Bukan Pensiun, Ini Alasan Brian Houston Ingin Gereja Hillsong dipimpin Oleh Generasi Muda

Bukan Pensiun, Ini Alasan Brian Houston Ingin Gereja Hillsong dipimpin Oleh Generasi Muda

Claudia Jessica Official Writer
379

Mengutip pertumbuhan cepat denominasi dan keinginan untuk memberi kesempatan bagi pemimpin generasi muda dan struktur organisasi yang lebih efektif, Pendeta Senior Global Gereja Hillsong Brian Houston mengumumkan bahwa dia dan istrinya, Bobbie, telah memutuskan untuk beralih dari peran kepemimpinan mereka.

Gary dan Cathy Clarke, pendeta utama di Gereja Hillsong London, akan beralih ke peran yang lebih global di gereja. YouTube / Gereja Hillsong

Gary dan Cathy Clarke, pendeta utama di Gereja Hillsong London, yang juga bertanggung jawab atas sebagian besar pertumbuhan denominasi di Eropa, diumumkan sebagai pemimpin yang akan mengambil alih manajemen global gereja selama dua tahun ke depan.

“Saya telah mencari banyak jiwa dan berdoa serta memikirkan tentang masa depan dan jalan ke depan, seperti apa kehidupan gereja yang bergerak maju. Bagi Bobbie dan saya, bergerak maju dan saya kira kami telah berkembang begitu pesat seacara global. Ini adalah saat yang benar-benar jelas bahwa kami perlu menempatkan lebih banyak struktur ke dalam pekerjaan kami secara global,” jelas Houston pada kebaktian Minggu Visi tahunan gereja di Hills Convention Centre, Sydney, Australia.

Houston mendirikan gereja bersama istrinya sejak 38 tahun lalu mengatakan, “hampir tidak mungkin” bagi mereka untuk mengelola seluruh pekerjaan itu sendiri.

“Kami benar-benar berada pada titik di mana hampir tidak mungkin, tidak bisa melanjutkan bagi kami untuk memimpin semua yang kami pimpin saat ini dan saya ingin kami dapat berbagi beban itu dan dalam beberapa tahun ke depan menuju ke gereja yang akan bertambah menjadi 40 gereja di sini,” kata Houston.

“Saya ingin menempatkan para pemimpin yang lebih muda. Pemimpin yang lebih muda di Australia dan pemimpin yang lebih muda di seluruh dunia,” sambungnya.

Sembari menunggu transisi kepemimpinan baru, Houston dan istrinya mengatakan bahwa mereka tidak kemana-mana dan tidak pensiun. Mereka ingin melakukan lebih banyak hal di musim berikutnya dalam hidup mereka.

“Kami sedang menuju usia 70-an. Saya berusia 67 minggu ini dan pada usia 70-an ada banyak hal di hati kami. Hal apa yang akan kami lakukan, apa yang ingin kami lakukan, itulah cara saya melihat masa depan. Jadi saya tidak akan meluangkan waktu untuk ini atau apa pun seperti itu. Kami pasti tidak akan pensiun,” katanya.

“Kami tetap di sini, tapi saya pikir ini musim yang tepat untuk melihat musim yang baru.”

Pengumuman ini terbit setelah serangkaian skandal seks dan keuangan mencuat pada beberapa bulan terakhir ini. Bahkan gereja yang berada di Australia juga menghadapi skandal lokal.

Hillsong sempat menerima keluhan tentang skandal seksual antara staf dan sukarelawan di Hillsong NYC, yang menyebabkan pemecatan pendeta utama, Carl Lentz serta tudingan tentang penyalahgunaan keuangan gereja oleh beberapa pendeta di bawahnya.


Baca juga:

Dipecat Dari Hillsong Church, Pendeta Carl Lentz Akui Lakukan Kesalahan Ini

Brian Houston Bantah Tudingan Adanya Skandal Keuangan Perpuluhan di Gereja Hillsong

Sumber : christianpost

Ikuti Kami