Untuk Pertama Kalinya, Gereja Katolik Gelar Paduan Suara Pesparani Secara Virtual Loh!

Untuk Pertama Kalinya, Gereja Katolik Gelar Paduan Suara Pesparani Secara Virtual Loh!

Lori Official Writer
203

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2020, Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II digelar secara virtual untuk pertama kalinya. Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) ini dimulai pada 28 Oktober dan ditutup pada 10 November 2020.

Bukan karena tanpa alasan, perayaan secara virtual ini terpaksa dilakukan karena kondisi pandemi yang terjadi saat ini. Bentuk acara yang sebelumnya dikemas sebagai lomba akhirnya diubah menjadi Virtual Choir Festival (VCF). Meski begitu, acara tahunan LP3KN ini tetap diikuti dengan antusias oleh para peserta paduan suara dari 27 provinsi di Indonesia.

 

Baca Juga: Bertemu Pemenang Pesparani, Hal Ini Menurut Jokowi Wajib Dipelajari Dari Paduan Suara

 

Para peserta pun diminta untuk mengirimkan dua rekaman paduan suara dalam bentuk video, dimana satu berisi lagu daerah dan lainnya rekaman video lagu-lagu liturgi gereja. Seluruh rekaman video yang dikirim itulah yang diputarkan secara virtual pada 28 Oktober 2020.

Adapun panitia acara festival Perparani II ini mengusung tema ‘Mewujudkan Persaudaraan Sejati Untuk Indonesia Maju’. Dilengkapi dengan sub tema ‘Melalui Pesparani Katolik Tingkat Nasional II di Kupang NTT, Kita Perkokoh Kebersamaan Umat Mewujudkan Visi NTT Bangkit dan Sejahtera Untuk Indonesia yang Maju dan Sejahtera’. Sementara provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat kehormatan sebagai tuan rumah acara ini. 

Ketua LP3KN Andrianus Meliala menyampaikan bahwa alasan puncak acara ini digelar tepat di Hari Sumpah Pemuda bertujuan untuk menunjukkan semangat kebangsaan, jadi acara ini bukan sekadar kegiatan agama semata.

“Kita mau ambil momentum kebangsaan. Bukan semata-mata kegiatan agama. Ini adalah kegiatan berbangsa, bagaimana kita mencari relevansi agama dalam konteks berbangsa. Pesparani akan selalu memakai narasi yang sama, yakni narasi kebangsaan,’ ungkap Adrianus.

Acara paduan suara ini juga dihadiri oleh para tokoh nasional seperti Menkopulhukam, Menteri Pariwisata, Dirjen Bimas Katolik, Rektor Universitas Parahyangan, RRektor Universitas Tarumanegara dan sejumlah artis nasional.

Acara bisa disaksikan secara langsung melalui Youtube Pesparani Katolik, stasiun televisi Hidup TV dan Komsos tiap keuskupan Gereja Katolik.

 


Apakah Anda butuh didoakan langsung? Klik link di berikut ini untuk terhubung dengan Tim doa kami di: http//bit.ly/InginDidoakan. Atau jika Anda butuh konseling, Anda juga bisa mendapatkannya lewat konseling Sahabat 24 kami di: http //bit.ly/inginKonseling.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com

Ikuti Kami