Sempat Tinggalkan Tuhan, Sahabat 24 Malah Bawa Graciela Sidelia Kembali

Sempat Tinggalkan Tuhan, Sahabat 24 Malah Bawa Graciela Sidelia Kembali

Lori Official Writer
357

Jalan-jalan hidup setiap orang gak ada yang tahu. Graciela Sidelia sendiri gak pernah tahu apa yang akan dihadapi di usianya yang masih belia.

Tiga dari empat bersaudara ini selalu bermimpi untuk bisa kuliah setelah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). Tapi apa daya, kondisi ekonomi keluarga jadi penghambat Grace meraih mimpi tersebut.

Selepas lulus SMA di tahun 2018 silam, Grace memutuskan untuk membantu ekonomi keluarga yang hanya ditopang oleh sang mama setelah papanya meninggal dunia.

Penghasilan sang mama sebagai seorang cleaning service tentu saja tidak cukup memenuhi kebutuhan keluarga. Kondisi inilah yang memaksa Grace untuk bekerja dan melupakan keinginannya kuliah.

Sebenarnya, selama duduk di bangku SMA Grace sudah menjalani part time dengan tujuan untuk mengumpulkan biaya untuk kuliahnya nanti. 

Sayangnya, keadaan tidak sesuai dengan harapannya. Setiap penghasilannya habis begitu saja terpakai untuk biaya sekolah adiknya yang bertepatan ketika dia lulus SMA, adiknya harus lanjut sekolah ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Mirisnya, biaya sekolah yang belum lunas terpaksa ditutupi oleh sang mama lewat pinjaman dari bank. Akibat pinjaman ini pun, mereka harus menanggung biaya tagihan setiap bulannya. 

Karena penghasilan mereka yang pas-pasan, tagihan tersebut terus menunggak. Sampai akhirnya tak sekali dua kali sang mama berhadapan dengan debt collector

 

Kecewa Sama Tuhan

Bukan saja harus merelakan mimpinya untuk kuliah, tapi Grace juga harus mengambil tanggung jawab menutupi kebutuhan keluarga setiap bulannya.

Kondisi hidupnya yang sulit pun sempat membuat Grace kecewa sama Tuhan. Dia merasa bahwa Tuhan sama sekali tidak peduli dengan hidupnya, terlebih karena dia aktif melayani Tuhan. 

Grace pun meninggalkan Tuhan selama beberapa bulan. Dia mulai kompromi dengan situasi dan membiarkan dirinya bergaul dengan teman-teman yang memberi dampak negatif, seperti pergi ke klub malam, mabuk-mabukan dan pacaran tidak sehat sampai hampir melakukan hubungan di luar nikah.

 

Sadar Setelah Pandemi Covid-19

Siapa sangka pandemi Covid-19 justru jadi titik balik bagi Grace untuk menyadari bahwa selama ini dia sudah meninggalkan Tuhan. Dengan kesadaran itu, dia memilih berubah dan meninggalkan kebiasaannya.

Niat Grace untuk berubah semakin kuat. Sampai suatu malam, dia menyaksikan tayangan Solusi di SCTV yang kala itu menampilkan kisah lesbian yang di pulihkan oleh Tuhan.

Dalam benak Grace, muncul sebuah pemikiran bahwa kalau lesbian saja bisa dipulihkan maka dia juga bisa pulih. Tekad inilah yang mendorong Grace untuk menghubungi tim konseling Sahabat 24 pada 2 Oktober 2020. 

Dengan terbuka, Grace menyampaikan semua persoalan hidupnya kepada tim konseling saat itu. Dan saat di layani Grace berpikir kalau rupanya masih ada orang yang mau mendengarkan curahan hatinya sekalipun mereka tidak saling kenal. 

Setelah momen itu, tim konseling kembali menghubungi Grace pada 15 Februari 2021. Kondisinya rupanya kurang baik karena dia sudah gak bekerja selama tiga bulan.

Tim konselor pun memilih untuk mendoakan dia saat itu. Setelah berdoa, luar biasanya di malam harinya Grace mendapat kabar baik kalau dia diterima kerja tetap di sebuah perusahaan dengan gaji dan jenjang karir yang lebih baik. 

Apa yang dialami Grace membuatnya begitu bersyukur kepada Tuhan. Terlebih kepada tim konseling Sahabat 24 yang sudah mau jadi temannya berbagi persoalan hidup dan berdoa buat dia. 

Walaupun saat ini Grace masih belum bisa lanjut kuliah, namun dia sudah berbesar hati untuk menjalani keadaan hidupnya saat ini. Dia juga memilih berdamai dengan Tuhan karena dia menyadari bahwa berkat Tuhan itu tidak hanya melalui pendidikan yang bisa dia dapatkan. Dia sudah cukup bersyukur atas berkat tak terkira dari Tuhan di masa pandemi ini.

Saat ini Grace juga berusaha memakai hidupnya jadi berkat bagi orang lain. Dia pun kerap kali mengingatkan teman-temannya untuk meninggalkan dunia malam dan hidup secara normal. 

Dia juga tetap berharap suatu saat nanti Tuhan akan membukakan jalan kesempatan baginya untuk melanjutkan kuliah.

Sumber : Sahabat 24
Halaman :
1

Ikuti Kami