Wow! Ateis Ini Berdoa Pertama Kali ke Tuhan Setelah Tonton Video Rohani di Tik Tok

Wow! Ateis Ini Berdoa Pertama Kali ke Tuhan Setelah Tonton Video Rohani di Tik Tok

Lori Official Writer
469

Seorang ateis wanita berusia 32 tahun menyampaikan bahwa dia berdoa kepada Tuhan untuk pertama kalinya setelah menonton sebuah video rohani di Tik Tok.

Wanita yang menyebut namanya Felicia itu adalah pengguna Tik Tok dengan nama akun inkydoeshair. Di dalam salah satu postingannya, dia menyampaikan bahwa dia butuh bantuan untuk belajar lebih banyak tentang kekristenan.

"Kalau kamu pernah masuk ke halamanku sebelumnya, kamu pasti tahu kalau aku memposting hal-hal tentang ateis dan sekarang aku benar-benar bingung. Aku menyaksikan video tentang Tuhan Yesus dan aku benar-benar berdoa malam itu dan aku tidak tahu kenapa itu terjadi. Aku merasa butuh bantuan, karena aku tidak tahu harus mulai darimana. Aku hanya tidak memahaminya, kalau kalian berkata Dia mengasihiku, aku tidak tahu kenapa aku menolaknya berkali-kali," ungkap Felicia dalam video Tik Tok-nya.


Baca Juga: Lewat Tik Tok, Wanita 21 Tahun Ini Jangkau 45 Ribu Pengikutnya Dengan Injil


Dia menambahkan bahwa sejak kecil dia sebenarnya dibesarkan di tengah keluarga Kristen. Tapi beberapa tahun lalu, dia memutuskan untuk menjadi ateis. Setelah mengalami kasih Tuhan, dia berkomitmen untuk memakai semua video di masa lalunya untuk menolong orang-orang yang tersesat sepertinya.

“Aku tidak ingin merasa tersesat lagi. Dan mudah-mudahan ada seseorang di luar sana yang, kalau mereka merasa tersesat atau kalau mereka merasa tak seorangpun yang memahami mereka, mereka tahu kalau orang lain merasakan hal yang sama,” katanya.


Baca Juga: Lagi Trending, Tik Tok Malah Diserang 3 Kontroversi Ini. Kenapa Ya?


Daniel Darling, Wakil Ketua Asosiasi Penyiaran Rohani Nasional dan penulis buku ‘A Way With Words: Using Our Online Conversations for Good’ menyampaikan cerita Felicia adalah gambaran tentang bagaimana teknologi bisa dipakai untuk kebaikan.

“Tuhan sudah memanggil kita dalam pelayanan teknologi di abad ke-21, kita tidak akan tiba-tiba menjadi Amish (denominasi Kristen Anabaptis yang dikenal hidup dengan membatasi diri pada penggunaan peralatan modern). Jadi pertanyaannya adalah bagaimana kita mengelola platform ini dengan baik,” terangnya.

Di tengah zaman teknologi modern, dimana kita diberikan kemudahan mengakses segala sesuatunya, harusnya jadi peluang bagi orang percaya untuk mengabarkan kabar baik kepada seluruh dunia. Jadi, mari memakai platform sosial media kita untuk menjangkau jiwa dan bukan hanya untuk membuat kita fokus sama diri kita sendiri.

 

Ini saatnya #BeraniBergerak menjadi pengelola yang baik untuk jiwa-jiwa di Indonesia.  Bersama Jawaban.com beritakan Kabar Baik dan jadi berkat untuk banyak orang di negeri ini. Untuk kamu yang #BeraniBergerak, mari dukung Jawaban dengan berdonasi di www.jawaban.com/donasi.

Sumber : Faithwire.com | Jawaban.com

Ikuti Kami