9 Tips Liburan di Masa Pandemi Berdasarkan Standar dari Kemenparekraf

9 Tips Liburan di Masa Pandemi Berdasarkan Standar dari Kemenparekraf

Claudia Jessica Official Writer
666

9 bulan sudah kita hidup berdampingan dengan c-19. Beberapa diantara kita mungkin sekarang sudah mulai jenuh dan tidak bisa menahan diri untuk berlibur. Bahkan ada beberapa video viral yang beredar membahas tentang standard ngetrip Indonesia yang bikin banyak orang semakin gak sabar untuk berlibur.

Pemerintah sendiri melakukan upaya untuk membuat liburan menjadi lebih aman dan nyaman dengan membuat program yang bernama CHSE.

Dilansir dari laman Kemenparekraf, Program Sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety & Environment) atau Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain terkait, lingkungan masyarakat, dan destinasi pariwisata.

Sertifikasi CHSE berfungsi sebagai jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Pemerintah telah melakukan bagiannya, kali ini giliran kita untuk melakukan bagian kita ketika menjalani liburan di masa pandemi.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu kita perhatikan ketika berlibur:

1. Ganti salam jabat tangan dan cipika-cipiki

Seperti yang kita tahu bahwa c-19 dapat menular melalui sentuhan fisik, maka disarankan untuk mengurangi kontak secara langsung. Oleh karena itu, kamu bisa melakukan salam gaya baru yaitu melakukan tos dengan menggunakan siku. Eits, jangan lupa untuk tetap tersenyum meskipun bibirmu tertutup masker ya.

2. Pastikan kondisimu benar-benar sehat

Sebelum berangkat, kamu harus pastikan terlebih dulu bahwa tubuhmu dalam keadaan sehat agar liburan dapat dilakukan dengan perasaan aman dan menyenangkan. Kamu bisa cek kesehatan terlebih dahulu di klinik atau rumah sakit. Kamu juga bisa melakukan rapid test atau PCR test COVID-19 untuk lebih memastikan kondisi kesehatanmu.

Tidak ketinggalan, jaga selalu kesehatan dengan minum vitamin, istirahat yang cukup, dan membawa obat-obatan pribadi.


Baca juga: 7 Tips Hemat Pengeluaran Selama Liburan Natal, Bijak Pakai Uang Yuk!


3. Wajib bawa sanitizer!

Sanitizer sudah menjadi kebutuhan wajib setiap orang saat ini. Terutama ketika tidak ada sumber air dan sabun untuk memebersihkan tangan, handsanitizer bisa menjadi pilihan yang tepat meskipun tidak seampuh mencuci tangan dengan air dan sabun.

Gosokkan handsanitizer pada seluruh area tangan. Mulai dari telapak tangan, sela-sela jari dan kuku hingga terbasahi cairan handsanitizer. Dan, jangan menyentuh apapun terlebih dahulu sebelum handsanitizer mengering!

4. Bawa masker yang cukup

Jika kamu memiliki niat untuk liburan dengan waktu yang lama, artinya kamu harus membawa masker yang cukup. Kamu bisa membawa masker kain ataupun masker bedah.

Berdasarkan penggunaannya, masker kain dapat dipakai selama sepanjang hari. Cuci masker ketika kamu sudah selesai menggunakannya. Masker kain juga perlu diganti apabila mulai basah atau terasa lembab.

Sedangkan masker bedah hanya bisa digunakan selama 4 jam saja dan harus diganti dengan yang baru atau yang bersih. Masker jenis ini tidak bisa dipakai ulang meskipun telah cuci. Buang masker setelah dipakai.

Penggunaan masker juga harus tepat, sebaiknya tidak menarik atau menurunkan masker, tidak menyentuh bagian depan masker setelah digunakan. Untuk melepasnya, kamu cukup memegang bagian tali atau pengaitnya tanpa menyentuh bagian kain. Pastikan juga masker yang kamu pakai harus menutupi bagian hidung, mulut, hingga dagu.

5. Pilih destinasi wisata yang aman, bukan termasuk zona merah

Cari informasi mengenai daerah yang akan kamu kunjungi. Apakah daerah tersebut masih banyak kasus c-19 dan penyebarannya sedang meluas atau sudah cukup aman untuk dikunjungi.

Usahakan untuk memilih destinasi wisata yang minim pengunjung dan tidak terlalu berkerumun.

Destinasi alam terbuka atau yang luar ruangan cenderung lebih aman untuk menghindari penyebaran virus melalui ruang tertutup. Selain itu, kamu juga bisa lebih menjaga jarak dari pengunjung lainnya.

6. Teliti sebelum reservasi penginapan

Banyak tempat yang telah menerapkan protokol kesehatan seperti pengecekan suhu, area wajib masker, fasilitas cuci tangan atau handsanitizer hingga penyemprotan dengan disinfektan. Ini adalah protokol standar yang harus dimiliki setiap tempat yang akan kamu kunjungi.

Hindari kerumunan dan jaga jarak dengan satu sama lain, kurangi kontak dan sering cuci tangan dengan air dan sabun atau handsanitizer dengan rutin selama liburan. Bawa perlengkapan kebersihan pribadi seperti sabun cair, handsanitizer dan tissue basah beralkohol untuk berjaga-jaga apabila sulit menemukan tempat cuci tangan. Kamu juga bisa membawa disinfektan sendiri apabila diperlukan.

7. Libur dengan Anggota keluarga rumah

Libur dengan anggota keluarga atau rumah saudara yang mungkin jarang dikunjungi juga bisa menjadi pilihan lain karena dinilai lebih aman dan nyaman.


Baca juga: Gak Bisa Liburan, Ya Staycation Aja! Ini 5 Cara Tetap Aman Meski Pandemi


8. Gunakan kendaraan pribadi

Selanjutnya adalah gunakan kendaraan pribadi ketika bepergian. Kendaraan pribadi dianggap lebih aman karena kamu tidak perlu bertemu dengan orang asing ketika menggunakan transportasi umum. Kita tidak tahu apakah orang tersebut merupakan salah satu penderita c-19 yang tidak menunjukkan gejala sehingga berpotensi lebih tinggi untuk menyebarkan virus dengan mudah dan cepat.

9. Hindari penggunaan uang tunai

Hindari penggunaan uang tunai semaksimal mungkin karena virus c-19 dapat bertahan di permukaan benda dan menyebabkan kontaminasi silang pada orang yang menyentuk benda tersebut.

Apabila terpaksa menggunakan uang tunai, pastikan untuk segera mencuci tangan dengan air dan sabun ataupun handsanitizer.

Semoga JCers yang melakukan liburan bisa menikmatinya dan jangan sampai sakit ya JCers!

<EMBED>

Sumber : jawaban.com

Ikuti Kami