Sering Dibully Bikin Aku Gak Layak dan Pengen Mati Saja – Baja Tarigan

Sering Dibully Bikin Aku Gak Layak dan Pengen Mati Saja – Baja Tarigan

Lori Official Writer
1735

Sejak kecil saya bercita-cita ingin jadi pilot. Tapi karena saya punya masalah pendengaran dari kecil. Sehingga saya kesulitan untuk mendengar dengan baik. Bahkan waktu saya kelas 1 SD, saya tidak naik kelas. 

Saya sering diejek bahkan dari SD, SMP sampai SMA. Mereka sering memanggil saya ‘Bolot’ atau budek. Sehingga saya sering kali menjadi bahan ejekan dari teman-teman saya. Saya jadi suka bertanya, ‘Kenapa saya dipermainkan seperti ini? Kok rasanya dunia ini gak adil? Teman-teman yang lain kok bisa mendengar dengan normal, kok saya gak bisa mendengar dengan normal?’

Saya juga sering jadi bahan permainan sama teman-teman saya. Misalnya teman saya panggil saya dan mereka mulai mempermainkan saya. Saya pun semakin dijauhin sama teman-teman. Itu yang membuat saya semakin terpuruk, membuat saya jadi sendirian dan semakin kecewa sama Tuhan.

Saya marah sama Tuhan. ‘Buat apa lagi Tuhan saya hidup?’ Saya sudah seringkali berdoa dan berapa kali ikut KKR, kok seperti Tuhan kayaknya gak adil. Yang lain datang ke Tuhan punya masalah pendengaran disembuhkan oleh Tuhan. Tapi kok saya berdoa, punya masalah pendengaran, yak ok gak disembuhkan sama Tuhan. Saya semakin marah, apa ada sesuatu yang salah dengan saya?

 

Dijauhi Teman Bikin Baja Jadi Penyendiri

Jadi karena dijauhi teman, saya jadi lebih suka di rumah, mendingan menyendiri. Di situ ada banyak majalah kakak saya yang berisi gambar-gambar porno yang akhirnya membuat saya terjebak dalam pornografi.

Saya sebetulnya tahu kalau pornografi itu dosa. Tapi saya merasa ya gak papalah toh sampai sekarang saya masih tetap hidup, toh saya gak dikasihi sama Tuhan. Buktinya saya minta berdoa kesembuhan untuk telinga saya, sampai saat ini ya masih seperti itu. Jadi saya berpikir, ya sudah jalan saja terus. Toh itu (pornografi) yang membuat saya nyaman.

 

Baca Juga: Disakiti Bapak Buatku Pengen Habisi Nyawanya – Parningotan Manullang

 

Pilih Bunuh Diri Saja  

Lagi sendirian di rumah, saya sempat ambil pisau. Lebih baik saya mati, buat apalagi saya hidup?

Saya sudah mau potong tangan saya dan saya dalam keadaan menangis. Tapi tiba-tiba terdengar suara. Suara itu bilang bahwa ‘Aku mengasihi kamu. Sekalipun orang lain menolak kamu.’ Saya bingung, saya lihat-lihat ke samping itu siapa yang ngomong? Padahal saya lagi sendirian dan suara itu muncul lagi. ‘Aku mengasihi kamu. Aku mengasihi kamu.’ Dan setelah itu saya menangis dan saya minta ampun sama Tuhan.

Walaupun saat itu saya tidak jadi bunuh diri, tapi saya tetap masih ada kekecewaan juga sama Tuhan. Sampai kapan gue punya masalah pendengaran seperti ini?

Waktu saya ikut retret, saya mendengar kotbah dari Matius 7 : 21-23 yang mengatakan bahwa, “Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.” Jadi dia menceritakan bahwa sekalipun kita jadi orang Kristen tapi kita tidak hidup kudus, ya kita akan menerima hukuman kekal. 

Jadi waktu saya mendengar khotbah pendeta itu, saya merasa tertuduh, saya merasa takut. ‘Wah gawat nih saya sudah orang Kristen dan saya masih terlibat dalam pornografi dan itu membuat saya akhirnya ketakutan. Dan saya berpikir kalau saya begitu terus, saya akan masuk neraka. Saya akan menerima penghukuman.’

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA -->

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami