Mencari Tuntunan Tuhan Seperti Cara Daud

Mencari Tuntunan Tuhan Seperti Cara Daud

Lori Official Writer
      1046

2 Samuel 7: 21

Oleh karena firman-Mu dan menurut hati-Mu Engkau telah melakukan segala perkara yang besar ini dengan memberitahukannya kepada hamba-Mu ini.

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 30; Filipi 2; Ayub 40-41

Di tahun 70-an, aku mengalami titik balik dalam perjalananku dengan Kristus. Aku mengalaminya saat membaca 2 Samuel 7 tentang jejak Raja Daud. Dia menghabiskan waktu sendirian dengan Tuhan, memberikan pujian dan ucapan syukur. Dia juga meluangkan waktunya untuk mendengar Tuhan mengungkapkan kebenaran dan pengetahuan akan apa yang terjadi di depan. Kebiasaan inilah yang membuat Daud berhasil menetapkan tujuannya. 

Aku mengikuti apa yang dilakukan Daud ketika dia menghabiskan waktunya secara pribadi dengan Tuhan. Aku pergi berkemah sendirian beberapa hari di Gunung Batu Georgia. Hampir sepanjang waktu aku habiskan dengan diam, mendengarkan suara Tuhan dengan penuh perhatian. Aku meminta Dia berbicara kepadaku tentang masa depan dan ajaibnya Dia menjawabku. 

Aku menuliskan setiap jawaban itu di buku jurnalku. Semua daftar tujuan kucatat di sana. Semua pesan yang dikomunikasikannya sangat mempengaruhi pilihanku dan memberkatiku. Hal itu pun memotivasiku untuk meluangkan waktu berkemah secara rutin setiap beberapa bulan sekali.

Saat menghabiskan waktu bersama Tuhan, lakukanlah beberapa hal ini:

Pertama, datanglah ke hadapan Tuhan dengan hati yang penuh pertobatan, pujian dan ucapan syukur. Lalu mintalah petunjuk kepada Dia sesuai dengan apa yang sedang kamu gumuli, bisa tentang kehidupan rohani, karir maupun keluarga. 

Di tengah keheningan, nantikanlah Tuhan dengan sabar dan penuh perhatian. Waktu kamu membaca dan merenungkan firman-Nya, biasanya Tuhan akan menyampaikan pesan-Nya. Sering kali Tuhan menuntun kita dengan menaruhkan sebuah dorongan atau keyakinan di dalam hati kita. Jika kamu mengalaminya, pastikan untuk mencatat apa yang sedang kamu rasakan atau dengar dari dalam hatimu.

Untuk tetap berjalan di jalurnya Tuhan, kita perlu berhenti sejenak. Diam, berdoa dan dengarkanlah tuntunan-Nya. Kita perlu mendengar suara Tuhan karena dunia yang kita tinggali ini akan selalu memberikan kita banyak pesan-pesan yang membingungkan. Kita perlu memeriksa setiap pesan itu dengan hati-hati. Dan satu-satunya cara untuk menghadapinya adalah dengan bertanya kepada Tuhan. 

Dalam beberapa hari ke depan, kita akan menyambut Tahun Baru 2021. Kamu mungkin sudah memikirkan beberapa daftar resolusi untuk tahun 2021. Sebelum benar-benar menulisnya, ambillah waktu untuk membawa setiap daftar tersebut kepada Tuhan. Minta Tuhan untuk menunjukkan hal apa yang harus kamu lakukan di sepanjang tahun ke depan. Benarkah daftar-daftar tersebut sesuai dengan kehendak Tuhan? Bacalah firman-Nya, renungan dan undanglah Tuhan untuk berbicara secara pribadi ke dalam hatimu. Mari mendedikasikan semua rencana yang akan kita jalankan di tahun yang baru nanti terlebih dahulu kepada Tuhan, supaya apa yang akan kita kerjakan tersebut berhasil dan memuliakan nama Tuhan. 

 

Hak cipta Dr. Charles Stanley, disadur dari Crosswalk.com

Ikuti Kami