Mengungkap Kebenaran Gulungan Kitab Laut Mati

Mengungkap Kebenaran Gulungan Kitab Laut Mati

Budhi Marpaung Official Writer
4483

11 Tahun yang lalu, terdapat lebih dari 500 orang Kristiani berkumpul, Kamis pagi (11/3/2010) di gedung lantai 5 City Walk Sudirman, Jakarta. Mereka yang merupakan dari para pendeta, mahasiswa teologia, pelayan sepenuh di lembaga pelayanan atau gereja berada disana adalah untuk menghadiri Seminar Akademik Sola Scriptura ‘The Hidden Texts From The Dead Sea: Do We Have an Alternative Christianity?' yang dibawakan oleh Prof. Craig A.Evans, Ph.d.,D.Habil.

Berdasarkan pengamatan Jawaban.com yang turut hadir disana, acara ini sungguh direspon luar biasa karena para peserta tidak hanya datang dari Jakarta, tetapi juga datang dari ujung timur Indonesia.

Selain dari sisi jumlah yang sangat besar, interaksi antara pembicara dengan para peserta pada saat acara diskusi dapat dikatakan sangat baik. Pertanyaan-pertanyaan kritis yang dilontarkan oleh para peserta dijawab dengan sangat baik oleh Prof.Craig yang merupakan pakar teologia dalam bidang Sejarah Yesus, Gulungan Laut Mati, dan Latar Belakang Perjanjian Baru.

Salah satu pertanyaan yang cukup banyak dilontarkan dan ditulis para peserta Seminar saat itu adalah mengenai bagaimana sebenarnya umat Kristiani harus memandang Dead Sea Scrolls (DSS), Apakah DSS mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari Alkitab karena ditulis jauh sebelum alkitab disusun? Menjawab hal ini, profesor dari Acadia Divinity College tersebut menjawab tidak sama sekali.

"Walaupun DSS ditulis jauh sebelum Alkitab, bukan berarti posisinya lebih tinggi dari Alkitab atau lebih terpercaya. Justru dengan ditemukannya DSS, keyakinan mengenai apa yang ditulis di dalam Alkitab semakin kuat," ujarnya.

Acara seminar akademik ini diselenggarakan oleh berbagai lembaga Kristiani di Indonesia yakni Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Persekutan Gereja-gereja Tionghoa di Indonesia (PGTI), Persekutuan Kristen Antar Universitas (Perkantas), Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili di Indonesia (PGLII), dan Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta di Indonesia (PGPI).

 

Baca juga:

Fakta Alkitab: Jadi Penemuan Terbesar Dan Terpenting, Begini Naskah Laut Mati Ditemukan

Gulungan Kitab dan Mumi Ditemukan di Laut Mati, Yudea Dalam Operasi Arkeologi

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami