Yuk Baca 15 Ayat Renungan Alkitab Ini Selama Rayakan Natal

Yuk Baca 15 Ayat Renungan Alkitab Ini Selama Rayakan Natal

Lori Official Writer
608

Minggu ini, kita sudah mulai merasakan kesyahduan Natal. Pohon Natal, lampu kelap-kelip, bungkusan kado dan musik melengkapi semuanya.

Orang Kristen, secara khusus, mulai sibuk mempersiapkan berbagai hal. Tapi sebelum hanyut dalam hiruk pikuk kemeriahan Natal, jangan pernah melupakan bagian terpenting di balik perayaan megah ini yaitu tetap mengambil waktu untuk merasakan secara pribadi kedamaian Natal lewat ayat-ayat Alkitab. 

Dari sekian banyak ayat yang kita temukan di dalam Alkitab, terdapat 15 bagian ayat terbaik yang bisa direnungkan di masa-masa ini baik secara pribadi, bersama keluarga maupun dengan teman.

1. Zakharia 9: 9

Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.

Ini adalah ayat nubuatan akan kelahiran seorang Raja, yang ditandai dengan karakternya yang adil dan perkasa. Bahkan kedatangannya disambut dengan mengunggangi seekor keledai.

Ingat bahwa nubuatan ini terjadi ketika Minggu Palma, dimana Yesus yang sedang menunggangi keledai disambut dengan sorak sorai dan pujian.

2. Yesaya 9: 6

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Anak yang disebut-sebut dalam kitab Yesaya adalah Yesus sendiri. Dia dinamakan sebagai penasihat ajaib, Allah yang perkasa, bapa kekal dan raja damai. Di musim Natal ini, kita diingatkan untuk merayakan kedatangan tersebut.

3. Yesaya 11: 1

Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.

Yesaya menubuatkan kedatangan Yesus selama bertahun-tahun sebelum kelahiran-Nya. Kelahiran Yesus akan membawa keselamatan bagi semua orang yang menerimanya.

4. Yesaya 40: 3

Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!

Seorang raja yang dimaksudkan Yesaya dalam nubuatan ini bukan sekadar seorang raja yang membuat hukum dan memimpin sebuah bangsa. Tapi raja yang dimaksud adalah raja dari segala raja, yang memerintah atas seluruh dunia. Dia bahkan menawarkan kehidupan kekal yang tak satu raja di dunia pun bisa melakukannya.

5. Mikha 5: 2

Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Sama seperti Yesaya, nabi Mikha juga menubuatkan kelahiran Yesus. Tapi kali ini cukup spesifik karena menerakan kota asal Yesus dan bahkan dari suku bangsanya. Dia disebut seorang yang akan memerintah Israel.

6. Matius 2: 10-11

Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.

Ini adalah bagian dari kisah kelahiran Yesus. Hal ini mengingatkan kita bagaimana kelahiran Yesus disertai dengan tanda-tanda yang ajaib dari Tuhan.

7. Matius 1: 21

Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.

Kata ‘Ia’ dalam pembukaan ayat ini merujuk kepada Maria, seorang perawan yang mendapatkan kepercayaan untuk mengandung putra Allah. Kisah Maria mengingatkan kita tentang ketaatan iman yang sejati.

8. Lukas 1: 26-28

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.

Maria memahami tujuannya untuk menghadirkan sang penyelamat dunia. Walaupun tidak banyak orang Kristen yang percaya akan penampakan malaikat terjadi di masa ini, tapi kita bersyukur bisa mendengar peristiwa seperti itu pernah terjadi. Tuhan juga ingin kita membagikan kisah ini supaya orang lain juga bisa mengucap syukur atas kelahiran Yesus.

9. Lukas 1: 41-42

Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.

Mujizat yang dialami Maria juga terjadi kepada saudarinya Elizabet. Tapi uniknya, Elizabet yang saat itu tengah mengandung justru menyerukan berkat atas Maria. Yang artinya, Maria memiliki panggilan yang jauh lebih besar lewat janin yang dikandungnya.

Hari ini, mari merenungkan bahwa Tuhan sendiri bisa memakai orang-orang biasa seperti kamu dan aku untuk melakukan kehendak-Nya di dunia.

 

Baca Juga: 15 Gambar dan Ucapan Natal Lengkap dengan Ayat Alkitab

 

10. Lukas 1: 67-68

Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya: "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya…

Zakharia menyampaikan tentang pesan penebusan melalui kedatangan Yesus. Itu artinya, Natal harusnya menjadi momen untuk mengingat kembali penebusan dosa yang kita terima melalui Kristus.

11. Lukas 1: 46-49

Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus..

Natal adalah momen bagi kita untuk mensyukuri hadiah ajaib yang Tuhan sudah sediakan bagi kita. Kelahiran Yesus menjadi kesempatan untuk kita mendengar dan menerima kabar injil yang penuh sukacita.

12. Lukas 2: 4-8

Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, --karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud-- supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung. Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin...

Ini adalah kisah kelahiran Yesus. Dari kisah perjalanan Yusuf dan Maria, semoga kita belajar bahwa Tuhan memanggil kita juga untuk memiliki iman dan ketaatan yang sama. 

13. Yohanes 1: 14

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Yesus adalah perwujudan firman Tuhan dalam bentuk manusia. Dia datang untuk mengajar, menginsafkan dan mentransformasi hidup. Walaupun banyak orang tidak memahami siapa Yesus itu, tapi dunia menyaksikan kuasa melalui Dia lewat kebangkitan-Nya. 

14. Galatia 4: 4-5

Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.

Kita semua diangkat atau diadopsi sebagai putra dan putri kerajaan Allah. Karena itulah kita menjadi pewaris tahta-Nya. Jadi, terimalah Yesus hari ini melalui kelahiran-Nya supaya janji Tuhan penuh atas hidupmu.

15. Kolose 1: 15-16

Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Yesus menjadi gambaran Allah yang tidak kelihatan. Dalam artian Allah dan Yesus adalah satu. Karena kasihnya kepada manusia, Allah sendiri merendahkan dirinya dan mau datang sebagai manusia. Ini adalah kasih karunia yang patut kita rayakan di momen Natal ini.

Jadi jangan biarkan fokus kita teralihkan dari Tuhan selama momen Natal ini. Sebaliknya, ambil waktu lebih dulu untuk kembali mengingat dan mensyukuri kasih Tuhan atas hidup kita sampai hari ini.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami