Pemeran Yesus Ini Yakin ‘Passion of the Christ’ Kedua Bakal Jadi Film Paling Bersejarah

Pemeran Yesus Ini Yakin ‘Passion of the Christ’ Kedua Bakal Jadi Film Paling Bersejarah

Lori Official Writer
545

Pemeran Yesus di film The Passion of the Christ 2004 Jim Caviezel meyakini bahwa sekuel kedua dari film garapan Mel Gibson ini akan jadi film paling bersejarah di dunia.

Walaupun belum menyampaikan tanggal rilisnya, Caviezel mengatakan bahwa dia sudah menerima draft baru dari Mel Gibson. “Mel Gibson baru saja mengirimiku gambar ketiga, draf ketiga. Sudah datang. Film ini diberi judul The Passion of the Christ: Resurrection. Akan menjadi film terbesar dalam sejarah dunia,” ucap Caviezel.

Namun dia menyampaikan bahwa film ini nantinya akan butuh waktu yang cukup lama untuk benar-benar siap. Karena bagaimanapun topik kebangkitan yang diusung harus dikemas dengan alur cerita dan visualisasi yang berbeda dari kisah yang ditulis dalam Alkitab. Sehingga film ini tidak akan membosankan.

Senada dengan itu, Gibson dalam satu kesempatan juga menyampaikan jika Passion of the Christ: Resurrection akan memakan waktu bertahun-tahun. Karena menurutnya film ini memiliki subjek yang sangat besar sehingga butuh pengerjaan berjangka lama.

“Ini bukan hanya menceritakan kronologi tentang peristiwa itu saja. Itu akan membosankan dan bisa berpikir ‘Oh, kami sudah membaca kisah ini’. Ada hal lain apa yang terjadi di sekitarnya? Apa yang terjadi dalam tiga hari? Aku belum takin, tapi itu harus dipikirkan. Mulailah berimajinasi,” katanya.

 

Baca Juga: Mel Gibson Garap Sekuel ‘Passion of the Christ 2’ Loh!

 

Saat Gibson pertama kali merilis film Passion of the Christ, ada banyak pihak yang mencoba menentangnya. Tapi saat resmi ditayangkan di bioskop, film ini malah sukses keras dan menjadi salah satu film terlaris dunia.

Walaupun namanya mulai melejit lewat film ini, Caviezel mengaku justru tidak lagi aktif di dunia perfilman Hollywood. Menurutnya menerima peran sebagai Yesus adalah keputusan yang diambil berdasarkan keyakinan pribadinya yang jauh lebih penting daripada pengaruh industri film dan Hollywood. Dia juga berkelar jika peran itu jauh lebih besar dari pengaruh Partai Republik atau Demokrat.

“Karena apa yang saya lakukan sebagai aktor, itulah keahlian saya. Itu adalah anugerah yang diberikan Tuhan untuk saya. Saya tidak mendapatkannya sendiri,” ungkapnya.

Sembari menggarap sekuel film ini, Caviezel sendiri sudah merampungkan film terbarunya Infidel. Film ini sendiri juga merupakan film berbau religi dan berkisah tentang seorang Kristen Amerika yang diculik di Kairo, Mesir dan dipenjara di Iran karena dituduh sebagai mata-mata.

Sumber : Christianpost.com

Ikuti Kami