Amerika Nantikan Hasil Pilpres, Putri Wapres: Apapun Hasilnya Tuhan Punya Rencana

Amerika Nantikan Hasil Pilpres, Putri Wapres: Apapun Hasilnya Tuhan Punya Rencana

Lori Official Writer
354

Pemilihan Presiden (Pilpres) AS sudah berlangsung sejak tadi malam, Rabu (3/11). Hasil pemungutan suara yang tercatat menunjukkan bahwa kandidat Joe Biden berada diposisi yang lebih unggul dibandingkan dengan rivalnya Donald Trump.

Tentu saja hasil sementara ini membuat pendukung kedua kandidat tersebut mulai gugup. Banyak yang mulai bertanya-tanya apakah Donald Trump bisa mengejar ketinggalan dari Joe Biden dan terpilih kembali di periode kedua ini. 

Terlepas dari hasil pemilu yang berlangsung saat ini, putri dari Wakil Presiden (Wapres) AS Mike Pence, Charlotte Pence Bond menyampaikan pesan menyejukkan kepada semua warga AS. 

Bond menekankan bahwa di tengah kegugupan menantikan hasil Pilpres AS saat ini, adalah baik bagi semua orang untuk tetap fokus kepada Tuhan.

“Saya ingin menyemangati Anda: Jika Anda gugup hari ini, di hari pemilihan, ingatlah bahwa Tuhan punya rencana bagi kita. Terlepas dari hasil pemilu, kita menghormati orang yang sudah Tuhan tempatkan sebagai pemilik otoritas,” ucapnya.

Bond juga mendorong setiap orang untuk tetap berdoa untuk para pemimpin yang akan terpilih. “Bersiaplah untuk apapun yang Tuhan ingin Anda lakukan,” pesannya.

Bond juga membagikan tentang perjalanan sang ayah Mike Pence yang terpilih sebagai Wakil Presiden mendampingi Donald Trump selama empat tahun terakhir ini. Dia bercerita bahwa keputusan sang ayah untuk terjun ke dunia politik tidak terlepas dari pengalaman spiritual yang mereka dapatkan.

Kejadian itu terjadi ketika Bond dan orangtuanya pergi berlibur di sebuah peternakan milik mereka.

“Kami pergi ke perternakan dan kami mendaki,” ungkapnya mengenang bagaimana Pence saat itu sedang menimbang apakah dia harus mencalonkan diri kembali di Kongres setelah dua tawaran sebelumnya gagal.

Saat itu, Pence sebenarnya memiliki karir yang sukses di bidang media penyiaran dan hukum. Dia bisa saja menolak terlibat dalam dunia politik dan fokus dengan karirnya. Namun saat itu Pence merasa ada sesuatu yang harus dia lakukan.

“Ibu dan ayah saya berdiri di tebing ini…dan mereka melihat ke atas tebing dan mereka melihat dua elang sedang terbang. Tapi mereka tidak mengepakkan sayapnya, mereka hanya meluncur bersama dan angin membawa mereka,” kata Bond.

Saat itulah sang ibu Karen Pence mendapat sebuah ilham tentang langkah apa yang harus diambil oleh suaminya. “Ibu saya menyampaikan kepada ayah, ‘Jika kita lari lagi, kita akan lari sebagai dua elang yang tidak mengepakkan sayap. Kita akan membiarkan Tuhan mengangkat kita ke suatu posisi atau tidak. Kita akan meluncur, kita tidak akan mencoba untuk sampai ke sana sendirian’” katanya.

Pengalaman itulah yang membuat orangtuanya membiarkan Tuhan membawa mereka kedalam rencana-Nya. Saat itulah Pence terpilih menjadi anggota Kongres sebelum kemudian menjadi Gubernur Indiana pada tahun 2012 dan empat tahun kemudian terpilih menjadi Wakil Presiden Amerika Serikat.

Pengalaman inilah yang membuat Bond dan orangtuanya untuk selalu fokus kepada Tuhan. Karena Tuhan punya cara dan rencana-Nya sendiri. Dia berharap pengalaman ini bisa menginspirasi semua orang yang sedang menanti hasil Pilpres AS.

 

Baca Juga: Lebih Dari 40 Juta Orang Kristen Golput, Kirk Cameron Berikan Dorongan Pada Pemilu AS 2020

 

Umat Kristen AS dan Dunia Berdoa Untuk Pilpres AS

Umat Kristen di AS dan bahkan di berbagai wilayah di Israel berdoa untuk pemilu saat ini. 

Menantu presiden, Lara Trump kabarnya mengadakan pertemuan doa yang dihadiri oleh penasihat spiritual Trump, Pendeta Paula White-Cain dan juga beberapa pendeta besar lainnya.

“Kami merefleksikan kembali pemilu tahun 2016. Kami sangat bersyukur atas uluran tangan-Mu yang bergerak sedemikian kuat untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden kami,” demikian Pendeta Jack Graham dari Gereja Baptis Prestonwood menyampaikan doanya.

Umat Kristen lainnya juga telah mengkhususkan sepekan penuh sebelum pemilihan untuk berdoa setiap hari bagi kandidat dan pemimpin yang akan terpilih. 

“Dalam doa, Tuhan mengingatkan kita tentang kebenaran ini: Ada lebih banyak hal yang mempersatukan kita di dalam Yesus Kristus daripada yang memisahkan kita dalam politik,” kata Stephanie Summers, pemimpin dari Center for Public Justice.

Israel sendiri, sebagai negara pendukung besar Donald Trump, juga membuat sesi doa khusus untuk pemilu kali ini dan berharap Donald Trump bisa terpilih kembali mengalahkan Joe Biden.

Ini adalah saat-saat yang menegangkan bagi seluruh warga AS. Namun apapun hasil akhirnya dari pemilu, mari mengingat pesan penting ini supaya setiap orang tetap fokus kepada Tuhan. Dan yang pastinya hasil akhir pemilu ini dijauhkan dari berbagai tindakan-tindakan anarkis yang merugikan. Biarlah kehendak Tuhan yang jadi atas tanah Amerika.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com

Ikuti Kami