Sudahkah 4 Arah Iman Orang Percaya Ini Berfungsi Dalam Hidupmu?

Sudahkah 4 Arah Iman Orang Percaya Ini Berfungsi Dalam Hidupmu?

Admin Spiritual Official Writer
7136

Sebagai manusia sering kali kita merasa sebagai si mandul. Tetapi saat kita beriman kepada Tuhan dan mau bersorak-sorai memuji Tuhan dengan sepenuh hati, maka Tuhan akan membantu kita untuk memperbesar kapasitas kita untuk dapat menemukan jalan keluar dari masalah-masalah kita.

Sebagai orang percaya, kita diberi 4 arah iman. Sudahkah kita membuatnya berfungsi dalam hidup kita? Begini caranya.

1. Ke Atas : Milikilah Iman Kepada Tuhan

Yesus menjawab mereka: "Percayalah kepada Allah!" (Markus 11:22)

Karena pada waku kita percaya kepada Allah, maka Tuhan akan memperbesar kapasitasmu. Tetapi ketika kita ragu, maka kapasitasmu akan mengecil.

Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup. (Ibrani 10:39)

Iman adalah pilihan kita, iman adalah keputusan kita. Karena itu, tidak ada orang yang dapat memaksa kita untuk mempunyai iman. Tetapi Yohanes 20:25 mengatakan, berbahagialah orang yang tidak melihat tapi percaya. Oleh sebab itu, saat-saat sukar adalah saat yang tepat untuk membuktikan bahwa kita mempunyai iman kepada Tuhan yang baik.

Iman tidak membatasi Tuhan dan Tuhan tidak membatasi iman! Seringkali Tuhan meperbolehkan kesukaran terjadi dalam hidup kita, itu karena Tuhan ingin melatih kita. Karena itu, setiap manusia pasti mempunyai Goliat-nya sendiri dalam kehidupannya. Tuhan akan memperbesar kapasitas kita jika kita menghadapi ujian dengan sikap yang benar. Tuhan ingin kita dapat menghancurkan Goliat dalam hidup kita.

Hope of the glory of God. (Roma 5: 2)

2. Ke Bawah : Percayalah Pada Diri Kita Sendiri

Yesus mengatakan bahwa kita (orang percaya) adalah lebih dari pemenang. Jika Yesus saja percaya pada kita, tentunya kita juga harus percaya pada diri kita sendiri.

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Efesus 2:10)

Kita ini adalah buatan Allah yang diciptakan untuk pekerjaan baik. Cara pandang kita pada diri sendiri akan menentukan juga cara pandang kita pada kehidupan. Karena apapun yang kita lakukan akan memperkuat apa yang ada dalam hati kita. Oleh sebab itu, setan mencobai Yesus pada area gambar diri ini. Dalam hidup ini kita memerlukan rasa aman. Untuk merasa aman, kita harus tau siapa kita dalam Tuhan.

 

Baca Juga: Berada di Tahapan Manakah Kehidupan Kristen Anda?

 

3. Ke Samping: Percaya Pada Orang Lain

Yesus tetap percaya dan mengasihi setiap kita meskipun kita tidak sempurna.

Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. (Roma 5:8)

Jadi kita harus belajar untuk percaya kepada orang lain meskipun mereka punya kelemahan. Karena tidak seorang pun yang sempurna. Orang yang tidak percaya kepada orang lain akan gagal untuk memuridkan orang.

4. Ke Depan: Percaya Pada Masa Depan Kita

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena disitulah terpancar kehidupan. (Amsal 4:23)

Kita harus menjaga hati kita dengan kewaspadaan seperti seorang sipir penjara. Tingkat iman kita akan menentukan batas kehidupan kita. Karena tujuan hidup kita tergantung pada tingkat iman kita. Dengan Iman kita, kita bisa menjadi pembuat sejarah bagi orang-orang di sekitar kita.

 

Baca Juga: Tunjukkanlah Imanmu Dalam Perbuatan-perbuatanmu!

 

Seperti Lot, orang percaya seringkali juga lebih percaya pada apa yang dilihat mata dan bukan pada apa yang Tuhan katakan (Kejadian 13:10). Segala keputusan yang kita ambil harus kita tanggung. Jika kita memutuskan sesuatu yang bukan dari Tuhan, maka kita harus menanggungnya sendiri. Tetapi kalau visi itu dari Tuhan, maka Tuhan akan bekerja untuk membantu kita. Iman adalah tindakan bukan pikiran.

Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN. Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! - Yesaya 54:1-2

 


Kamu diberkati dengan artikel-artikel kami? Mari dukung kami untuk terus menghasilkan konten-konten terbaik di website ini dengan menjadi mitra Jawaban.com. 

Buat kamu yang tergerak untuk bergabung yuk.

 

DAFTAR DI SINI

Sumber : Pdt. Daniel P. M / gpdilc
Halaman :
1

Ikuti Kami