#FaktaAlkitab - Zakharia, Nabi yang Menubuatkan Pengkhianatan 30 Keping Perak

#FaktaAlkitab - Zakharia, Nabi yang Menubuatkan Pengkhianatan 30 Keping Perak

Claudia Jessica Official Writer
252

Zakharia atau dalam bahasa Ibrani disebut Zekharya (זְכַרְיָה) yang berarti TUHAN mengingat, adalah seorang nabi Kerajaan Yehuda dan nabi ke-11 dari 12 nabi-nabi kecil. Seperti Yehezkiel, Zakharia juga merupakan keturunan imam. Ia memperkenalkan dirinya dalam Zakharia 1:1 sebagai "anak Berekhya."

Dalam kitab Nehemia ia disebut "bin (anak laki-laki) Ido," yang menunjukkan bahwa ia berasal dari suku Lewi dan setelah pembuangan dari Babel ia melayani di Yerusalem sebagai imam dan nabi.

Nabi kerajaan baru dan nabi zaman yang akan datang adalah beberapa istilah yang disematkan kepada Nabi Zakharia. Zakharia melayani di Yerusalem pada tahun 520-518 SM.

Zakharia hidup sezaman dengan nabi Hagai sehingga latar belakang, ekonomi, politik maupun kehidupan agama antara kedua nabi tersebut tidak jauh berbeda.

Kisah nabi Zakharia terjadi dalam kisaran tahun 520-518 SM sehingga masa pelayanan yang dilaluinya sama dengan nabi Hagai (Zak. 1-8). Bersama dengan Hagai, Zakharia juga turut andil dalam pembangunan Bait Allah yang kedua (Ezra 1: 1-8).

Mendorong Orang Yahudi membangun kembali Bait Allah

Izin untuk mebangun Bait Suci tidak diresponi dengan baik oleh Bangsa Israel dan rencana pembangunan tersebut tidak berjalan lancar sesuai harapan nabi Zakharia dan Hagai.

Tidak menyerah, keduanya pun berusaha membangkitkan semangat orang Yahudi yang sudah kendur untuk melanjutkan kembali pembangunan Bait Suci di Yerusalem pada zaman Gubernur Zerubabel dan imam besar Yosua. Berkat hal itu, pembangunan Bait Suci berhasil diselesaikan dan ditahbiskan sekitar tahun 515 SM, tepatnya di tahun ke enam pemerintahan Raja Darius (Ezra 6:15).

Nabi yang melayani setalah pembuangan dari Babel

Zakharia menjadi salah satu dari tiga nabi (Hagai dan Maleakhi) yang melayani setelah bangsa Yahudi kembali ke Yerusalem setelah pembuangan dari Babel selama 70 tahun lamanya (Yeremia 25:11, Zakharia 1:12).

Pada masa tersebut, Zakahria melakukan tugas memungut persembahan untuk membangun Bait Allah besertta perlengkapan lainnya.

Zakharia juga bernubuat mengenai “Sang Tunas” dalam Zakharia 3:8. "Tunas" disini mengacu kepada Yesus Kristus yang akan datang dari garis keturunan Daud (2 Sam. 7:12-13) seperti Nabi Yeremia yang juga bernubuat mengenai “Tunas keadilan bagi Daud” dalam Yeremia 23:5 dan 33:15.

Menulis Kitab Zakharia

Zakharia menulis kitabnya sekitar tahun 520-470 SM. Kitabnya terbagi ke dalam dua tema besar. Tema yang pertama adalah mengenai Penyelesaian Terakhir Bait Suci yang ditulis dalam Zak 1-8. Dan tema yang kedua mengenai Nubuatan tentang Mesias yang ditulis dalam Zak 9-14.

Penggenapan dalam Perjanjian Baru

Nubuatan yang disampaikan Zakharia dalam kitabnya, banyak di genapi dalam Perjanjian Baru. Terutama mengenai kedatangan Mesias. 

Di antaranya ialah: 

- Dia akan datang dalam cara yang bersahaja dan sederhana yang dicatat dalam Zak 9:9 lalu digenapi dalam Mat 21:5

- Dia dikhianati dengan nilai 30 keping perak di tulis dalam Zak. 11:13, bandingkan dengan Matius 26:15.

- Dia akan menjadi Gembala bagi kawanan domba Allah yang terserak dan     mengembara yang dicatat dalam Zak 10:2 lalu digenapi dalam Mat 9:36)

- Dia akan ditikam dan dipukul roboh (Zak 12:10; Zak 13:7; Mat 26:31,56; Yoh 19:37)

- Dia akan datang kembali dalam kemuliaan dan membebaskan Israel dari musuh-musuh mereka (Zak 14:1-6; Mat 24:30-31)

- Dia akan memerintah sebagai Raja dengan damai dan adil (Zak 9:9-10; Zak 14:9,16; Rom 14:17; Wahy 11:15)

Dia akan mendirikan kerajaan-Nya yang mulia atas segala bangsa untuk selama-lamanya yang dicatat dalam Zak 14:6-19 lalu digenapi dalam Wahy 11:15; Wahy 21:24-26; Wahy 22:1-5).

Kematian Nabi Zakharia

Dalam Matius 23:35, dinyatakan bahwa Zakharia dibunuh “di antara tempat kudus dan mezbah Bait Allah" oleh orang Yahudi.

Hingga kini, orang Israel percaya bahwa makam nabi Zakharia bisa ditemui di sebelah barat Bukit Zaitun, Yerusalem, bersama dua nabi lainnya, yaitu Hagai dan Maleakhi.

Dari Fakta Alkitab kali ini, kita melihat bahwa Nabi Zakharia seakan sudah melihat ke masa depan dimana orang Yahudi akan tersebar ke seluruh dunia, dan bahwa Yerusalem akan menjadi pusat pertempuran bangsa-bangsa dan menjadi pusat kerohanian berbagai agama (Zakharia 14).

Itulah Fakta Alkitab tentang Nabi Zakharia. Apakah JCers merasa diberkati? Ayo bagikan ke teman-temanmu juga supaya mereka tahu fakta tentang Nabi Zakharia.

Kalau JCers punya pertanyaan seputar Alkitab, tulis aja di kolom komentar ya!

Fakta Alkitab lainnya dan video inspiratif lainnya bisa kamu temukan langsung di YouTube Jawaban. KLIK DISINI.

Sumber : jawaban.com

Ikuti Kami