Ketika Gereja Menyakitimu, Sembuhlah Dengan Ini

Ketika Gereja Menyakitimu, Sembuhlah Dengan Ini

Claudia Jessica Official Writer
349

Apakah kamu pernah mendapati orang yang terhilang dari gerejamu? Mungkin teman dia adalah teman dekatmu, mungkin jemaat di gerejamu, bahkan mungkin kamu sendiri yang memilih untuk pergi meninggalkan gereja.

Pengalaman yang menyakitkan, kesalahpahaman hingga pelecehan adalah hal nyata yang mungkin saja terjadi dalam lingkungan gereja. Kamu harus tahu bahwa ketika kamu bergumul dengan masalah seperti ini, hati Tuhan sedang hancur.

Jika kamu bergumul dengan rasa sakit akibat tindakan seorang pemimpin gereja, atau sesama anggota gereja, alangkah baiknya untuk mengingat bahwa kamu tidak sendirian menghadapi masalah ini. Yesus ingin membantu kamu untuk sembuh.

Sekalipun kamu tidak dapat menghapus ingatan buruk yang kamu alami, kamu bisa memilih untuk tidak membiarkannya mengekang dirimu. Kamu dapat menerima kesembuhan dan mengalami berkat menjadi bagian dari keluarga gereja yang sehat sekali lagi.

Musuh ingin kamu terjebak dalam rasa sakit dan menyerah pada gereja, namun Tuhan ingin memberimu pemulihan dan penyembuhan. Cobalah beberapa cara berikut untuk menerima kesembuhan emosional yang Tuhan ingin berikan dalam hidupmu:

 

1. Terimalah perasaanmu, dan ampuni dengan kekuatan dari Tuhan

Dalam proses penyembuhan, salah satu hal terbesar yang dapat dilakukan adalah memilih untuk mengampuni. Langkah pertama untuk mengampuni adalah dengan mengetahui bahwa perasaanmu sepenuhnya valid.

Jika gereja menyakitimu dengan kemunafikan, legalisme, pengkhianatan, dan lainnya, hal tersebut bukanlah rencana Tuhan. HatiNya hancur bersama denganmu. Namun kamu tidak harus menahan rasa sakit ini. Ada hal supernatural untuk melepaskan rasa sakit. Syukurlah Tuhan ingin dan berharap kita untuk mengandalkan bantuan-Nya.

Markus 11: 25 “Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

Dalam ayat ini Yesus mendorong pengampunan dalam hal berdoa. Ketika kita sanggup mengampuni ketika daging mengatakan tidak, itu berasal dari kekuatan ketika kita berada dalam persekutuan dengan Tuhan melalui doa. Kita yakin bahwa Dia akan menjawab dan memberikan ketika kita percaya dan berdoa untuk ini. (Ayat 24)

Jika kamu bergumul dengan pengampunan, berdoalah agar Tuhan membantu kamu untuk mengampuni. Ketika kita mengungkapkan keinginan untuk melakukan apa yang Dia inginkan, Dia akan memberi kita kemampuan untuk melakukannya.

Memilih untuk mengampuni adalah kesempatan untuk menjadi seperti Kristus dan mempengaruhi orang-orang di sekitar secara positif.

 

 

Sumber : crosswalk.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami