukan KPK sebagai wadah pemberantasan korupsi di Indonesia.

Selain itu, PGI juga menyampaikan jika kemerosotan KPK beberapa tahun belakangan ini perlu dipandang serius. Apalagi jika lembaga ini mendapatkan pembenahan dan menyeluruh, maka PGI akan mendukung sepenuhnya.

“Permintaan PGI kepada pemerintah patutlah dimaknai sebagai control public terhadap kebijakan yang diambil, hal mana harus dilakukan sebagai bentuk partisipasi gereja dalam gerak kebangsaan,” tulis PGI.

 

Baca Juga: Pesan Menohok Dari Pendeta Gilbert Lumoindong dan Menag ke Pendeta Jozeph Paul Zhang

 

Dengan pernyataan ini, PGI berharap berbagai pihak yang melayangkan kritikan dan komentar bisa memahami langkah yang mereka ambil. 

Untuk membaca pernyataan lengkap PGI silahkan Klik DI SINI.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami