Dekatkan Diri Dengan Warga, Polisi Sumbang Alkitab Ke Gereja Wandegobak, Papua

Dekatkan Diri Dengan Warga, Polisi Sumbang Alkitab Ke Gereja Wandegobak, Papua

Puji Astuti Official Writer
360

Dalam rangka mendekatkan diri kepada warga dan pembinaan kamtibmas, kepolisian wilayah Puncak Jaya Papua memberikan bantuan berupa Alkitab, gitar dan bola voli kepada Gereja Injil Di Indonesia (GIDI) Brea Wandegobak. Acara yang diinisiasi kepolisian  ini merupakan bagian dari Operasi Bina Waspada Matoa 2020.

Berdasarkan keterangan Kepala Polres Puncak Jaya, AKBP Mikael Suradal, yang dikutip oleh AntaraNews.com, Senin (21/9/2020), mereka yang hadir dalam  pemberian bantuan itu adalah Kabag Ops Polres Puncak Jaya, AKP Langgeng Widodo, dan bantuan diterima oleh Ketua Majelis Gereja GIDI Jemaat Wandegobak, Wonius Wonda, yang didampingi Gembala Gereja GIDI Jemaat, Wandegobak Panius Kogoya.

"Juga disaksikan Ketua Pemuda Gereja GIDI Jemaat Wandegobak Demur Tabuni, warga jemaat dan para personel Polres Puncak Jaya yang terlibat dalam Operasi Bina Waspada Matoa 2020," demikian jelas AKBP Mikael. 

Pemberian bantuan dilakukan dalam sebuah apel yang dipimpin oleh AKP Langgeng Widodo, yang mengungkapkan tujuan pemberian bantuan tersebut. 

"Pemberian bantuan berupa Alkitab, gitar dan bola voli untuk mendekatkan diri dengan warga jemaat Wandegobak. Apalagi dalam Alkitab mengajarkan tentang kasih, kebaikan dan kedamaian, dimana sebagai umat Tuhan, kita satu dengan yang lain harus saling menghormati, menghargai dan mengasihi dan hidup damai.”

Pada kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengajak warga jemaat GIDI Brea Wandegobak untuk ikut serta menjaga kamtibmas agar kondisi di daerah tersebut tetap aman dan damai.

"Kami juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas bahwa situasi terkini di Puncak Jaya, aman, tertib dan damai, sehingga masyarakat diajak untuk mendukung hal itu agar dapat beraktivitas secara normal seperti beribadah dan berkebun," jelas AKBP Mikael Suradal.

Selain itu warga jemaat juga dihimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kondisi pandemi COVID-19 saat ini, yaitu dengan menerapkan 3M+1T, yaitu rajin Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menggunakan masker serta Tidak berkerumun. Tentu saja, semua itu dengan tujuan untuk terhindar dari virus corona yang saat ini sedang melanda seluruh dunia. 

Tindakan kepolisian membangun hubungan dengan warga gereja, adalah sebuah langkah yang patut diacungi jempol. Sebab sangat penting bagi gereja dan pemerintah membangun hubungan yang erat, sehingga bisa bergandeng tangan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi dalam masyarakat, seperti penyadaran tentang kamtibmas dan protokol kesehatan di masa pandemi saat ini. Sebab Indonesia akan berhasil melalui masa sulit ini, jika setiap elemen masyarakat bersatu mendukung program-program pemerintah. 

 

Sumber : AntaraNews.com

Ikuti Kami