Jabar dan DKI Jakarta Jadi Penyumbang Tertinggi C-19, Berikut Rinciannya

Jabar dan DKI Jakarta Jadi Penyumbang Tertinggi C-19, Berikut Rinciannya

Claudia Jessica Official Writer
515

Hari ini, Jumat (29/01/21) pemerintah melaporkan kasus baru c-19 bertambah hingga menyentuh angka 13.802. Sampai saat ini, total pasien terpapar c-19 telah terkonfirmasi 1.051.795 kasus.

Jawa Barat dan DKI Jakarta menjadi menyumbang kasus tertinggi per 29 Januari 2021 dengan 3.835 kasus di Jawa Barat dan 3.448 kasus di DKI Jakarta kemudian tertinggi ketiga adalah Jawa Tengah sebanyak 1.495 kasus.

Berikut ini detail perkembangan virus c-19 per hari Jumat (29/01/2021):

- Kasus positif bertambah 13.802 menjadi 1.051.795

- Pasien sembuh bertambah 10.138 menjadi 852.260

- Pasien meninggal bertambah 187 menjadi 29.518

Terdapat 77.330 spesimen yang diperiksa di seluruh Indonesia pada hari in dan terdapat 81.497 suspek.

Adapun 13.802 kasus c-19 baru di Indonesia tersebar dari:

Aceh: 21 kasus

Sumatera Utara: 91 kasus

Sumatera Barat: 71 kasus

Riau: 96 kasus

Jambi: 46 kasus

Sumatera Selatan: 86 kasus

Bengkulu: 16 kasus

Lampung: 146 kasus

Bangka Belitung: 117 kasus

Kepulauan Riau: 27 kasus

DKI Jakarta: 3.448 kasus

Jawa Barat: 3.835 kasus

Jawa Tengah: 1.495 kasus

DI Yogyakarta: 414 kasus

Jawa Timur: 1.006 kasus

Banten: 326 kasus

Bali: 415 kasus

Nusa Tenggara Barat: 83 kasus

Nusa Tenggara Timur: 93 kasus

Kalimantan Barat: 31 kasus

Kalimantan Tengah: 133 kasus

Kalimantan Selatan: 120 kasus

Kalimantan Timur: 667 kasus

Kalimantan Utara: 23 kasus

Sulawesi Utara: 116 kasus

Sulawesi Tengah: 116 kasus

Sulawesi Selatan: 334 kasus

Sulawesi Tenggara: 37 kasus

Gorontalo: 16 kasus

Sulawesi Barat: 79 kasus

Maluku: 32 kasus

Maluku Utara: 22 kasus

Papua: 212 kasus

Papua Barat: 32 kasus.

Nah JCers, meskipun Indonesia telah melakukan vaksinasi artinya tidak membuat kita kebal terhadap virus tersebut. Tetap lakukan 3T (testing (tes), tracing (pelacakan), treatment (penanganan) dan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi) demi menjaga kesehatan dirimu sendiri, orang di sekitar, dan orang-orang yang kamu sayangi ya.

Sumber : detik.com
Halaman :
1

Ikuti Kami