#FaktaAlkitab: DAN, Anak SELIR Pertama Yakub yang diberkati, Paling Pintar & Licik (5/12)

#FaktaAlkitab: DAN, Anak SELIR Pertama Yakub yang diberkati, Paling Pintar & Licik (5/12)

Claudia Jessica Official Writer
1968

Tahukah kamu bahwa Dan adalah anak Yakub dari budak perempuan Rahel, Bilha? Ya, karena Rahel belum juga memiliki seorang anak dan merasa iri dengan kakaknya, maka ia berkorban dengan merelakan budaknya menjadi selir, sehingga ia membesarkan seorang anak, maka lahirlah anak pertama Bilha, yaitu Dan.

Bagaimana sosok anak laki-laki Yakub dari selirnya ini? Mari kita ikuti Fakta Alkitab tentang Suku-suku Bangsa Israel kali ini.

Menjadi simbol keadilan bagi Rahel

Dalam Kejadian 30: 6 digambarkan kebahagiaan Rahel atas kelahiran anak pertama dari Bilha:

Berkatalah Rahel: "Allah telah memberikan keadilan kepadaku, juga telah didengarkan-Nya permohonanku dan diberikan-Nya kepadaku seorang anak laki-laki." Itulah sebabnya ia menamai anak itu Dan.

Kata Dan (דָּן) dalam bahasa Ibrani berarti keadilan atau hakim. Walau namanya bermula dari luapan kebahagian dari Rahel, namun hal itu tidak terjadi secara kebetulan sebab nama itu menjadi nubuatan untuk peran dari suku Dan bagi bangsa Israel, yaitu menjadi hakim di antara bangsa itu.

Diibaratkan seperti ular padang gurun

Sebelum Yakub mati, ia memberkati anak-anaknya, dan tentang Dan, ia berkata, “Adapun Dan, ia akan mengadili bangsanya sebagai salah satu suku Israel. Semoga Dan menjadi seperti ular di jalan, seperti ular beludak di denai yang memagut tumit kuda, sehingga penunggangnya jatuh ke belakang. Aku menanti-nantikan keselamatan yang dari pada-Mu, ya TUHAN.” (Kejadian 49:16-18).

Berkat yang disampaikan Yakub untuk Dan sangat unik, pertama berbicara tentang perannya ke depan sebagai hakim dan memiliki pengaruh besar pada bangsa Israel.

Hakim pada saat itu bukan hanya bicara tentang membuat keputusan tentang apa yang benar dan adil, namun lebih banyak mengambil peran sebagai pemimpin bangsa, memberi arahan dan menjadi perantara bagi Tuhan dan umat Israel.

Yakub juga menyatakan bahwa Dan akan menjadi seperti ular padang gurun, yang mengintai dan menyerang secara tiba-tiba dan membuat musuhnya tak berdaya.

Ular juga menjadi lambang resmi dari suku Dan.  Hal ini mengibaratkan sifatnya yang jauh berbeda dari saudaranya Yehuda, yang digambarkan sebagai singa, yang suka menghadapi musuhnya secara terbuka.


Baca juga: #FaktaAlkitab – Abraham, Bapak Orang Israel


Namun bagi Dan, ia lebih suka bermain taktik, melakukan gerilya dan menyerang secara tiba-tiba. Bisa dikatakan ia sangat pintar dan licik.

Sedangkan perkataan terakhir Yakub “Aku menanti-nantikan keselamatan yang dari pada-Mu, ya TUHAN” itu, banyak ahli mengartikannya sebagai sebuah doa untuk nasib keturunan dari anaknya itu, karena sekalipun pada awalnya mereka memiliki kehidupan yang benar, namun berakhir sebagai penyembah berhala.

Daerah suku Dan

Dalam Yosua 9: 40-49, dituliskan bahwa suku Dan mendapatkan undian ke tujuah pembagian wilayah Tanah Perjanjian. Daerah yang diterima suku Dan adalah sebuah wilayah kecil di antara suku Yehuda, Benyamin, Efraim dan musuh mereka Filistin.

Karena daerah yang mereka terima tidak mencukupi, mereka melakukan perluasan dengan menaklukan kota Lesem, setelah itu mereka mengganti nama kota itu menjadi kota Dan.

Namun karena serangan dan tekanan dari bangsa Filistin, suku Dan terdesak hingga akhirnya memilih pindah ke sebelah utara Filistin dengan menaklukan Lais (Hakim-hakim 18) lalu membangun kota Dan yang baru disana.

Simson, hakim dari suku Dan dengan kisah epik

Jika kamu belum tahu, Simson adalah hakim bangsa Israel yang berasal dari suku Dan, seperti yang dituliskan dalam Hakim-hakim 13:2, ayahnya Manoah, adalah seorang dari suku Dan dari wilayah Zora.

Manoah dan isterinya mengalami kemandulan, hingga seorang malaikat Tuhan datang dan menubuatkan mereka akan memiliki seorang anak yang akan menjadi nazir Allah dan menyelamatkan bangsa Israel, hingga akhirnya lahirlah Simson.

Kamu bisa membaca kisah Simson selengkapnya dalam Hakim-hakim 13-16, bagaimana ia sekalipun menjadi nazir Allah namun tidak mentaati hukum Tuhan untuk tidak mengambil isteri dari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.

Ia akhirnya ditaklukan dan dibuat buta oleh bangsa Filistin.

Walau pada akhir hidupnya Simson melakukan hal yang luar biasa dengan mati bersama raja-raja orang Filistin dengan merobohkan tiang bangunan, namun kita bisa belajar bahwa pengurapan Tuhan dalam hidup seseorang tidak cukup untuk membuatnya berhasil menggenapi tujuan Tuhan, tapi harus diikuti dengan ketaatan kepada tuntunan Tuhan.

Akhir kisah suku Dan

Setelah pecahnya bangsa Israel menjadi Israel Utara dan Yehuda, seperti ke sembilan suku lainnya, Dan bergabung ke Israel Utara yang pada akhirnya ditaklukan oleh bangsa Asyur dan dibawa ke pembuangan, hingga akhirnya menjadi bagian dari 10 suku Israel yang hilang.

Yang menarik adalah, ada beberapa suku bangsa yang mengklaim sebagai keturunan suku Dan. Salah satunya adalah sebuah suku di Ethiopia, yang mengaku sebagai Yahudi Ethiopia atau Beta Israel.


Baca juga: Yehuda, Menjual Yusuf, Dijebak Setubuhi Menantu Sendiri (4/12)


Mereka menyatakan bahwa nenek moyangnya bermigrasi ke kerajaan Khus (saat ini adalah Etiopia dan Sudan), ketika bait Allah yang pertama dihancurkan.

Namun ada klaim juga yang menyatakan bahwa Denmark, salah satu bangsa Skandinavia adalah keturunan suku Dan.

Para ahli memperkirakan bahwa setelah dibawa ke pembuangan, ke 10 suku Israel yang hilang pergi ke wilayah Skandinavia, spekulasi ini memunculkan gerakan Nordik Israel di pertengahan abad ke 19.

Itulah fakta Alkitab tentang perjalanan bangsa Israel, Suku DAN, satu dari dua belas suku Israel.

Fakta Alkitab lainnya dan video inspiratif lainnya bisa kamu temukan langsung di YouTube Jawaban. KLIK DISINI.

Apakah JCers merasa termotivasi dengan Fakta Alkitab mengenai Yehuda? Yuk jadi bagian dari kami untuk memberitakan Injil kepada dengan bergabung bersama kami sebagi mitra CBN! Caranya, klik DI SINI!

 

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami