Dijuluki ‘Empowering People’, Demikian Ucapan Duka Dari Rekan Terdekat ke Raditya Oloan

Dijuluki ‘Empowering People’, Demikian Ucapan Duka Dari Rekan Terdekat ke Raditya Oloan

Lori Official Writer
1405

Bukan hanya itu, musisi Barry Likumahuwa juga mengaku kehilangan yang mendalam. Dia mengaku begitu terinspirasi dengan hatinya bagi generasi. 

Rest in Love pastorbro @radityaoloan, Thank you for all you’ve done, terimakasih hati lo untuk generasi bro, you are truly an inspiration and you’ll truly be missed,” ungkapnya.

Sementara pendiri Yayasan Tangan Pengharapan Henny Kristianus juga merasakan kehilangan yang mendalam karena Radit merupakan teman seperjuangan dalam menjangkau generasi muda beberapa tahun belakangan ini. Dia pun berdoa supaya penghiburan dari Tuhan ada atas keluarga besar, istri dan anak-anak Radit.

“Terima kasih untuk semua karya buat TUHAN dan sesama…khususnya buat anak-anak muda. Respect! Berasa kehilangan teman seperjuangan untuk generasi ini. Semoga kami semua yang masih di bumi ini, bisa hidup lebih bijaksana. Berdoa pemeliharaan dan penghiburan dari TUHAN untuk keluarga besar, istri dan anak-anakmu. Stay strong @joannaalexandra. Sampai ketemu lagi di Sorga!” tulis Henny.

Bukan hanya ini, ada ribuan kalimat perpisahan yang berisi kekaguman kepada sosok pria kelahiran 1984 itu. Bahkan tak sedikit anak muda yang mengaku hidupnya berubah berkat setiap khotbah dan pengajaran yang disampaikan oleh Radit.

 

Baca Juga: Raditya Oloan & Joanna Alexandra: Kami Tidak Mau Seperti Laut Mati

 

Namun tak ada yang jauh lebih kehilangan dibandingkan dengan keluarganya sendiri. Jika Joanna dan anggota keluarga lainnya masih enggan untuk membagikan kehilangan yang mereka rasakan saat ini. Tidak dengan putra kedua Radit, Zeraiah Moria. Lewat akun Instagramnya @zeraiahmoria, dia mengungkapkan kemarahan sekaligus kebahagiaan atas kepergian sang ayah.

Dady has gone through enough pain, he is now in peace with God. Things to be mad about: my dad is not there to encourage me, I can’t watch movies and anime with him, and I won’t be able to stay up at night watching movies with him. Things I should be happy about: my dad is in peace and no more pain, God is still in my side forever and ever (Daddy sudah pergi melalui cukup rasa sakit. Dia sekarang sudah tenang bersama Tuhan. Hal-hal yang membuat marah: Daddyku gak lagi di sini untuk menyemangati aku, aku gak bisa nonton film dan anime bareng lagi, dan aku gak lagi bisa nonton film sepanjang malam bareng dia. Hal-hal yang harusnya membahagiakan: daddyku sudah tenang dan gak lagi ada rasa sakit, Tuhan akan selamanya bersamaku.)” tulis Zeraiah.

Kehilangan ini dirasakan oleh semua umat Kristen di Indonesia, khususnya generasi muda saat ini. Meskipun berat, mari mengingat bahwa setiap kebaikan dan benih kebenaran yang sudah ditaburkan oleh Radit akan terus tumbuh dan menghasilkan buahnya. Saat Tuhan mengambil, itu artinya tugas pelayanannya di dunia sudah selesai.

Bagi kita yang masih diberikan kesempatan hidup saat ini, mari meneladani dan menghidupi warisan iman yang sudah ditabur oleh Radit selama ini. Mari semakin mencintai Tuhan dan sesama secara utuh dan asli, sebagaimana Radit menghidupi hal itu semasa hidupnya.

 

"Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman." - 2 Timotius 4: 7

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami