Tuhan Itu Kasih dan Pengampun, Yuk Belajar Dari Pertobatan Daud Lewat Mazmur 51

Tuhan Itu Kasih dan Pengampun, Yuk Belajar Dari Pertobatan Daud Lewat Mazmur 51

Lori Official Writer
665

Mazmur 51 adalah doa pengakuan dosa atau pertobatan terbesar yang dilakukan di sepanjang Alkitab. Ini adalah doa pengakuan dosa yang dilakukan oleh Daud dan doa ini sangat membantu kamu yang sedang mencari pengampunan atas semua hal yang kamu lakukan dan sesali dalam hidup.

Dari Mazmur 51,  kita bisa belajar dari Daud soal tahapan meminta pengampunan dari Tuhan.

1# Bertobat

Kata 'bertobat' berarti lebih dari mengubah pikiran atau mindset biasa. Tapi bertobat adalah perubahan pikiran yang dilakukan oleh pekerjaan Roh Kudus.

"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Korintus 5: 17)

Menurut ayat ini, kita bisa memahami kalau bertobat itu tidak bisa kita lakukan sendirian atau dengan usaha kita. Selama kita hidup, Tuhan kasih kita kesempatan untuk bertobat setiap hari setiap kali kita melanggar kebenaran Tuhan. Tapi setelah meninggal, kita tidak akan bisa melakukannya (Efesus 2: 1-2).

"...sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar..." (2 Timotius 2: 24)

Seorang wanita bernama Lidya pada akhirnya bertobat bukan karena Paulus atau penginjil lain. Tapi dia mengalami pertobatan karena Tuhan sendiri membukakan hati Lidya untuk mendengar dan menerima perkataan Paulus.

Tuhan memakai Paulus sebagai alat untuk membuka hatinya dan saat Tuhan membukanya, orang itu secara natural akan memiliki dorongan untuk meminta pengampunan dan bertobat atas dosanya.

Tanpa Roh Kudus, seseorang tidak akan mengalami pertobatan sejati. Mereka yang tidak mengalami pertobatan sejati, hanya akan jatuh ke dalam kesedihan yang  berujung pada kematian (2 Korintus 7: 10).

Kenapa? Karena itu bukan pertobatan sejati dan Yesus berkata injil bicara tentang pertobatan dan iman (Markus 1: 15).

 

2# Penyucian

Banyak ahli kitab meyakini bahwa butuh waktu sekitar satu tahun buat Daud untuk mengalami pertobatan dari kejahatan perencaan pembunuhan terhadap Uria. Hal itu mungkin tak akan pernah terjadi jika Tuhan tidak mengirim nabi Natan untuk menegur Daud. Saat bertemu dengan Daud, nabi Natan menyampaikan segala pelanggaran yang dilakukan Daud dan hal itu yang membuat dia bertobat.

"Engkaulah orang itu! Beginilah firman Tuhan, Allah Israel: Akulah yang mengurapi engkau menjadi raja atas Israel dan Akulah yang melepaskan engkau dari tangan Saul. " (2 Samuel 12: 7) Inilah alasan kenapa Daud berseru, "Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!" (Mazmur 51:2).

Sama seperti Daud, Tuhan juga akan melakukan hal serupa bagi mereka yang meminta untuk dibersihkan atau disucikan dari pelanggarannya.

Sumur belas kasihan dan kasih karunia-Nya gak akan pernah kering.

 

Baca Juga: Fakta Alkitab : Mengenal Berbagai Alat Musik Dalam Alkitab, Yang Ini Favoritnya Daud Loh

 

3# Beriman

Pernah gak sih kamu setelah melakukan sesuatu, tiba-tiba ada perasaan yang seolah bicara kalau kamu salah dan kamu jelas-jelas berdosa?

Setelah dibersihkan dari dosa, di Mazmur 51: 3 Daud berkata, "Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku."

Saat menggumuli dosanya, Daud selalu merasa gelisah dan bertanya-tanya tentang dosanya.

Saat mengalami hal ini, iman kita kepada Tuhan akan mulai muncul. Melalui Roh Kudus, Tuhan mengingatkan akan dosa-dosa Daud dan bertobat.

 

4# Jadi ciptaan yang baru

Sebagai manusia, kita mengalami dua kelahiran yaitu kelahiran biologis dan kelahiran  spiritual melalui Kristus.

Daud sendiri menyadari kalau dia bukanlah tipikal orang yang menyimoang dari kebenaran firman Tuhan.

Karena itulah Dia berseru, "Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh! " (Mazmur 51: 10)

Sama seperti Daud, Tuhan juga menciptakan hati yang baru di dalam kita, hati dari daging dan bukan batu. Tuhan menempatkan roh yang benar yaitu Roh Kudus.

Roh Kuduslah yang membuka hati kita untuk berbuat baik. Roh Kudus mendorong kita untuk mengaku dosa-dosa kita dan bertobat.

Daud berkata, "Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela!" (Mazmur 51: 12)

Jadi kita bisa lihat kalau Daud tahu Tuhan itu bisa menciptakan 'hati yang bersih' dan memperbaharuinya dengan Roh Kudus.

Bukan karena keselamatannya dipulihkan atau dia kehilangan keselamatan dan berdoa supaya menerimanya kembali. Keselamatan itu sama sekali tidak hilang, yang hilang adalah sukacita-nya karena dosa telah merenggutnya.

Orang Kristen yang hidup dalam dosa akan menghadapi jalan yang sulit dan berbatu dalam hidupnya. Dosalah yang membuat kita harus menanggungnya.

 

Baca Juga: [VIDEO] #FaktaAlkitab: Batsyeba, Wanita yang Berzina Dengan Raja Daud

 

5# Pengorbanan

Tuhan gak pernah tertarik sama pengorbanan pribadi kita (Mazmur 51: 16). Karena Tuhan sendiri berkenan pada pengorbanan pujian, hati yang hancur, dan kerendahan hati.

Seperti disampaikan Daud dalam Mazmur 51: 17), "Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah."

Tuhan senang dengan puluhan ribu domba, tapi Dia lebih berkenan kepada korban akan jiwa yang hancur dan kerendahan hati.

Jadi Tuhan gak bisa memperbaiki apa yang tidak rusak. Jadi jujurlah dengan hati kita.

 

Kesimpulan

Kalau kamu hidup dalam Kristus, kamu terhindar dari murka Allah. Itu alasan kenapa kita harus berdoa supaya kita selalu menaruh iman kepada Yesus Kristus, sang juruslamat. Ini adalah hari terbaik untuk mengakui Yesus sebagai Juruslamatmu. Karena waktu yang kita punya adalah milik Kristus. Jadi jangan tunggu sampai kamu sudah mati. Sebab gak ada lagi proses pertobatan saat kita sudah mati. Jadi, bukalah hatimu dan dengarkan Roh Kudus berbicara dalam dirimu. Biarkan Roh Kudus bekerja sehingga Tuhan memberimu perubahan pikiran dan hati sepenuhnya.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami