Jadi Korban Ledekan Teman Sendiri, Ini yang Perlu Para Pria Lakukan…

Jadi Korban Ledekan Teman Sendiri, Ini yang Perlu Para Pria Lakukan…

Lori Official Writer
503

Kasus saling meledek di dunia pertemanan memang sudah dianggap umum baik bagi kaum pria maupun wanita.

Tapi biasanya perlakuan ini akan lebih mudah diterima sebagai lucu-lucuan atau hiburan saja karena kedekatan yang sudah terbangun satu sama lain. Jadi korban yang diledek pun tidak akan menganggapnya serius atau merasa tersinggung.

Nah, kalau ditanya kenapa para pria suka mempermalukan atau meledek teman sendiri? Alasannya gak lebih karena para pria hanya menganggapnya sebagai hiburan, tanpa maksud menyakiti perasaan orang lain. Yang pasti dimana ada kesempatan, maka satu atau beberapa teman akan bersekongkol untuk mulai menjadikan satu orang jadi bahan candaan dan hal ini lumrah terjadi saat momen kumpul-kumpul.

Cara Menghadapi Ledekan

Tingkat becandaan yang dialami sesama pria sangat beragam. Mulai dari yang ringan sampai yang cukup memalukan. Tapi kembali ke pilihan, apakah meresponinya dengan santai atau malah merasa tersinggung?

Sebagai sesama teman yang sudah saling mengenal, saling meledek bisa jadi bumbu untuk memperkuat hubungan pertemanan. Karena di dunia pria, tindakan saling meledek atau bercanda ini bisa dianggap sebagai bentuk pengenalan lebih dalam tentang seberapa kuat dan asyiknya seorang teman diajak bercanda.

Meski begitu, kita harus mengakui bahwa ada saja teman yang gak bisa menerima dirinya dijadikan bahan becandaan. Apalagi kalau bahan bercandaannya berlebihan.

Bagi kaum pria yang pernah merasakan hal ini, tentu akan sangat marah. Tapi sebelum kamu merusak hubungan pertemanan dengan emosional, lebih baik menghadapi perlakuan mereka dengan cara-cara bijak ini:

1. Balas dengan meledek teman lain

Bagi para pria, momen kumpul bareng adalah waktu untuk membicarakan banyak hal. Mulai dari membahas topik seputar wanita, otomotif, hobi, pekerjaan, bisnis dan sebagainya. 

Tapi tak jarang juga obrolan pria meleset pada pengalaman lucu yang mereka lewati.

Dari situlah mereka akan mulai mencari-cari kesalahan atau kelucuan dari teman sendiri dan menertawakannya. 

Kalau ternyata yang mereka tertawakan adalah tindakan konyolmu yang tidak sengaja, terima lah hal itu sebagai hiburan. Dan mulai membalas dengan mencari kesalahan teman lainnya. Dalam hal ini, semua orang menerima perlakuan yang sama dan impas.

2. Ubah topik obrolan

Apakah salah satu temanmu mulai menyampaikan sesuatu yang sedikit membuatmu marah? Seperti membongkar aibmu yang gak seharusnya diumbar di depan teman-teman lain, jangan buru-buru marah.

Kamu bisa menghentikannya dengan mengambil alih percakapan yang lebih menarik. Kamu juga bisa menghentikan candaan temanmu dengan menutup mulutnya sembari mengernyit, mencubit atau memasang ekspresi mengancam. Sebagai teman dekat, dia pasti akan memahami maksudmu. Jadi lakukanlah dengan cepat sebelum semua orang menertawaimu.

3. Buat klarifikasi

Kamu mungkin melakukan satu tindakan konyol yang disaksikan oleh teman-temanmu. Lalu mereka mulai membicarakan dan menertawakanmu. Bagi mereka hal itu mungkin lucu, tapi tidak buatmu. Jadi, cobalah untuk menenangkan mereka dan mulailah membuat klarifikasi. Sampaikan perasaanmu yang sebenarnya dan curi simpati mereka. 

Misalnya, kejadian ketika kamu salah tingkah di depan wanita yang kamu taksir dan teman-temanmu menyebutmu pecundang. Jujurlah ke mereka bahwa kamu memang sedang berjuang dan meminta dukungan supaya kamu berhasil mendapatkan hati wanita itu. 

 

Baca Juga: 4 Cara Simple Bikin Kamu Jadi Teman Yang Baik Bagi Sekitar

 

4. Pilih untuk menjauh sejenak

Hal ini bisa jadi taktik jitu yang akan menyelamatkanmu jadi bahan tertawaan teman-teman. 

Jadi segeralah melarikan diri sejauh mungkin ketika mereka mulai meledekmu. Hal ini akan membuat mereka segera mengakhiri candaan itu. 

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

“Mau ke toilet dulu. Permisi..Permisi…”

“Duh, duh, mules nih. Mau cari kamar mandi.”

“Beli sesuatu dulu ahhhhhh…” 

Ada banyak pilihan yang bisa kamu lakukan untuk menghentikan kebiasaan teman yang suka usil atau becanda ke kamu. Jadi, jangan buru-buru sensitif dan marah. Jika mereka memang adalah teman-teman terdekatmu, pastinya mereka tidak mempermalukanmu dengan serius melainkan hanya untuk hiburan saja.

Tapi kalau pun becandaan mereka terlalu menyakitkan, jujurlah mengungkapkan kalau kamu gak senang dengan itu. Dan mintalah teman-temamu untuk tidak mengulanginya.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami