Lewat Layanan SAHABAT 24, Tuhan Pulihkan Nathania Dari Penolakan dan Pemberontakan

Lewat Layanan SAHABAT 24, Tuhan Pulihkan Nathania Dari Penolakan dan Pemberontakan

Lori Official Writer
474

Sebagai anak, perempuan muda asal Ambon Nathania Marella Rante ini mengaku sudah mengalami penolakan sejak lahir oleh kedua orangtuanya.

Sebagai anak yang tertolak, orangtuanya pun seringkali memperlakukan Nathania dengan kekerasan seperti dipukul, dikurung di kamar dan bahkan pernah diusir dari rumah. Yang tak kalah menyakitkan, dia dikatai anak pembawa sial dan tidak berguna.

Selain melukai hati, perkataan itu membuatnya menjadi pribadi yang kehilangan rasa percaya diri dan takut bertemu dengan orang lain. 

Rasa kecewa dan kurangnya kasih sayang dari orangtua membuat Nathania berubah menjadi anak pemberontak. Parahnya, sejak duduk di bangku SMP Nathania sudah melakukan banyak hal yang tidak baik. Mulai dari melakukan seks bebas dengan kekasihnya dan bahkan menjadi wanita malam sejak SMA kelas 3 hingga kuliah semester 7.

 

Baca Juga: Terima Kasih, Kesaksianmu Jadi Alat Tuhan Mengubah Hidupku

 

Akibat dari kebiasaan ini, Nathania akhirnya mengalami penyakit gatal pada bagian genital dan kulitnya berubah bentuk seperti sisik ular. Kondisi ini pun membuatnya begitu tersiksa. Sekalipun dia sudah berobat ke dokter dan dukun, tetap saja rasa gatal tersebut tak kunjung sembuh malah semakin parah.

Semua hal yang dialaminya, membuat Nathania kecewa kepada Tuhan. Hingga membuatnya berpikir untuk bunuh diri dengan meminum obat neuragin sebanyak 20 tablet dan obat amoxilin 10 tablet sekaligus.

Hingga pada 28 Maret 2020, Nathania menemukan nomor konseling SAHABAT 24 dan menghubunginya. Awalnya dia ingin meminta doa supaya hidupnya mengalami pemulihan. Hingga secara terbuka Nathania menceritakan seluruh masalah hidupnya kepada tim konselor yang bertugas. 

Dia mengaku menemukan kontak SAHABAT 24 setelah menyaksikan tayangan kesaksian di Youtube Channel Jawaban.com. Saat itu, dia menyaksikan tayangan berjudul ‘Sejak Usia 8 Tahun Sudah Jadi Preman’, sebuah kisah seorang preman yang bertobat dan hidupnya dipulihkan oleh Tuhan. 

Nathania mengaku kisah inilah yang membukakan pikirannya dan menginspirasinya untuk mengalami hal serupa. Karena itulah dia tidak menunggu waktu untuk segera menghubungi tim konseling SAHABAT 24 untuk mendapatkan dukungan doa.

Melalui konselor yang bertugas, Nathania pun diminta untuk membuka hati kepada Tuhan dan mempercayai bahwa Tuhan selalu mengasihinya. Kata-kata itulah yang membuatnya sadar dan mau bertobat.

Saat itulah, hati Nathania dijamah oleh Tuhan dan dia memilih untuk menerima Tuhan Yesus dalam hidupnya. Dia juga mengakui setiap kesalahannya di hadapan Tuhan dan bersedia dibimbing. 

Melalui mitra gereja GKII kota Ambon, Nathania mendapatkan bimbingan rohani. Perlahan-lahan, hidupnya diubahkan menjadi lebih baik. Bahkan secara pribadi dia mengaku telah mengampuni semua perlakuan orangtuanya. Dalam satu kesempatan, Nathania dan orangtuanya pun melakukan rekonsiliasi bersama, sehingga hubungan mereka pada akhirnya dipulihkan oleh Tuhan. 

Pada bulan Oktober 2020, Nathania akhirnya dibaptis. Identitasnya yang sempat hilang, kini sudah kembali lagi. Dia bahkan sudah meninggalkan dunia malam sepenuhnya. Dan jika sebelumnya dia memilih menikmati kesenangan dunia, maka saat ini Nathania lebih memilih tinggal diam bersama Tuhan dan semakin mengenal Dia lebih lagi melalui komunitas kelompok kecil di gerejanya.

Apa yang dulu dianggap sampah, kini menjadi sesuatu yang begitu berharga karena Kristus. Nathania yang dulunya dianggap sebagai anak pembawa sial dan tidak berguna, kini menjadi anak bersyukur karena Dia sudah dikasihi lebih dulu oleh Tuhan.

 

Apakah kamu rindu mengalami pemulihan yang sama seperti Nathania? Yuk segera hubungi tim konseling SAHABAT 24 kami. Selain mendapatkan dukungan doa, kamu juga bisa berbagi tentang masalah maupun pergumulanmu kepada tim konselor kami. Silahkan menghubungi SAHABAT 24 kami lewat whatsapp DI SINI.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami