Anak Umur 8 Tahun Lakukan Hal Tak Terduga Berkat Superbook

Anak Umur 8 Tahun Lakukan Hal Tak Terduga Berkat Superbook

Claudia Jessica Official Writer
791

Blesstian, seorang anak yang sangat menyukai Superbook menjadikan setiap tayangan yang ia tonton sebagai pelajaran hidupnya. Bagaimana tidak? Blesstian yang digigit oleh anak dengan keterbelakangan, lebih memilih untuk mengasihi daripada melaporkan anak tersebut kepada guru sekolahnya.

Bagaimana bisa? Simak artikel ini sampai selesai!

Siapa sangka di tengah banyaknya anak-anak yang “gila” gadget, seorang anak bernama Joshua Blesstian Miracle Notowidjojo justru mampu mengatur waktunya dengan bijak. Anak berusia 8 tahun ini mengerti kapan waktunya belajar, bermain, hingga membaca Alkitab sekalipun orang tuanya memberikan akses bermain ponsel dengan bebas kepada Bless.

Rupanya kepribadian Bless ini tidak jauh dari didikan yang diajarkan oleh orang tuanya. Sejak masih kecil, Bless telah diajarkan mengenai Tuhan. Orang tua Bless membelikan Alkitab bergambar untuk menarik perhatian anaknya, dan mereka juga membacakan isi Alkitab kepada Bless. Bless yang bertumbuh semakin besar diajarkan untuk membaca Alkitab sendiri.

Pada tanggal 15 Maret 2021, Bless mengirimkan pesan yang mengatakan kalau dia sangat menyukai tayangan Superbook. Karena Superbook, Bless jadi semakin rajin membaca Alkitab. Mama Bless pun mengatakan saking sukanya dengan Superbook, Bless selalu menonton tayangan Superbook setiap hari, sekalipun sebelum tidur.

 

Baca juga: Rela Mencuri Supaya Opa Oma dan Adik Bisa Makan, Ini Kisah Yoga

 

Bless yang gemar membaca Alkitab tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati dan sangat peduli kepada orang lain.

Di sekolah, Bless memiliki seorang teman yang bernama Ken. Ken merupakan anak yang memiliki keterbatasan dalam perkembangannya. Bahkan hingga usianya yang ke 8, Ken masih belum bisa berbicara dengan lancar. Suatu hari, Ken menggigit lengan Bless. Mengetahui hal tersebut, mama Bless berpesan agar anaknya melaporkan kalau Ken menggigit tangannya. Namun, Bless tidak mau melaporkan Ken kepada gurunya padahal Ken sudah menggigit Bless tiga kali.

Penasaran kenapa anaknya tidak mau melaporkan insiden tersebut, Mama Bless akhirnya bertanya kepada Bless dan mendapatkan jawaban yang mengejutkan. Bless menjelaskan kepada mamanya bahwa Ken tidak tahu bagaimana rasa sakit ketika digigit.

Akhirnya, mama Bless memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada guru Bless. Kali ini mama Bless kembali dikejutkan dengan fakta lainnya. Gurunya mengaku bahwa tidak ada anak yang mau berteman dengan Ken karena ia lebih lambat dari mereka semua. Namun Bless menunjukkan sikap yang berbeda. Dengan kasih, Bless mau berteman dengan Ken dan menerima setiap kekurangan yang dimiliki oleh Ken.

Anak-anak seperti Blesstian adalah generasi penerus bangsa yang perlu dididik agar mampu menjadi pemimpin yang diurapi Tuhan. Dukung pelayanan CBN dalam memuridkan anak-anak Indonesia menjadi pemimpin yang takut akan Tuhan.

Dengan menjadi mitra CBN, artinya Anda telah ikut serta dalam memuridkan jutaan anak di Indonesia. Donasi sekarang untuk mulai membangun generasi anak yang mengasihi Tuhan, mencintai Firman Tuhan, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. Klik di sini.

 

Baca juga: Tantangan Super Paskah Membuat Ardian Bisa Mengampuni Mamanya

 

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami