Sakitnya Perasaan Istri Diselingkuhi Suami Saat Sedang Hamil

Sakitnya Perasaan Istri Diselingkuhi Suami Saat Sedang Hamil

Lori Official Writer
139

Saat sedang mengandung anak yang selama ini mereka nantikan, Angela malah harus menerima kenyataan kalau suaminya Adam selingkuh dengan wanita lain. 

Karena merasa sudah tidak lagi menjaga kepercayaan yang dia berikan. Akhirnya Angela memutuskan untuk bercerai dan menjadi single parent untuk anak yang baru dilahirkannya. Penyesalan mendalam pun dihadapi oleh Adam. Berulang kali dia mencoba membujuk Angela untuk rujuk, berulang kali pula dia ditolak. Alasannya, karena Angela tak lagi bisa percaya dengan pria yang sudah mengkhianatinya itu.

Kisah serupa juga dialami oleh seorang wanita bernama Gret. Saat dia hamil enam bulan, dia mendapati suaminya Marcus selingkuh dengan wanita lain. Perselingkuhan itu juga akhirnya berakhir dengan perceraian. Gret memutuskan untuk membesarkan anaknya sendiri tanpa bantuan Marcus.

Tentunya ada banyak wanita di luar sana yang mengalami kisah serupa. Walaupun ada banyak kisah kehamilan yang justru meningkatkan keintiman antar pasangan. Tapi sebagian besar lainnya membuktikan kalau kehamilan juga bisa jadi awal menurunnya keintiman dan terjadinya perubahan tingkah laku suami.

Scott Haltzman, MD, seorang asisten profesor klinis psikiatri di Brown University Medical School di Providence sekaligus penulis buku ‘The Secrets of Happily Married Women’ sendiri menyampaikan kalau perselingkuhan di masa kehamilan sebenarnya sangat umum terjadi di kalangan pria. Perselingkuhan ini sendiri terjadi bukan saja karena kebutuhan suami akan seks. Tapi mereka juga ingin memenuhi kebutuhan emosionalnya seperti keinginan untuk diperhatikan, merasa penting dan istimewa.

Mengingat semua perubahan yang terjadi selama masa kehamilan, pria seringkali merasa tidak mendapatkan dua kebutuhan utama tersebut. Karena biasanya istri yang sedang hamil kerap menolaknya secara seksual. Hal ini membuatnya merasa tertolak. Selain itu, banyak suami yang merasa akan semakin diabaikan setelah bayinya lahir.

Cara Mencegah Perselingkuhan Semasa Hamil

Walaupun perselingkuhan umum terjadi saat masa kehamilan, bukan berarti istri harus mencari tanda-tanda perselingkuhan dari suami. Sebaliknya, penting sekali untuk memeriksa bagaimana hubungan dengan suami terjadi. Seperti apakah istri mulai mengabaikan suami, apakah istri lebih fokus dengan penampilan yang berubah dan merasa tidak lagi tertarik kepada suami?

Masa kehamilan memang akan menyebabkan banyak sekali perubahan hormon pada wanita. Tapi bagaimanapun adalah baik untuk tidak mengabaikan keberadaan suami sepenuhnya. Sebaliknya, tetaplah membangun hubungan yang baik khususnya meningkatkan ikatan emosional.

Tapi kalau ternyata suami merasa berubah secara perilaku, sangat disarankan untuk tidak menuduhnya secara langsung. Sebaliknya, lakukanlah penyelidikan kecil-kecilan dan mulai perbaiki hal penting apa yang membuat suami harus berpaling. Walaupun gak akan mudah, tapi lakukanlah sebelum terlambat. Salah satunya adalah dengan mengatakan bahwa dia adalah tetap menjadi prioritas sekalipun ada anak yang akan menyita perhatian. Selain itu, pastikan untuk menyemangatinya kalau dia akan menjadi ayah yang hebat.


Baca Juga: Kisah Tarina, Rela Ampuni Suami Walau Sudah Punya Anak Hasil Selingkuhan


Lalu apakah perselingkuhan di masa kehamilan bisa diperbaiki?

Tak ada istri yang tidak akan terluka saat mendapati suaminya selingkuh. Bahkan parahnya, jika perselingkuhan dilakukan saat dia sedang hamil.

Tuhan sendiri gak membenarkan perselingkuhan. Namun di sisi lain, perceraian pun bukanlah pilihan yang tepat. Lalu bagaimana mungkin bisa memperbaiki hubungan ketika pasangan sudah kehilangan kepercayaan?

Satu-satunya cara adalah dengan pertobatan. Mengakui kesalahan dan berkomitmen untuk berubah adalah langkah yang bisa menyelamatkan pernikahan dari perselingkuhan. Sementara istri yang merasa tersakiti dan kehilangan kepercayaan berusaha untuk mau mengampuni. Karena dengan pengampunan, pintu pemulihan akan terjadi. Tapi dengan syarat, jika suami yang sudah berselingkuh pun menyesali dan insaf sepenuhnya dari kesalahannya. Akan dibutuhkan waktu yang panjang untuk memulihkan hubungan ini. Tapi hal itu tidak akan mustahil jika disertai dengan pimpinan Tuhan.

"Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian." (Kolose 3: 13)

Perselingkuhan adalah tindakan menyimpang yang harus diwaspadai dalam pernikahan. Karena itulah penting untuk tetap saling peduli dan menjaga kepercayaan bersama. Karena hubungan yang kuat antar suami istri selama masa kehamilan akan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan anak kelak.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami