Begini Cara Hadapi Ketidakadilan di Dunia Menurut Mazmur 73

Begini Cara Hadapi Ketidakadilan di Dunia Menurut Mazmur 73

Lori Official Writer
582

Alkitab menyampaikan tentang banyak kasus ketidakadilan di dunia. Tapi dibalik hal itu, Tuhan justru menunjukkan kebaikan-Nya, keberdosaan umat manusia, karya penebusan di dalam Kristus serta penghakiman di kehidupan yang akan datang.

Hal inipun membantu kita memahami ketidakadilan dan meresponinya dengan cara yang tepat. Salah satunya bisa kita baca di Mazmur 73.

Perikop ini menyampaikan tentang pergumulan seseorang yang menghadapi ketidakadilan dan bagaimana dia bisa menanganinya di hadapan Tuhan. Kisah ini mengingatkan kita bahwa kita benar-benar harus tampil lebih kuat, lebih baik dan lebih berbelas kasihan saat menghadapi ketidakdilan di dalam hidup.

Mazmur 73 menuliskan bahwa ada 3 dampak saat seseorang mengalami ketidakadilan yaitu:

1. Bisa mengarahkan kita kepada kenyataan (Mazmur 73: 1-12)

Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual, kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik…ayt 3

Pemazmur menghadapi ketidakadilan yang sangat nyata. Orang fasik dan jahat justru hidup sejahtera dan sehat (ayat 3). Mereka hidup senang dan tidak menderita sakit (ayat 4), hidupnya juga tidak susah (ayat 5).

Pemazmur juga menyampaikan bahwa karena kegemukan hati mereka dipenuhi dengan pikiran-pikiran bodoh (ayat 7). Sementara orang-orang benar justru harus kena tulah dan hukuman (ayat 14). Kenyataannya dunia memang demikian.

Tapi saat menyadari realita itu, dia justru berpikir tentang kebaikan Tuhan. Dia tahu kalau Tuhan itu baik bagi Israel dan bagi orang yang suci hatinya (ayat 1).

Dia memilih untuk masuk ke tempat kudus Allah (ayat 17). Tapi beberapa orang membiarkan ketidakadilan yang mereka alami menjauhkan mereka dari Tuhan.


Baca Juga: Standar Keadilan Allah


2. Bisa membersihkan kita dari dosa (Mazmur 73: 13-17)

Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya, hal itu menjadi kesulitan di mataku, sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, dan memperhatikan kesudahan mereka…ayat 16-17

Gak dimungkiri kalau ketidakadilan yang kita alami akan membuat kita menjadi sinis dan skeptis untuk melakukan yang baik dan hidup dengan benar, seperti yang dilakukan pemazmur (ayat 13). Tapi seharusnya kita diingatkan untuk tetap hidup benar apapun kondisinya.

Kita seharusnya sadar bahwa konsekuensi dari berlaku benar adalah menjadi musuh dari dunia. Jadi tak perlu berkecil hati jika orang fasik jauh lebih makmur, karena kemakmuran itu didapatkan dari kebencian dan penindasan terhadap orang lain (ayat 8).

Pemazmur juga menyadari kenyataan bahwa pada akhirnya nanti, orang-orang fasik akan jatuh ke dalam kehancuran dan binasa (ayat 18 & 27).

Waktu mengalami perjumpaan dengan Tuhan, pemazmur bukan hanya tahu akhir dari hidup orang-orang fasik, tapi dia juga menyadari bahwa dia bodoh dan tidak mengerti (ayat 22). Dan satu-satunya harapan untuk lepas dari penghakiman Tuhan adalah menemukan perlidungan di dalam Tuhan (ayat 28).

Jadi, pemahaman ini harusnya membuat kita tetap hidup dalam kebenaran dan memilih jalan keadilan.

3. Memiliki pengharapan kekal (Mazmur 73: 18-28)

Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan…ayat 24

Faktanya, waktu kita memohon menuntut keadilan dari Tuhan dan waktu kita berseru supaya Tuhan memberantas kejahatan, kita butuh pengingat yang serius bahwa keadilan Tuhan juga akan menimpa kita.

Pada akhirnya pemazmur menemukan keadilanyang sejati di dalam Yesus (Lukas 23: 14).

Waktu kita memandang Salib, kita mungkin masih bertanya-tanya kenapa Tuhan mengizinkan ketidakdilan terjadi di dunia ini.


Baca Juga: Keadilan Allah & Ganjaran Dosa


Kenyataannya, Tuhan mengasihi kita. Karena kasih itulah dia rela menanggung penderitaan dengan sangat serius.

Sementara kita terus menunggu semua ketidakadilan berakhir (Wahyu 21: 4), kita menemukan makna dan kekuatan di dalam Dia melalui salib. Dan melalui salib yang sama, kita membawa pesan pengharapan kepada dunia dan ambil bagian untuk menciptakan dunia yang lebih adil.


Apakah kamu rindu menyaksikan orang-orang yang melakukan ketidakadilan berpaling kepada salib Yesus? Mari #BeraniBergerak untuk memberitakan kabar baik untuk Indonesia dengan membagikan donasimu ke Jawaban melalui link ini www.jawaban.com/donasi.

Sumber : jawaban.com

Ikuti Kami