Punya Pengaruh dan Dampak Besar, Ini Alasan Kenapa Orang Kristen Harus Berdoa Untuk Media

Punya Pengaruh dan Dampak Besar, Ini Alasan Kenapa Orang Kristen Harus Berdoa Untuk Media

Lori Official Writer
307

Dunia yang kita tempati saat ini adalah dunia yang sangat berbeda dari beberapa dekade sebelumnya. 

Perubahan ini terjadi sejak kemunculan media teknologi dalam kurun waktu dua dekade belakangan ini. Jika dulunya semua orang masih mengakses informasi lewat koran, maka sekarang perubahannya terbilang menakjubkan. Semua orang, bukan hanya kalangan orangtua, bisa mengakses informasi dari sosial media Instagram, Facebook, Youtube, Twitter dan juga Tiktok.

Transformasi penyediaan informasi dari yang dulunya hanya disebarkan lewat media resmi terverifikasi, kini sama sekali tak lagi terbatas. Akibatnya, semua informasi yang dibaca lewat sosial media jadi semakin sulit difilter. Masyarakat global pun menjadi sangat mudah mempercayai semua informasi yang mereka dapatkan dan dalam hitungan detik mereka bisa menyebarluaskan informasi yang sebenarnya belum terverifikasi kebenarannya kepada kalangan yang lebih luas.

Dalam kasusnya, ada begitu banyak informasi yang keliru atau hoax yang dengan sangat mudah beredar dan menyebabkan kerugian secara personal, nasional hingga global.

Di Indonesia, penyebaran disinformasi ini banyak terjadi bahkan sampai menimbulkan huru hara dan perpecahan. 

Sementara di sisi lain, kehadiran media juga jadi tantangan baru bagi generasi millennial dan Z. Kehadiran gadget dan beragam platform sosial media membuat generasi kecanduan dan tak bisa lepas. Tantangan ini semakin kompleks ditambah dengan penyediaan beraneka konten di internet yang tidak terbatas. Bisa dibayangkan bagaimana anak-anak di bawah usia 18 tahun mengakses konten-konten negatif dan disinformasi terkait gaya hidup yang tidak pantas untuk dikonsumsi.

Kondisinya tentu sangat berbeda jika media digunakan dengan cara yang tepat. Seperti contoh bagaimana orang Kristen bisa memakai media sebagai alat untuk menyebarluaskan kabar baik. Atau bagaimana pihak lain membangun kesadaran dunia akan pendidikan dan generasi serta mencelikkan pandangan masyarakat global tentang realita yang terjadi sehari-hari. 

Dalam hal ini media ibarat pedang bermata dua, yang di satu sisi bisa menghancurkan dan di sisi lain bisa memperbaiki.

Karena itulah penting untuk menyadari pengaruh dan dampak media yang semakin besar dalam kehidupan saat ini. Orang-orang Kristen secara khusus perlu menyadari tantangan sekaligus peluang yang bisa diambil di tengah masa-masa digital ini.

Tantangan inipun harusnya jadi pendorong bagi semua orang Kristen, tanpa terkecuali untuk mengambil waktu doa untuk keberadaan media saat ini.

 

Baca Juga: Hadapi Tsunami Media, Pelayanan di Korea Terfokus Untuk Anak-anak di Gereja

 

Jika kita berharap supaya media bisa digunakan untuk tujuan memperluas kerajaan Allah di dunia sekaligus menyelamatkan generasi saat ini dari pengaruh gaya hidup dunia, kita perlu berdoa untuk 5 hal di bawah ini:

1. Berdoa supaya media menjadi alat yang dipakai untuk menyebarkan pengaruh yang baik.

Banyak gereja, pendeta, pelayan dan anak muda memakai media untuk menyebarkan kabar keselamatan kepada semua suku, bangsa dan bahasa.

Jika Tuhan mengizinkan media hadir di masa ini, mari memanfaatkannya untuk menyebarkan kebenaran firman Tuhan melalui perkataan maupun tayangan video kita. 

“Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” – Matius 28: 18-20

2. Berdoa supaya media dipakai sebagai alat untuk menegakkan keadilan.

Percaya atau tidak, ada banyak orang yang tertindas dan dianiaya meskipun tidak bersalah. Dalam praktiknya, hukum dijalankan tidak sesuai porsinya. 

Mari berdoa supaya masyarakat memakai media untuk menegakkan keadilan dan menolong orang-orang yang teraniaya.

3. Supaya media digunakan sebagai saluran untuk membantu orang-orang terpinggirkan.

Media memiliki pengaruh yang sangat besar dalam menggalang suara. Tanpa media, kita tidak akan tahu kondisi anak-anak NTT yang tidak bisa bersekolah atau anak-anak Papua yang kekurangan gizi. 

Jadi mari berdoa supaya ada banyak pelayanan kemanusiaan yang muncul melalui media dan menggerakkan semua orang untuk mau peduli terhadap sesamanya.

 

Baca Juga: Berdoa Di Sosial Media? Apa Kata Alkitab Mengenai Hal Ini ?

 

4. Supaya media membangun kesadaran masyarakat.

Bayangkan tanpa media, kita akan sangat terbatas mengetahui situasi atau kondisi yang terjadi di negara kita. Sehingga lingkup hidup kita hanya berpusat kepada diri kita sendiri.

Kehadiran media harusnya membangun kesadaran kita akan banyak hal yang terjadi. Media bukan saja hanya menambah pengetahuan kita, tapi juga membuat kita terbangun dari kesalahan yang kita lakukan selama ini. Media harusnya bisa jadi alat untuk menyadarkan kita akan peran kita sebagai pribadi, orangtua, pemimpin, anak muda, pelayan dan sebagainya. Sehingga kita bisa berfungsi maksimal sesuai dengan peran masing-masing.

5. Supaya media jadi rumah persekutuan doa.

Media memungkinkan seluruh masyarakat global bersatu, sekalipun tidak saling berdekatan. Dampak besar ini harusnya kita gunakan untuk membangun hal-hal yang positif, salah satunya menjadikan media sebagai rumah doa. 

Mari berdoa supaya media-media Kristen yang sudah ada dan yang akan bermunculan di masa-masa ini bersatu, sebagaimana gereja Tuhan bersatu untuk mengerjakan satu tujuan yang sama. 

Mari ambil waktu dan ucapkanlah doa di bawah ini dengan iman:

Allah Bapa yang bertahta di dalam kerajaan Surga,

Terima kasih atas kehadiran internet dan media yang bisa kami gunakan untuk berkomunikasi, belajar dan memuliakanMu. Aku bersyukur karena lewat internet membuat hidup kami menjadi lebih mudah. Terima kasih atas karunia kreativitas yang Engkau berikan kepada manusia yang menciptakannya.

Aku berdoa supaya, kami tidak hanya memakainya saja untuk memenuhi kebutuhan kami sendiri. Tapi juga menggunakan internet dan media yang ada untuk memberitakan kemuliaan Kristus dan menjangkau lebih banyak orang di generasi ini.

Aku mengaku bahwa internet, media dan sosial media yang ada bisa digunakan untuk melakukan dosa dan penyembahan berhala. Aku mengaku bahwa sebagai manusia aku bisa mengalihkan fokusku kepada hal-hal yang menyenangkan diriku.

Aku meminta supaya Engkau menolongku supaya tidak jatuh dalam kecanduan media, mengidolakan gadget dan bahkan membuatku jauh dari orang-orang yang kukasihi.

Berilah aku kerendahan hati untuk tidak membangun kerajaanku sendiri di media sosial. Tapi sebaliknya untuk membangun kerajaanMu. Tidak menjadi hamba dosa, tetapi menjadi hamba kebenaran. Tidak dikuasai oleh hawa nafsu, tetapi mematikan segala nafsu dan mengejar kebenaran, iman, kasih dan damai sejahtera yang murni.

Aku juga berdoa supaya Engkau menolongku untuk memakai waktuku dengan produktif bagi Kristus dan biar Internet hanya sebagai alat yang membantuku untuk melakukan pekerjaan dan panggilanMu.

Aku berdoa supaya Engkau memberiku kepuasan, pengendalian diri dan wawasan mendalam tentang bagaimana seharusnya memakai sosial media dengan bijak.

Tolong aku untuk peka membedakan mana pikiran, perkataan dan tindakan yang benar dan mana yang salah. 

Kiranya setiap perkataan yang aku sampaikan melalui media berguna untuk membangun orang lain dan membawa mereka mengalami Kristus, menjadi kesaksian yang hidup dan menyentuh hati orang-orang yang membaca atau menyaksikannya.

Kiranya caraku menggunakan media dan internet sebagai bentuk sikap yang menghormatiMu. Dan waktu yang aku gunakan di internet dan sosial media membangun persekutuan yang lebih dalam dengan Roh Kudus dan membuatku semakin mencintai firman Tuhan.

Kiranya Engkau selalu mengingatkanku bahwa hidup itu seperti uap yang sekejap akan hilang. Tetapi kehidupan kekal hanya bisa ditemukan di dalam Yesus. Ingatkan aku untuk selalu memuliakanMu di internet dan media sosial. 

Dan dalam segala hal, Kristus dimuliakan. 

Di dalam nama Yesus aku berdoa. Amin

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami