#KataAlkitab: Membuat Resolusi, Apakah Itu Mendahului Tuhan?

#KataAlkitab: Membuat Resolusi, Apakah Itu Mendahului Tuhan?

Claudia Jessica Official Writer
1156

Apa yang menjadi resolusi dan rencana kamu untuk tahun 2021 ini?

Berbicara tentang membuat rencana, apakah hal itu sesuatu yang benar untuk dilakukan? Apakah hal ini tidak mendahului Tuhan?

Dalam kehidupan ini, ada orang yang tidak suka membuat perencanaan karena berbagai alasan. Bahkan alasan yang kelihatannya rohani seperti tidak ingin mendahului Tuhan atau ingin menjalani hidup dengan tuntunan Roh Kudus saja.

Sebaliknya, ada juga orang yang membuat rencana dalam setiap bidang hidupnya, dan ketika ada sesuatu yang terjadi tidak sejalan dengan rencananya, atau ada yang gagal maka ia sangat kecewa, marah dan kehilangan sukacita.

Kepada Adam dan Hawa, Allah mengungkapkan rencana penebusan-Nya. Kepada Abraham, Tuhan mengungkapkan rencana-Nya atas keturunan Abraham dan Tanah Perjanjian yang akan Ia berikan kepada mereka. Dan kepada para nabi, Tuhan mengungkapkan rencana-Nya atas bangsa Israel dan bangsa-bangsa, bahkan tentang kedatangan Sang Mesias.

Mazmur 33: 11 menyatakan “Tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun.”

Ada satu kunci penting dalam membuat rencana yang berhasil dalam kehidupan ini, yaitu bertanya kepada Tuhan. Karena jika rencana kita tidak sejalan dengan rencana Tuhan, maka rencana itu akan gagal seperti yang tertulis dalam Mazmur 22: 10. Mengapa kita perlu bertanya pada Tuhan dalam membuat rencana?


Baca juga: 5 Cara Bijak Susun Resolusi Realistis Untuk Tahun 2021


Ada satu kunci penting dalam membuat rencana yang berhasil dalam kehidupan ini, yaitu bertanya kepada Tuhan. Karena jika rencana kita tidak sejalan dengan rencana Tuhan, maka rencana itu akan gagal seperti yang tertulis dalam Mazmur 33: 10. Mengapa kita perlu bertanya pada Tuhan dalam membuat rencana?

Yeremia 29:11 mengatakan demikian “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Jadi, jangan cuma berdoa pada untuk Tuhan memberkati rencanamu saja, tapi berdoa dan bertanyalah kepada-Nya apa yang Dia inginkan untuk kamu capai ke depan dan mintalah tuntunan dari-Nya untuk menggenapi rencana tersebut.

Bagaimana kita mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan? Pertama, jadikan firman Tuhan sebagai panduannya (Mazmur 119: 105). Kedua, adalah apakah ada damai sejahtera dari Tuhan ketika kamu membuat rencana tersebut (Yesaya 32: 17). Ketiga, apakah rencana kita hanya untuk kepentingan diri sendiri, atau ada misi Tuhan di dalamnya (Filipi 1: 6).

Sebagai contoh, jika ditahun yang baru ini kamu ingin punya sepeda, apakah untuk ikut trend atau gaya saja, atau kamu ingin hidup yang sehat atau bahkan ingin memberi dampak positif dalam komunitas sepeda.

Setelah kamu membuat rencana dan resolusi, Alkitab menyatakan agar kita mencari orang-orang yang berpengalaman dan berhikmat untuk menjadi penasihat kita, seperti yang dikatakan oleh Amsal 15: 22.


Baca juga: Agar Resolusi Kamu Tercapai Tahun Ini. Beginilah Kata Alkitab Memulainya!


Mengapa? Karena mereka dapat memberikan nasihat dari apa yang pernah mereka alami, melihat resiko ke depan yang tidak kita lihat sebelumnya dan juga memberikan ide-ide kreatif dan strategi untuk mencapainya.

Lukas juga mencatat bagaimana Yesus mengajar murid-murid-Nya tentang membuat perhitungan dalam perencanaan (Lukas 14: 28-32.) Ketika kamu memiliki sebuah rencana, ada perhitungan yang harus dilakukan, bagaimana cara mencapainya, dan harga yang harus dibayar untuk hal tersebut bisa terwujud.

Pada ayat 28 Yesus berkata, “Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?”

Artinya, Yesus tidak ingin kamu menggunakan segala cara untuk mencapai apa yang kamu rencanakan. Dia ingin kamu mengerti prinsip-prinsip Kerajaan Allah dan menerapkannya dalam kehidupanmu sehingga rencana-Nya digenapi dalam hidupmu.

Libatkan Tuhan dalam setiap langkah yang kamu buat, bukan hanya di awal saja, namun di setiap saat, ketika kamu membuat keputusan-keputusan, baik itu hal kecil atau hal besar.

Jika kamu sudah melakukan yang terbaik, apapun hasilnya akhirnya bersyukurlah kepada-Nya. Karena Tuhan tidak hanya berfokus pada hasil akhir yang kamu capai, tapi juga kepada prosesnya. Apa yang berubah dalam hidupmu ketika kamu berjalan dalam rencana Tuhan.

Saya percaya, bahwa ada banyak karakter dan pola pikir yang Tuhan akan proses dan ubahkan untuk kamu menjadi semakin serupa dengan Kristus dalam perjalanan menggenapi rencana-Nya.

Jadi, jika hasil akhir dari rencana yang telah kamu buat tidak seperti yang diinginkan, jangan terlalu kecewa. Kembali lihat kepada prosesnya, dan temukan berkat-berkat Tuhan yang Dia berikan dalam bentuk lain yang tidak kamu pikirkan sebelumnya, lalu bersyukurlah.

Tetap optimis, dan percayalah Tuhan selalu bersama denganmu.

Jika saat ini, kamu sedang dalam pergumulan berat dan ingin curhat atau butuh dukungan doa mengenai masalahmu, mari hubung konseling center SAHABAT 24 atau klik http://bit.ly/inginKonseling ada banyak konselor kami yang siap berdoa dan menguatkan kamu.

Sumber : jawaban.com

Ikuti Kami