Sudah Ada Dari Jaman Yesus, Ini 4 Alasan Kenapa Kita Perlu Tuliskan Kisah Perjalanan

Sudah Ada Dari Jaman Yesus, Ini 4 Alasan Kenapa Kita Perlu Tuliskan Kisah Perjalanan

Inta Official Writer
1157

Setiap perjalanan pasti punya kisahnya masing-masing. Baik kisah tersebut menyenangkan atau tidak, pasti pengalaman itu jadi penuh makna. Banyak konten yang tersaji di media online yang menceritakan kisah perjalanannya.

Buat sebagian orang, mereka memilih memotretnya untuk diposting ke Instagram, atau mengabadikannya lewat video dan mengunggahnya ke Youtube. Namun, tahukah kita kalau tulisan adalah kebiasaan orang-orang dari jaman Yesus dulu?

Dengan menulis, kita bisa membawa banyak orang untuk bisa mengalami perjalanan kita. Sekarang ini, coba deh lihat acara TV yang mulai banyak menampilkan beragam acara jalan-jalan. Alasannya adalah satu, yaitu perjalanan memang disukai oleh banyak orang.

Mulai dari makanan khas suatu tempat, pakaian adat, kebiasaan, hingga keindahan alam yang disuguhkan oleh tujuan wisata tertentu bisa dibungkus dengan tulisan. Berikut adalah 4 hal yang menjadikan kisah perjalan dalam tulisan harus dilakukan buat kita yang hobi jalan-jalan.

1. Tulisan mengikat kenangan selama perjalanan

Ingatan manusia pasti terbatas. Sebaik apa pun ingatan kita, paling tidak ada satu atau dua hal yang kita lupa dari sebuah perjalanan. Kalau kita memilih untuk mengabadikannya dengan jepretan kamera, pasti ada beberapa hal yang tidak bisa terekam dalam kamera.

Sebuah catatan perjalanan merupakan curahan isi hati sekaligus dokumentasi berbentuk tulisan. Setiap kisah yang kita goreskan melalui kaya-kata bisa menampung setiap inspirasi yang didapat selama perjalanan yang ditempuh.

2. Sebagai motivasi untuk melakukan perjalanan lagi

Setiap kenangan baik yang kita dapatkan dari perjalanan sering mengantarkan kita untuk kembali melakukannya lagi. Tentu saja cara ini sekaligus memotivasi kita untuk melakukan perjalanan lagi. Setiap tulisan yang kita buat bisa menjadi sebuah mimpi dan iman untuk bisa pergi melakukan perjalanan yang lebih jauh, dengan orang yang berbeda, dan pengalaman yang baru lagi.

 

Baca Juga: 7 Destinasi Di Jogja Yang Menarik dan Gratis! Cocok Banget Buat Anak Rantau

 

3. Membagikan pengalaman dan menuntun calon pejalan lewat kisah kita

Sekarang ini, sebelum orang melakukan perjalanan, mereka akan melakukan beberapa riset melalui media online. Tulisan kita yang telah dibagikan pada khalayak melalui media online bisa menjadi salah satu sumber informasi bagi mereka yang hendak melakukan perjalanan yang sama dengan kita.

Untuk itu, tidak cuma kisah yang dialami, kita juga bisa menuliskan tips atau saran seputar tempat tujuan yang disukai untuk para pembaca nantinya.

4. Jurnal bisa mengantarkan kita pada orang baru

Kalau kita memilih jaringan online untuk membagikan kisah, maka sama artinya kita telah membuka pintu para pejalan lain untuk berbagi. Kalau kita lihat kembali, ada banyak orang yang kemudian ketagihan menuliskan kisah perjalanan mereka melalui media online karena banyaknya orang yang menikmati tulisan mereka.

 

Baca Juga: Hindari Ribet Ketika Pergi Liburan. Jadi, Ikuti 7 Tips Persiapan Liburan Dibawah Ini!

 

Bahkan lewat tulisan, siapa tahu disinilah rejeki kita ditempatkan. Berawal dari sekedar hobi, lama-lama menjadi profesi, siapa yang tidak mau demikian?

Apakah ada diantara kita yang mulai tertarik untuk menuliskan kisah perjalanan? Yuk bagikan cerita perjalananmu melalui kolom komentar di bawah ini.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami