#KataAlkitab - Kapan Hari Kiamat Tiba? Ini Tanda-tanda Akhir Zaman

#KataAlkitab - Kapan Hari Kiamat Tiba? Ini Tanda-tanda Akhir Zaman

Claudia Jessica Official Writer
905

Manusia sudah memberi perhatian pada tanda-tanda alam sejak dulu kala. Bahkan Manusia tertarik memiliki Pengetahuan membaca tanda-tanda untuk keperluan melakukan aktifitas kehidupan sehari-hari.

Sejak dahulu, para petani dan nelayan melakukan cocok tanam dan penangkapan ikan dengan memperhatikan tanda-tanda alam. Mereka memperhitungkan kapan waktu menanam atau melaut setelah mereka melihat posisi benda-benda langit seperti matahari, bulan bintang dan arah angin.

Selain itu, manusia juga mengkaitkan tanda-tanda alam yang fenomenal, seperti gerhana matahari, gerhana bulan, dan bintang jatuh, dengan hal-hal supranatural sejak jaman dahulu.

Lalu apa kata alkitab tentang tanda-tanda alam?

Alkitab banyak mencantumkan tanda-tanda alam dalam bahwa ayat-ayat Firman Tuhan yang tertulis. Markus menyebut bahwa Ranting pohon ara yang melembut dan mulai bertunas menjadi tanda datangnya musim panas (Markus 13:28); kehadiran musim semi ditandai oleh bunga-bunga yang banyak bermekaran seperti tertulis dalam Kidung Agung 2:17-18; dan kemunculan pelangi sebagai tanda datangnya musim hujan bisa ditemukan di Yehezkiel 1:28.

Alkitab tidak hanya memuat tentang tanda-tanda alam yang berkaitan dengan siklus musim saja.  Kita juga bisa menemukan Hal-hal fenomenal berkaitan dengan tanda-tanda alam di Alkitab. Kemunculan tanda-tanda alam bersifat fenomenal karena itu hanya sesekali tapi luar biasa.

Hembusan angin timur dengan kecepatan dan kekuatan luar biasa pernah terjadi pada Jaman Musa. Kekuatan dahsyat angin timur itu mampu membelah Laut Teberau sehingga Bangsa Israel bisa menjadikan jalan untuk melarikan diri dari kejaran bangsa Mesir (Kejadian 1:14-6)


Baca juga: #KataAlkitab: Aturan Aborsi Di Alkitab


Yosua memimpin bangsa Israel berperang melawan pasukan dari lima kerajaan bangsa Amori. Penerus Musa itu memohon kepada TUHAN untuk bisa mengalahkan bangsa Amori. Tuhan pun memerintahkan Matahari dan Bulan berhenti bergerak, sehingga bangsa Israel membantai habis bangsa Amori. Matahari tidak bergerak di tengah langit dan terlambat terbenam kira-kira sehari. (Yosua 10:12-15)

Peristiwa berkaitan tanda-tanda alam paling spektakuler adalah orang-orang majus melihat bintang besar dan mereka menjadikannya sebagai penunjuk arah ke tempat kelahiran Juruselamat. (Matius 21:1-9)

Banyak ahli masih memperdebatkan Bintang besar itu. Bagaimana tanda langit itu menjadi benda navigasi orang Majus yang wilayahnya terletak ribuan kilo meter dari Palestina?

Beberapa ahli juga masih mencari petunjuk bagaimana cahaya terang Bintang Timur itu bisa bertahan berhari-hari. Sebagian ahli mengatakan bahwa Bintang Timur adalah Supernova, bintang besar baru yang muncul dengan cahaya terang. Sebagian ahli mengatakan Bintang Timur adalah komet istimewa yang kemunculannya berkaitan dengan peristiwa penting.

Analisa para ahli bisa semakin banyak bermunculan dengan berbagai riset, tetapi Bintang Timur itu muncul hanya bisa disaksikan oleh orang-orang Majus itu dan menuntun mereka hingga tepat di depan tempat Yesus lahir (Matius 2:9).

Tuhan terus bekerja lewat karya-karyaNYA hingga kini. Tuhan memakai Tanda-tanda alam untuk menyampaikan pesanNYA.

Fenomena Blood Moon memang bisa dijelaskan secara ilmiah. Bias cahaya matahari yang mencapai permukaan bulan yang ditutupi bumi menimbulkan cahaya merah darah. Tanda alam itu menjadi unik karena berwarna merah darah.


Baca juga: Firman Tuhan, Kunci Tetap Berdiri Teguh dan Tidak Goyah!


Kitab Yoel menyebut bahwa kejadian langka itu memang akan terjadi sebelum dunia berakhir (Yoel 2:30-31).

“Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.”

Apa yang disuarakan nabi perjanjian lama itu masih bergema hingga jaman perjanjian baru. Penulis kitab wahyu menuliskan bahwa Blood Moon memang menjadi tanda alam menjelang berkahirnya dunia ini. (Wahyu 6:12) 

“Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.”

Tuhan menciptakan alam raya dan seisinya untuk tujuan-tujuan tertentu. Tuhan sebagai pencipta sekaligus Tuhan yang menyusun bagaimana ciptan-ciptaan bergerak.

Ada gerakan rutin untuk keberlangsungan kehidupan ini. Ada yang di luar kebiasaan sehingga menjadi tanda-tanda alam istimewa. Semua itu utuk menunjukkan sebagai kekuasaan dan kebesaran Tuhan.

Kita seharusnya tidak hanya gentar saat tanda-tanda alam luar biasa terjadi. Kita seharusnya semakin mengagumi dan memuji Tuhan. Kita bersuka cita karena kehidupan kita di Tangan Tuhan yang Dahsyat.

Mari kita semakin kenali TUHAN lewat tanda-tanda alam luar biasa yang terjadi. Kita juga belajar memahami mengapa kita diijinkan menyaksikan tanda-tanda alam itu.

Kita juga harus bijaksana setiap kali menyaksikan sebuah tanda-tanda alam terutama yang fenomenal. Kita bisa saja menerima peristiwa itu dengan berbagai dasar sudut pandang pengetahuan atau berdasar kepercayaan tertentu. Tetapi satu hal penting yang kita harus lakukan adalah kembali pada Firman Tuhan, Apa Kata Alkitab.

Jika ada di antara JCers membutuhkan seseorang untuk berbicara perihal masalah yang sedang kamu hadapi silahkan hubungi konseling center kami. Ada SAHABAT24 yang akan menjadi sahabat curhat, tapi juga berdoa buat kamu. Kami siap untuk melayani 24 jam.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami