#KataAlkitab - Olahraga Favorit Bangsa Israel Dalam Perjanjian Lama

#KataAlkitab - Olahraga Favorit Bangsa Israel Dalam Perjanjian Lama

Claudia Jessica Official Writer
12583

Menjaga tubuh yang sehat dan tetap bugar adalah salah satu yang penting. Tentu kita tidak mau sakit bukan? Nah, ingatkah JCers dengan semboyan di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat atau disebut dalam Bahasa latinnya dengan Mens Sana In Corpore Sano.

Manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Jadi, jika tubuh kuat, jiwa sehat, maka seharusnya roh menjadi bukti dari kekuatan kesehatan.

Apakah kebugaran dan kesehatan tubuh berkaitan dengan kesehatan rohani?

Perjanjian lama mencatat bahwa beberapa latihan kebugaran tubuh atau olahraga berkaitan dengan perang. Olahraga memanah menjadi kegemaran prajurit-prajurit Israel untuk membuat otot-otot lengan dan tangan kuat. (Mazmur 18:35).

Daud adalah salah satu orang yang terlatih untuk menjaga domba-dombanya dari ancaman hewan-hawan buas, termasuk ketika ia mengalahkan Goliat dengan umban. Benar bahwa Tuhan menyertai Daud pada saat itu tetapi, Daud adalah seorang yang selalu melatih diri, misalnya melatih tangannya agar lincah melontarkan peluru (batu) dengan umbannya (1 Samuel 17: 50).

Selain Daud, ada juga Paulus yang menunjukkan bahwa olahraga adalah sesuatu yang penting dan mengandung nilai-nilai baik.

1 Korintus 9: 26 berkata, “Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.”

Ketika Tuhan menciptakan manusia pertama kali, Dia menghembuskan nafas hidupnya (Kej 2: 7) sehingga tubuh itu hidup dan dikuasai oleh roh Allah. Tubuh adalah bait Allah dimana roh Allah tinggal di dalam kita. Ketika tubah terjaga dengan baik, jiwa terjaga dengan benar, maka roh Allah akan tinggal di dalam kita.

Karena manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh, maka diperlukan kerja sama yang baik agar keberadaan manusia menjadi solid dengan Tuhan.

Pada dasarnya kita semua yang percaya pada Kristus adalah seorang atlet rohani. Paulus mengatakan bahwa kita seperti seorang pelari yang sedang menuju tujuan untuk meraih hadiah dari sorga (Filipi 3:14).


Baca juga: Apakah di Zaman Ini Kita Masih Bisa Mendengar Suara Tuhan?


Paulus menggunakan bentuk olah raga lari sebagai perumpaan kehidupan rohani. Seorang pelari yang baik selalu menjaga stamina tubuhnya. Demikian juga kita harus selalu menjaga stamina rohani dengan baik.

Apalagi kita berada dalam pergumulan hidup yang panjang seperti pelari marathon, jadi kita harus melatih kerohanian kita ditambah dengan olahraga secara fisik sehingga kita dapat segar secara jasmani maupun rohani.

Jika kita ingin memuliakan Tuhan, menjadi penyembah yang benar, tentu kita memerlukan kebugaran secara rohani. Untuk itu, manusia juga perlu sehat secara jasmani.

Oleh Karena itu Yesus memberi tahu para pengikut-Nya bahwa Tuhan peduli tentang kebutuhan fisik mereka dan akan menyediakan semua itu bagi mereka (Matius 6:32).

Namun seiring bertambahnya usia, atau bertambahnya bobot badan, membuat kita malas berolahraga dan sebagainya. Tapi ada juga orang yang sedang menghadapi masalah dalah kehidupannya sehingga merasa malas berolahraga, malas berdoa maupun malas membaca Alkitab.

Jika JCers merasa kemalasan mulai menggerogoti dirimu dan tidak ada damai sejahtera dalam diri JCers, jangan khawatir karena Sahabat 24 siap menemani JCers sepanjang waktu.

Mau menghubungi sahabat 24? Hubungi wa ke 0822 1500 2424 atau Klik DI SINI.

Mau nonton video selengkapnya? Klik DI SINI.

Sumber : jawaban.com

Ikuti Kami