Mutasi, Siapa Takut! Jangan Buru-buru Negatif Thinking Saat Menghadapinya

Mutasi, Siapa Takut! Jangan Buru-buru Negatif Thinking Saat Menghadapinya

Puji Astuti Official Writer
256

Siapa bilang jadi pekerja atau karyawan itu tidak ada tantangannya? Setiap profesi memiliki tantangan yang berbeda, dan untuk karyawan salah satu tantangan yang cukup besar adalah saat menghadapi mutasi atau rotasi pekerjaan. 

Namun jangan buru-buru melihat mutasi sebagai sesuatu yang negatif. Cara pandang yang negatif ketika Anda menghadapi perubahan besar seperti mutasi tersebut akan membuat Anda semakin stres dan membuat Anda semakin sulit beradaptasi dengan pekerjaan baru yang menanti. 

Ternyata ada beberapa keuntungan dari mutasi kerja loh, seperti berikut ini:

1# Menghilangkan rasa jenuh atau bosan yang dialami karyawan

Jika Anda sudah bertahun-tahun mengerjakan pekerjaan yang sama, tentu akan ada satu titik dimana Anda mengalami kejenuhan atau kebosanan. Dengan melakukan mutasi pekerjaan, perusahaan berharap Anda bisa menemukan antusias dan semangat yang baru terhadap pekerjaan Anda. 

Mutasi biasanya akan menempatkan Anda dalam sebuah pekerjaan yang baru, bahkan terkadang Anda bisa dipindahkan ke lokasi kantor cabang yang lain. Memulai sesuatu yang baru akan memberikan semangat baru juga, jadi hadapilah dengan sikap positif. 

2# Menjadi pemacu untuk mengembangkan diri

Perusahaan yang melakukan mutasi, bisa jadi menempatkan Anda dalam sebuah pekerjaan yang sama sekali baru bagi Anda. Tapi jangan stres atau patah semangat dulu, jadikan kondisi ini sebagai pemacu bagi Anda untuk belajar hal-hal baru dan mengembangkan diri Anda. Lihatlah diri Anda dari sudut pandang yang berbeda, dimana Anda bisa menemukan bakat terpendam atau mulai belajar sesuatu yang sama sekali baru, yang mungkin menjadi sebuah keahlian yang akan Anda cintai dan tekuni ke depan nanti. 

3# Membantu perusahaan untuk mengidentifikasi tempat yang tepat bagi karyawan

Menempatkan seseorang di tempat yang tepat, tidak semudah yang dibayangkan. Kadang membutuhkan proses dan salah satunya adalah dengan cara mutasi ini. Dengan memindahkan karyawan dalam sebuah posisi baru, kapasitas dan kemampuannya akan dikembangkan, dan hal itu akan membantu pihak perusahaan mengenali kemampuan dari karyawan tersebut.

4# Membuka peluang untuk jenjang karir yang lebih tinggi

Tidak jarang mutasi juga disertai dengan promosi, makanya mutasi bisa jadi berita baik untuk Anda. Jangan takut dengan tantangan, dan lakukan yang terbaik yang Anda bisa dalam beradaptasi dalam posisi yang baru, percayalah bahwa semua kerja keras Anda pasti akan membuahkan hasil. 

Namun jika Anda merasa tidak berada di tempat yang tepat atau keberatan dengan mutasi yang dilakukan oleh perusahaan, maka ada baiknya Anda berbicara dengan pihak HRD untuk menemukan kesepakatan yang baik. 

Pada dasarnya hak Anda dilindungi oleh  undang-undang berkaitan dengan masalah mutasi ini, yaitu Pasal 32 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 

Isinya adalah sebagai berikut:

  • Penempatan tenaga kerja atau karyawan harus dilaksanakan berdasarkan asas terbuka, bebas, obyektif, serta adil, dan setara tanpa adanya diskriminasi.
  • Penempatan tenaga kerja atau karyawan harus diarahkan untuk menempatkan karyawan pada jabatan yang tepat. Yaitu sesuai dengan keahlian, keterampilan, bakat, minat. Serta sesuai dengan kemampuan dengan memperhatikan harkat, martabat, hak asasi, dan perlindungan hukum.
  • Selain itu, penempatan tenaga kerja atau karyawan harus dilaksanakan dengan memperhatikan pemerataan kesempatan kerja. Dan juga memperhatikan penyediaan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan program nasional dan daerah. Ketentuan lainnya terdapat di dalam Pasal 35 UU Ketenagakerjaan, yaitu pelaksana penempatan tenaga kerja atau karyawan wajib memberikan perlindungan sejak rekrutmen sampai penempatan tenaga kerja. Serta wajib memberikan perlindungan yang mencakup kesejahteraan, keselamatan, serta kesehatan baik mental maupun fisik karyawan.

Jadi, saat Anda mendapatkan perintah untuk di mutasi, pikirkanlah baik-baik terlebih dahulu sebelum membuat keputusan. Pastikan Anda juga meminta pertimbangan dari keluarga jika hal tersebut berpengaruh kepada mereka. Selain itu, pastikan Anda berdoa dan memohon petunjuk Tuhan untuk setiap langkah yang akan Anda putuskan. 

 

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami