Istriku Menderita Karena Perbuatanku Sendiri – Chandra

Istriku Menderita Karena Perbuatanku Sendiri – Chandra

Lori Official Writer
552

Kondisi rumah tangga Chandra bisa dibilang jauh dari bahagia. Pasalnya, dia sama sekali tidak menjalankan fungsinya sebagai seorang suami yang benar.

Dia lebih senang menghabiskan sepanjang hari bermain judi, narkoba dan mabuk-mabukan. Kalau pun dia harus pulang, itu hanyalah untuk meminta uang dari sang istri demi bisa memuaskan kebiasaannya itu.

"Saya menikah tapi tidak mengerti tanggung jawab menjadi seorang suami dan ayah bagi anak saya. Saya tidak peduli dengan mereka. Saya asyik dengan kebiasaan buruk saya," ungkap Chandra.

Teganya, Chandra menggadaikan barang-barang berharga yang ada di rumah, seperti emas, mobil dan barang lainnya, hanya demi mendapatkan uang. Dan setelah uang sudah ada di tangan dia pun kembali pergi kemanapun dia suka.

“Ketika saya mendapatkan sejumlah uang, saya akan keluar (rumah) lagi dan saya akan dengan teman saya, kalau gak saya akan dengan wanita simpanan saya. Bahkan saya menghabiskan kehidupan saya di rumah bandar,” ucapnya.

Bukan hanya melakukan tindakan tersebut, tapi dirinya juga tega mengasari sang istri secara verbal. Dengan itu dia bisa mendapatkan uang setiap kali dia butuh.

Walaupun berulang kali diancam untuk dipulangkah ke rumah orang tuanya, sang istri Susan tetap kekeh untuk sabar menghadapi Chandra. Di matanya, sang suami sebenarnya adalah orang yang baik. Hanya saja kebiasaan buruknya itu telah mengikatnya begitu kuat sehingga sulit untuk lepas.

Dan sebagai seorang istri, Susan pun memilih untuk terus mendoakan suaminya tersebut. “Dia itu sebenarnya kepingin lepas. Tapi dia gak bisa lepas, jadi saya harus pertahankan. Saya tahu dia bakalan bisa sembuh,” ungkap Susan.

 

Ditangkap Karena Narkoba

Siapa sangka waktu yang tak diduga-duga pun datang. Saat keluar dari rumah bandar tempat Chandra menghabiskan banyak waktunya, kepolisianpun segera menangkapnya.

“Saya ditangkap ketika saya baru keluar dari rumah bandar. Saya ditangkap, dites urine positif (narkoba),” terangnya.

Penangkapan Chandra pun sampai ke telinga sang ayah. Sehingga ayahnya segera datang untuk memastikan kondisinya di kantor polisi. Kemudian dia mengurus kebebasannya dan membawa Chandra kembali ke Jakarta.

“Ketika saya dibawa ke Jakarta, saya dijumpakanlah dengan seorang teman dan teman itu adalah pendeta. Dan pada akhirnya saya dibina di sana,” jelasnya.

Di bawah bimbingan sang pendeta, Chandra didorong untuk berubah dan kembali mengikuti cara hidup sebagai seorang Kristen. Mulai dari didorong untuk kembali ke gereja dan mengikuti beberapa pertemuan bimbingan. “Saya ibadah di satu gereja kecil. Ketika pujian penyembahan dinaikkan, saya tiba-tiba bisa nangis. Saya merasakan kebejatan apa yang sudah saya lakukan. Dan ketika momen itu ada sesuatu impresi, suatu suara yang bertanya dalam hati saya bahwa ‘Apa kehidupan yang kamu jalani seperti ini yang kamu inginkan?’ Itu pertanyaan yang datang dan nusuk ke hati saya dan nampar saya. Saya angkat tangan dan nangis sejadi-jadinya,” jelasnya.

 Di dalam momen sederhana itu, Tuhan pun membongkar semua tindakan-tindakan buruk yang dilakukannya baik kepada orangtua, istri dan anak-anaknya. “Itulah momen titik balik ketika saya memutuskan untuk meninggalkan apa yang sudah saya jalani bertahun-tahun lalu,” katanya.

 


Baca Juga: Frankie: Konflik Dengan Istri Bikin Aku Dendam dan Ingin Bunuh Diri


Jalani Pembinaan di Rumah Pemulihan

Setelah memutuskan untuk bertobat, Chandra akhirnya mau menjalani proses pembinaan dan pemulihan sepenuhnya dari kecanduan yang dia alami.

Pembinaan ini dijalani selama sembilan bulan lamanya dengan membiasakan dirinya setiap hari hidup tanpa rokok, narkoba dan juga judi.

“Seorang Pembina saya, jadi dia memberikan saya sebuah ayat. Itu adalah ayat Galatia 5 ayat 13. Itu yang selalu saya pegang sampai sekarang. Saudara-saudara memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih,” ungkapnya.

Pembinaan inilah yang semakin mencelikkan matanya tentang fungsi sebagai seorang suami dan juga ayah. “Saya tahu fungsi saya sebagai imam didalam keluarga,” pungkasnya.

Transformasi yang dialami Chandra pun membuat Susan begitu bersyukur kepada Tuhan. “Saya sekarang bahagia. Karena suami saya pulih, buat saya sudah luar biasa,” ungkap Susan.

Sampai saat ini perjalanan pernikahan Chandra dan Susan terus diberkati Tuhan. Efesus 5: 25 pun menjadi pegangan kuat bagi mantan pencandu narkoba ini dalam menjalani kehidupannya yang baru. Dia yang dulu sempat tidak berfungsi, kini kembali difungsikan sesuai dengan rancangan dan kehendak Tuhan.

 

Jika ada diantara kamu yang butuh seseorang untuk jadi tempat mencurhatkan masalah yang sedang kamu hadapi, silahkan hubungi konseling center SAHABAT 24 kami yang akan menjadi sahabat curhat, tapi juga berdoa buat kamu. Kami siap untuk melayani 24 jam dengan klik DI SINI.

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com

Ikuti Kami