Lebih Pilih Tuhan, Agnez Mo Tolak Tawaran Strip Club Bergaji Ratusan Juta

Lebih Pilih Tuhan, Agnez Mo Tolak Tawaran Strip Club Bergaji Ratusan Juta

Lori Official Writer
908

Meniti karir di kancah internasional, dengan terang diakui pelantun lagu ‘Bilang Saja’ Agnes Monica atau kerap disapa Agnez Mo ini bukanlah jalan yang serba mulus. 

Meskipun telah sukses mengeluarkan single pertamanya dengan menggandeng penyanyi kenamaan Chris Brown. Rupanya Agnez harus menghadapi tawaran dunia hiburan yang menaruhnya pada posisi antara memilih ikut arus atau tetap mempertahankan identitasnya sebagai anak Tuhan.

Lewat perbincangan bersama Daniel Mananta, Agnez mengakui jika kejadian tersebut terjadi sekitar tahun 2018 silam. Saat itu, dia ditawari tampil untuk promo singlenya untuk tiga strip club dengan bayaran ratusan juta selama 1.5 jam saja. 

Tapi dengan tegas Agnez menolak tawaran tersebut dan membuat orang-orang berpikir bahwa penolakannya tidak masuk akal.

Like this is, 75 ribu dolar loe say ‘NO’? Karena buat mereka itukan kayak kerjaan. Ya, bagian dari pekerjaan. And again, I’m not judging. For me that’s you, that’s your life. But it’s not me. It’s not who I am (Dan sekali lagi, aku tidak menghakimi. Bagi aku, itu adalah kamu, itu adalah hidupmu. Tapi itu bukan aku. Itu bukan diriku),” ungkap Agnez.

Namun alasan satu-satunya kenapa dia menolak tawaran tersebut adalah karena baginya hidupnya jauh lebih berarti daripada karirnya. Sebagai seorang perempuan, yang suatu saat akan menjadi seorang ibu, dia harus menjaga hidupnya. Terlebih lagi, dia tahu identitasnya sebagai anak Tuhan.

“Jadi, pada saat gue nolak, bahkan gak ada kepikiran, ‘Aduh sayang.’ Gak ada. Gue benar-benar cuma, ‘Oh ya, sorry but I can do that.' (Oh ya maaf, tapi aku tidak bisa melakukan hal itu),” ungkapnya.

Bukan hanya sekali, namun Agnez juga harus berani menolak beberapa tawaran promosi lain, yang menurutnya bertentangan dengan dirinya. Penolakan demi penolakan inilah yang membuatnya sempat dianggap sebagai penyanyi yang payah dan tidak bisa diajak kerja sama.

Sehingga dia pun harus menerima perlakuan yang kurang baik dari penggiat musik di Hollywood.

“Tentunya para penggemar atau pembenci akan berasumsi bahwa ‘She’s nothing’. Makanya dia gak dilihat. 'Oh She’s this.' Padahal gue udah sama Chris Brown. You know, I have my achievement. Tapi orang tetap aja ngeliatnya, ‘Oh iya pantesan aja dia dianaktiriin. Mungkin gara-gara dia gak punya talent kali. Padahal sebenarnya alasannya adalah karena I have to say no to those things yang tidak represent me as a child of God,” jelasnya.

Perlakuan-perlakuan ini sempat membuat Agnez mempertanyakan karir bermusiknya. Karena menurutnya meniti karir di Hollywood adalah jawaban dari Tuhan. Namun di tengah perjalanan tersebut, dia justru merasa harus menyerah karena lebih memilih menghormati Tuhan dibandingkan menerima tawaran yang mungkin bisa menaikkan karirnya.

“Tuhan, waktu itu sebelum gue pindah ke US, gue cari konfirmasi dari loe. Dan tiga minggu berturut-turut pendeta gue berfirman tentang hal-hal yang mengkonfirmasi gue bahwa gue harus ke tanah perjanjian ini, ke US,” katanya.

Di masa-masa itulah, Agnez berpikir untuk berhenti dari panggung hiburan. Karena kenyataannya orang-orang yang bekerja di bidang ini kebanyakan hidup dengan cara yang berbeda dengannya.

“Banyak banget yang misalnya, those bad things yang tidak sesuai dengan apa yang Tuhan mau dari kita. For them is normal. The world says it’s normal. Jadi pada saat lagi gue menolak untuk melakukan hal-hal seperti itu, gue malah yang dianggap aneh,” ungkapnya.

Untungnya, Agnez menyadari kondisi-kondisi yang dialami saat ini hanyalah manipulasi si iblis, yang mencoba untuk membuatnya menyerah, sehingga tidak sampai pada tujuan yang sudah Tuhan rancangkan atas hidupnya. 

“Dan gilanya ya, maksud gue, artinya roh jahat itu sampai segitu hebatnya memanipulasi gue. Padahal kalau dipikir-pikir, kalau sekarang kita pikir-pikir, ‘Oh My God, like Whats?’ Gitu kan. Makanya kenapa kita dibilang harus berjaga-jaga,” terangnya.

Menyadari apa yang sedang dia hadapi, Agnez pun memilih untuk lebih banyak berdoa dan meminta kekuatan dari Roh Kudus. Dengan tuntunan Roh Kudus, Tuhan seakan menaruhkan kembali damai sejahtera atas hatinya. Sehingga dia merasa dibangkitkan dan dikuatkan kembali untuk tetap bertahan di dunia musik yang sudah membesarkan namanya itu.

Apa yang dihadapi Agnez Mo adalah tantangan nyata yang akan dihadapi orang-orang percaya. Dan si iblis memakai berbagai cara untuk membuat kita jatuh dan kehilangan harapan. Sehingga untuk menang dari kebohongan ini, kita perlu kembali kepada kebenaran tentang siapa kita di mata Tuhan dan apa tujuan besar yang Tuhan taruhkan melalui hidup kita. 

 

Buat kamu yang pernah atau sedang mengalami kondisi yang sama atau hampir serupa, mari berbagi dengan kami. Kami siap melayani Anda melalui tim konseling SAHABAT 24 kami. Bagi kamu yang membutuhkan dukungan doa, silahkan klik DI SINI. Dan bagi kamu yang ingin curhat dengan konseling kami, silahkan klik DI SINI.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami