3 Cara Rayakan Tahun Baru Imlek Bareng Keluarga Sebagai Ucapan Syukur

3 Cara Rayakan Tahun Baru Imlek Bareng Keluarga Sebagai Ucapan Syukur

Lori Official Writer
292

Bagi kaum Tionghoa, Tahun Baru Imlek adalah momen terpenting dalam kalender China. 

Awal tahun ini menjadi lambang dari memulai hidup dengan harapan baru akan kebahagiaan dan kemakmuran. Momen ini juga merupakan waktu terbaik untuk memperkuat ikatan silaturahkan dengan keluarga dan teman-teman, baik dengan merayakannya lewat makan bersama atau mengunjungi sanak saudara.

Tak terkecuali seperti orang Tionghoa lainnya, orang Kristen peranakan juga masih menjunjung tradisi perayaan Imlek ini sebagai bentuk identitas etnis mereka. Walaupun pada dasarnya perayaan ini identik dengan tradisi penghormatan kepada dewa kepercayaan keturunan Tionghoa asli. Tapi bagi mereka yang sudah menjadi Kristen sendiri mencoba untuk merayakannya dengan cara yang lebih menghormati Tuhan.

Banyak orang Kristen Tionghoa yang mulai mengadaptasi kepercayaan leluhur mereka dengan menggantikan simbol-simbol yang digunakan di Tahun Baru Imlek dengan interpretasi Alkitab. Seperti contohnya:

1. Tradisi membersihkan rumah. Tradisi ini dijadikan sebagai simbol dari evaluasi kehidupan di dalam komitmen sebagai pengikut Kristus.

2. Gantungan karakter. Orang Tionghoa biasanya akan menggantungkan karakter shio yang menguntungkan di ambang pintu saat Tahun Baru Imlek. Namun tradisi ini diubah oleh orang Kristen dengan memilih menaruh pesan-pesan injil yang membangun dan menyemangati. Sehingga fokusnya tetap kepada ucapan syukur dan doa kepada Tuhan.

3. Pakaian Baru. Mengenakan pakaian baru di Tahun Baru Imlek telah diubah menjadi bentuk ucapan syukur atas penyediaan Tuhan sepanjang tahun.

4. Perayaan Pesta. Biasanya Tahun Baru Imlek identik dengan pesta meriah. Namun sebagai orang percaya, biasanya pesta perayaan Imlek ini akan dibuat dengan lebih sederhana. Misalnya hanya mengundang kerabat terdekat dan merayakannya dengan makan dan minum secukupnya.

5. Menyembah leluhur berubah menjadi penyembahan kepada Tuhan. Orang Tionghoa biasanya akan menyembah leluhur saat perayaan Imlek. Kini tradisi itu sudah mulai ditinggalkan oleh orang-orang Kristen. 

Bagaimanapun tradisi Imlek memang telah bercampur dengan agama. Namun bukan berarti kaum Tionghoa Kristen tidak bisa merayakannya dengan sukacita bersama seluruh keluarga dekat. 

 

Baca Juga: Ini yang Perlu Kamu Tahu Soal Uniknya Tradisi Imlek Keluarga Tionghoa

 

Dan biar lebih meriah, ada banyak hal yang bisa dilakukan selama perayaan ini, diantaranya:

1. Kumpul keluarga dengan busana yang sudah dipilih. Sepakati lebih dulu, busana bagaimana yang harus dikenakan oleh semua anggota keluarga. Biasanya, Imlek identik dengan busana merah. Jadi pastikan semua anggota keluarga mengenakan busana bercorak merah.

2. Makan dan bermain bersama. Imlek adalah momen untuk berkumpul dengan orang-orang terkasih. Jadi gak ada salahnya untuk mempersiapkan acara makan bersama di malam harinya. 

Suasana ini akan jauh lebih meriah jika dibarengi dengan bermain bersama. Jadi persiapkanlah permainan seru yang bisa melibatkan seluruh anggota keluarga.

3. Buat ibadah kecil bersama. Sama halnya dengan perayaan Imlek yang dilakukan umat Tionghoa pada umumnya. Jadi cobalah mengkhususkan waktu keluarga untuk membuat ibadah kecil bersama sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya bagi seluruh keluarga sepanjang satu tahun terakhir. 

Pakai juga momen ini sebagai saat untuk merefleksikan kembali harapan-harapan baru yang ingin dicapai oleh setiap anggota keluarga di tahun yang baru ini.

Tak ada yang lebih indah daripada merayakan momen besar bersama keluarga. Jadi, manfaatkanlah perayaan Imlek tahun ini untuk semakin dekat satu sama lain dan semakin mengandalkan Tuhan dalam seluruh kehidupan.

Seluruh tim Jawaban.com, juga tak lupa mengucapkan ‘Selamat Tahun Baru Imlek’. Semoga di tahun yang baru ini semua harapan yang baik terjadi atas kehidupan kita semua.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami