Haruskah Orang Kristen Memberi Perpuluhan?

Haruskah Orang Kristen Memberi Perpuluhan?

Claudia Jessica Official Writer
      654

Maleakhi 3: 10

“Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.”

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 121; 1 Korintus 10; 1 Samuel 8-9

Seperti kebanyakan orang Kristen lainnya, saya tidak pandai dalam memberikan persepuluhan. Saya mencoba untuk memberikannya dengan gembira dan kemurahan hati, namun saya tidak pernah konsisten dengan pemberian saya. Sesekali saya akan memberikan persembahan untuk tujuan yang baik seperti mendukung perjalanan misi, namun untuk 10% dari penghasilan saya, biasanya saya hanya memberikan sebanyak yang ada di dompet saya, tidak sampai 10%. Saya pikir persepuluhan itu tidak penting. Lalu saya belajar tentang Todd Stiefel.

Todd Stiefel, salah satu kekuatan utama dibalik gerakan ateis modern. Organisasinya, Stiefel Freethought Foundation berada di belakang mayoritas kampanye atheis seperti billboard (baliho) yang mencolok, aksi unjuk rasa, dan upaya pembuatan berita lainnya.

Menurut CNN, Stiefel sudah mengeluarkan lebih dari 3,5 juta dolar dari kekayaannya sendiri untuk proyek-proyek ini. Ketika ditanya mengapa dia mau memberikan begitu banyak untuk membantu mendanai upaya ini, Stiefel menjawab, “Saya ingin mencoba membantu dunia. Saya ingin memberi kembali dan sepertinya ini cara paling produktif untuk membantu umat manusia.”

Saya merasa merinding membacanya. Seorang pria yang tidak percaya Tuhan, dengan sungguh-sungguh percaya bahwa memberi kekayaannya untuk mendukung proyek seperti di atas adalah cara terbaik untuk membantu umat manusia. Yang lebih buruknya lagi adalah, ia adalah seorang pria yang mampu memberi dengan lebih baik atas apa yang ia percayai dibanding dengan yang saya lakukan selama bertahun-tahun sebagai orang Kristen. Tuhan memerintahkan saya untuk memberi dengan gembira, namun kemurahan hati saya dikalahkan oleh seorang ateis.

Penting bagi orang Kristen untuk memahami bahwa persepuluhan adalah bagian penting dari iman kita. Kisah ini mengajar kita untuk tidak menaruh iman kita pada keuntungan finansial, namun kita bisa membantu gereja, mendukung para pemimpinnya dengan memberi. Selain itu, memberi juga membantu kita tetap rendah hati di hadapan Allah.

Dia tidak memerintahkan persepuluhan untuk merampok kekayaan kita, Dia memerintahkan agar gereja dapat saling menyediakan saat dibutuhkan. Ingat Amsal 11: 24 mengatakan, “Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.”

 

Hak cipta oleh Ryan Duncan, disadurkan dari crosswalk.com.


Kamu diberkati dengan renungan harian kami? Jika kamu rindu supaya orang lain juga diberkati sepertimu, mari dukung kami untuk terus menjangkau melalui konten-konten yang kami sediakan lewat pelayanan media kami.

Kamu bisa menjadi mitra Jawaban.com dengan berdonasi 50 ribu setiap bulannya bersama kami. Kabar baiknya, bagi kamu yang berdonasi sebesar 250 ribu setiap bulannya akan mendapatkan bonus satu buah kaos Polo. Jadi, buat kamu yang tergerak untuk bergabung yuk DAFTAR DI SINI.

 

Ikuti Kami