Susah Payah Tidak Akan Menambahinya?

Susah Payah Tidak Akan Menambahinya?

Lori Official Writer
274

"Berkat Tuhan lah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya". (Amsal 10:22).

 

Ayat ini adalah sebuah ayat yang sering kita dengar, namun ketika kita membaca ayat ini kita seringkali berpikir bahwa berkat Tuhanlah yang menjadikan seseorang kaya dan tidak ada usaha yang kita bisa lakukan untuk mencapainya. Di dalam ayat ini sangat jelas sekali bawah jerih payah seseorang tidak dapat menjadikan orang itu menjadi kaya. Apakah benar jika seseorang yang sukses dan dan berhasil di dalam keuangan semuanya itu tu hanya berasal dari Tuhan sendiri? Dan tidak ada usaha yang dapat menambahinya?

 

Marilah kita belajar fakta Alkitab mengenai ayat ini. 

Saat saya sedang kuliah Teologia di sebuah sekolah di Amerika, saya menemukan bahwa ayat ini tidak memiliki makna seperti yang kebanyakan di percayai oleh sebagian besar orang Indonesia.  Di dalam terjemahan bahasa Inggris dengan berbagai terjemahan yang ada, ayat ini diterjemahkan dari dalam bahasa Ibrani ke Bahasa Inggris menjadi: 

The blessing of the Lord brings wealth, without painful toil for it.  (NIV)

The blessing of the Lord makes one rich, And He adds no sorrow with it. (NKJV)

It is the blessing of the Lord that makes rich,And He adds no sorrow to it. (NASB)

Jika kita melihat di dalam berbagai terjemahan ada kata ”He adds no trouble to it”, yang artinya Tuhan tidak menambahkan kesusahan di dalamnya.  Tentu kita ingin melihat di dalam bahasa Ibrani יֹוסִ֖ף (Yovsif) dapat diartikan menjadi: menambahkan, dapat diartikan bahwa Ia(Tuhan) tidak menambahkan kesusahan di dalam pemberianNya. 

Bahasa Ibrani yang dipakai dalam ayat ini di dalam mendeskripsikan kesusahan adalah state yang artinya nya: עֶ֣צֶב ( e·tzev), a hurt, pain, sorrow, toil.  Kesakitan, beban berat, kesengsaraan, susah payah. Maukah anda menjadi kaya tetapi juga bertambah susah payahnya? Seseorang mungkin dapat menjadi kaya namun jika banyak sekali masalah yang ditimbulkan oleh kekayaannya itu apakah gunanya? jika seseorang menjadi kaya namun orang tersebut tidak bisa menikmati kekayaannya itu, apakah artinya? 

Seperti apakah Berkat yang bukan berasal dari Tuhan?

Kita sering mendengar cerita bahwa ada orang yang pergi ke dukun atau pergi ke tempat-tempat tertentu untuk meminta kekayaan kepada ada kuasa selain daripada Allah sendiri. tentu kita juga mendengar bawah pada akhirnya ada tumbal yang harus dibayar oleh orang yang meminta kekayaan tersebut.   Mungkin orang tersebut menjadi kaya tetapi ada tumbal yang harus ia bayar di dalam kehidupannya sehingga pada akhirnya dia sama sekali tidak bisa menikmati kekayaan itu.  Apakah kita mau mendapat kekayaan tetapi juga mendapatkan kesusahan yang besar sehingga kita sama sekali tidak bisa menikmati kekayaan yang kita dapatkan?

 

Jika melihat pada fakta Alkitab maka Ayat ini dapat diartikan sebagai berikut:

Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya dan berkat tersebut tidak disertai dengan kesengsaraan/susah payah.

Atau

Berkat Tuhanlah yang menjadi kaya dan Ia (Tuhan) tidak menambahkan kesengsaraan di dalam berkat tersebut.

Jadi Kesimpulannya adalah Tuhanlah yang memberikan Berkat dan menjadikan seseorang kaya, namun di dalam pemberian tersebut, Tuhan tidak menambahkan kesengsaraan/kesusah-payahan di dalam berkat tersebut. 

Semoga anda diberkati dengan Fakta Alkitab kali ini.  Kami ingin mendengar komentar anda?  Email ke: [email protected]

 

Ditulis oleh kontributor Jawaban.com by Philip Gunawan, MBA, MA, M.Div

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami