Brigita Wanda: Dimana Aku Bisa Cari Kebahagiaan?

Brigita Wanda: Dimana Aku Bisa Cari Kebahagiaan?

Claudia Jessica Official Writer
307

Dibully, dijauhi dan dikucilkan membuat Brigita Wanda, seorang anak remaja yang sangat ceria menjadi pendiam dan tidak percaya diri.

“Jelek banget sih lo, gendut, kucel, kayak orang penyakitan,” itulah kata-kata yang lontarkan oleh teman-teman Brigita terhadap dirinya.

Namun, Brigita tidak lantas menyerah. Dia berusaha untuk mendekatkan diri dengan teman-teman yang telah menghinanya. Sayang, Brigita tidak diterima dengan baik oleh teman-temannya. Hinaan dari teman-temannya lah yang membuat Brigita menjadi merasa rendah diri dan tidak berharga.

“Aku sering kecewa sama diriku sendiri, kecewa, frustasi. Kenapa kok aku kayak gini? Kok yang lainnya enak ya? Kenapa aku harus mengalam hal kayak gini?” cerita Brigita kepada tim superyouth.

Kesendirian dan kesepian membuat Brigita frustasi dan berpikiran untuk melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan seperti bunuh diri.

“Apakah aku (orang yang) paling sial di dunia?”

Rasa sepi yang dialami Brigita membuatnya tidak nyaman dan semakin frustasi. Berada di kelas dengan orang-orang yang tidak dapat menerimanya sangat menyiksa bagi Brigita. Hingga suatu hari, Tuhan hadir dalam hidupnya membuat pikiran Brigita berubah.

“Tuhan datang seperti mimpi tapi nyata. Dia bilang ‘kamu tuh gak sendiri, masih ada Aku di sini’” ceritanya.

Brigita bersyukur bahwa masih ada pribadi yang sayang, dan tidak akan pernah meningalkannya sehingga dia pun kembali bersemangat untuk menjalani hidup.

“Kita harus mencitai diri kita sendiri, gasuahlah dengerin orang lain. Belum tentu orang lain lebih bisa dari kita kan? Yaudah, bahagiain diri sendiri aja,” katanya.

Ada begitu banyak orang lain yang kondisinya tidak lebih baik dari Brigita namun mereka mampu hidup lebih bersemangat dari dirinya. Ini adalah salah satu momen lain yang membuat Brigita bangkit, bersyukur dan semangat menjalani hidup.


Baca juga: Awalnya Gak Pede, Shanna Shannon Malah Jadi Penyanyi Resmi di Asian Para Games


Tidak sampai di situ, Brigita juga belajar bahwa dia harus berubah. Bukan demi orang lain, melainkan untuk kebaikan dirinya sendiri. Kini, Brigita menjadi pribadi yang lebih menghargai dirinya.

“Dulu aku mikir, aku tuh orang yang paling gak beruntung. Sekarang aku udah mengalami perubahan yang besar yang gak aku duga-duga,” katanya.

“Puji Tuhan, Tuhan bantu aku untuk naik. Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan,” lanjutnya.

Yesaya 41:10 adalah ayat Alkitab yang menginspirasi dan memotivasi Brigita untuk tidak khawatir, tidak takut, tidak menyerah karena Tuhan akan membantu dan meninggalkan kita.

“Kalian itu layak, jadi gausah khawatir akan kehidupan ini,” tutupnya.

Ingin menjadi seperti Brigita yang mampu melawan rasa frustasinya? Lawan rasa takutmu dan #BeraniBergerak bersama kami.

Kamu bisa menjadi berkat untuk generasi muda Indonesia dengan ikut berpartisipasi dalam menyebarkan kabar baik melalui program-program CBN. Yuk klik DI SINI untuk informasi lengkapnya!

Sumber : superyouth | jawaban.com

Ikuti Kami